Featured Post Today
print this page
Latest Post

Hari Jadi UIN Maliki: Bangun Wibawa Hukum Menuju Indonesia Bermartabat

syariah

IMAKA MALANG - Dalam moment hari jadi UIN Maliki yang ke-10, Fakultas Syariah gelar Stadium General dan Talkswoh “Membangun Wibawa Hukum Menuju Indonesia Bermartabat.” Kegiatan yang berlangsung di aula Gedung Rektorat Lt-5 tersebut diikuti oleh  seluruh staf dosen dan mahasiswa Fakultas Syariah. 

Turut hadir dalam acara Dr.H.Imam Anshari Saleh, Sh., M.Hum. Wakil Ketua Komisi Yudisial RI dan Dr. H. Ali Syafa’at, SH., MH. pakar HTN/HAN Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai pembicara, Dr.H. Agus Maimun Wakil Rektor III UIN Maliki, dan Dr. H. Sihabudin, SH., MH. Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) (12/6).

Diawal sambutannya, Wakil rektor III Kampus Ulul Albab mengutarakan bahwa untuk meningkatkan wibawa dan martabat hukum harus dimulai dengan membenahi birokrat penegak hukum. Ia juga menjelaskan bahwa birokrat penegak hukum harus berkarakter tegas, jujur, cerdas, mempunyai tabiat baik dan sederhana. “Selanjutnya subtansi hukum harus indah (ungkapan-ungkapan hukum bisa dipahami), dan kaya makna,” ungkapnya lebih lanjut. Lain halnya dengan Maimun, Sihabudin memandang hukum berwibawa, yaitu ketika hukum mempunyai nilai-nilai keadilan. Dekan Fakultas Hukum UB tersebut juga menambahkan bahwa hukum bisa efektif ketika memiliki tiga pilar, pertama subtansi hukum, selanjutnya strutur hukum, dan terahir budaya hukum. “Jika ketiga hla tersebut bisa tertata  dengan baik, maka hukum di Indonesia bisa mengusung Indonesia bermartabat,” pungkasnya.

Perbincangan hukum lebih mendalam disampaikan oleh Imam Anshari Wakil ketua Komisi Yudisial RI. Pria kelahiran Jombang tersebut memaparkan bahwa banyak sekali keluhan masyarakat terkait kinerja aparat penegak hukum. Dalam hal ini ia juga meyakinkan bahwa jika lembaga dan aparat penegak hukum sudah menjalankan tugas dengan baik, maka dipastikan wibawa dan martabat hukum dapat diperoleh. Pejabat yang produktif menulis tersebut juga mengutarakan bahwa keadaan hakim dan sarjana hukum yang belum dapat mengembangkan hukum yang diwariskan oleh kolonial dengan baik. Selain itu juga banyaknya UU yang dibuat hanya untuk kepentingan oknum dan instansi tertentu berimabas terhadap  jeleknya citra hukum di Indonesia. “Ketika etika hakim dapat dijalankan dengan baik, pasti harapan untuk mewujudkan hukum dan Indonesia bermartabat bisa tercapai,” paparnya.

sumber : http://uin-malang.ac.id/r/140601/hari-jadi-uin-maliki-bangun-wibawa-hukum-menuju-indonesia-bermartabat.html

0 komentar

OJK Komitmen Kembangkan Sistem Keuangan

ojk

IMAKA MALANG - Ratusan mahasiswa dan dosen delegasi dari Perguruan Tinggi se Malang tampak memadati Aula Rektorat Lt.5, Kehadiran para akademisi tersebut untuk mengikuti seminar nasional yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (10/6).

Hadir sebagai keynote speech Pimpinan Perbankan Syariah pusat beserta akademisi dan praktisi lembaga keuangan. Diantaranya, Departemen Perbankan Syariah Bambang Wijanarko, Kepala Kantor OJK Malang Indra Krisna, dan Sugiarto. Tepat pukul 09.00 WIB Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo membuka kegiatan akademik tersebut dengan bacaan basmalah.

Dalam sambutannya, Prof. Mudjia merasa senang sekali OJK bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi UIN Maliki untuk menggelar seminar nasional dengan tema Membangun kesadaran berekonomi syariah. Rektor UIN Maliki menilai bahwa OJK rerlatif baru dan perlu secara terus menerus untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara luas. Ditambah lagi, negara Indonesia yang wilayahnya cukup luas tentunya tidak mudah dan butu waktu untuk melakukan sosialisasi terhadap institusi baru tersebut. “Salah satunya bisa dilakukan melalui kegiatan seminar seperti ini kepada para akademisi,” ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan Departemen Perbankan Syariah Bambang Wijarnoko menegaskan bahwa kegiatan seminar nasional ini tidak lain untuk ajang sosialisasi sekaligus mengenalkan kebijakan pengembangan jasa keuangan berbasis syariah. “OJK memang masih tergolong baru dan baru disahkan berdasarkan UU No.2 Tahun 2011 dengan tujuan agar kegiatan jasa keuangan dapat terselenggara dengan teratur, adil, transparan, dan akuntabel,”terangnya.

OJK sendiri kata dia, lembaga independen yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, serta penyidikan pada sektor keuangan. “Kehadiran OJK ini tidak lain adalah untuk mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara subur dan berkelanjutan, stabil, melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat,” tegasnya.

sumber : http://uin-malang.ac.id/r/140601/ojk-komitmen-kembangkan-sistem-keuangan.html

0 komentar

Pekan Kreativitas Mahasantri

karnaval MSAA

IMAKA MALANG - Empat belas kriteria lomba warnai pekan kreativitas mahasantri. Meliputi Goyang Nusantara, Masrahiyah Syar’iyyah (drama), Han Du Se (Rangking Satu), I-Pop (Islamic Pop), Gymnastic Competition, Costum  Festival, Panggung Tawa, Star Show, Kebersihan Kamar, dan ditutup dengan lomba Lentera (7/6).

Pelaksanaan lomba Costum Festifal berlangsung meriah di halaman kampus UIN Maliki. Parade kostum dengan mengusung beragam tema kostum itu diikuti seluruh mahasantri al Aly yang berjumlah 3000 orang. Kreativitas mahasantri pun diuji dalam event tahunan tersebut, para santri dituntut untuk tampil apik dan mengesankan dan sesuai dengan tema yang diusungnya. Ada yang membawakan tema ala Ustad, pemberantasan koruptor, hingga menampilkan tokoh film kartun. Lomba festival kostum tersebut mahasantri tidak diperbolehkan membuat tema sendiri. Semua tema ditentukan oleh panitia karnaval. “Masing-masing asrama mendapat tema kostum yang berbeda-beda. Ada asrama yang menggunakan tema budaya daerah, profesi, animal, dan kartun,” ungkap salah satu panitia yang namanya enggan dikorankan.

Muhammad Nur Rouf mahasantri asrama Ghazali mengungkapkan bahwa karnaval kostum tersebut sangat mengesankan dan memberikan wadah bagi mahasantri untuk mengembangkan kreativitasnya. “Baru kali ini saya bisa melihat ragam nuansa budaya daerah dalam satu waktu. Mulai dari adat budaya Jawa, Dayak, Bali, dan Batak semuanya berbaur di sini,” ungkapnya.

sumber : http://uin-malang.ac.id/r/140601/pekan-kreativitas-mahasantri.html

0 komentar

FUN Bike Cegah Diabet

Fun Bike ke 10

IMAKA MALANG - Lagi, dalam rangka memperingati Dies Natalis UIN Maliki yang ke sepuluh, panitia menggelar berbagai macam acara mulai dari kegiatan akademik, seminar, hingga berbagai macam lomba telah dilaksanakan demi memeriahkan satu dasawarsa UIN Maliki. Salah satu kegiatan yang menyedot peserta lomba yaitu kegiatan fun bike dengan hadiah satu mobil Karimun Wagor R dan ratusan hadiah lainnya (8/6).

Menurut salah satu panitia pelaksana fun bike, Helmi Saifuddin, fun bike yang kali kedua digelar di UIN Maliki ini diseponsori langsung oleh bank-bank yang selama ini sudah menjalin kerjasama apik dengan UIN Maliki. Salah satunya Bank BTN, Mandiri, BSM dan BRI. Selain itu juga ada perusahaan minuman hydro coco turut mensponsori kegiatan fun bike tersebut.

Start dari UIN Maliki sebanyak 2400 peserta akan meluncur melewati rute sepanjang 27 km dengan kategori tanjakan sepanjang 15 km dan  trek turu 12 km. “Kegiatan ini untuk memperingati satu dasawarsa UIN Maliki dan sekaligus untuk mengenalkan UIN Maliki lebih luas lagi ,” ungkapnya.

Fun bike kali ini, kata dia, dijamin lebih seru dan menantang jika dibanding tahun lalu. Pasalnya, Malang sebagai daerah pegunungan, dan hal ini sering dimanfaatkan sama pecinta sepeda untuk menguji andreanalin mereka. Panitia menyuguhkan kepada peserta fun bike trek yang panjang dan jalan yang terjal agar para pecinta fun bike lebih tertarik dan tertantang.  “Tempat start dan finish berada pada ketinggian 297 meter dpl, sedangkan puncak trek berada di bukit nan sejuk dengan ketinggian 758 meter dpl,” ungkapnya.

Selain untuk menguji andreanalin, fun bike kali ini juga dalam rangka untuk mencegah diabetes, dengan membiasakan diri bersepeda dan mengatur pola makan sehat setiap hari hal itu bisa mencegah terjadinya diabetes. “Jadi fun bike kali ini tidak hanya untuk bersenang-senang saja melainkan juga untuk mengajak masyarakat peduli akan lingkungan dan pentingnya transportasi sepeda sebagai alat transportasi masa depan yang ramah lingkungan,” harapnya.

Sementara itu, Rohim (34), salah satu peserta asal Malang merasa tertantang untuk mengikuti fun bike di UIN Maliki. Laki-laki pehobi sepeda gunung itu sudah sering mengikuti even bersepeda di mana-mana. “Tahun lalu saya ikut di UIN Maliki, namun rutenya masih tergolong medium dan kurang menantang, semoga kali ini treknya lebih gila dan menantang,” harapnya penuh semangat.

sumber : http://uin-malang.ac.id/r/140601/fun-bike-cegah-diabet.html

0 komentar

767 Camaba Lolos Seleksi SPAN-PTAIN

Maba

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Nomor: Un.3/KM.00.3/2090/2014 tentang penerimaan maba jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (SPAN-PTAIN). Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo memutuskan menerima 767 maba dari jalur SPAN-PTAIN tersebut (5/6).

SPAN-PTAIN yang merupakan seleksi masuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berdasarkan prestasi akademik siswa yang dilakukan secara nasional oleh 53 Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri di Indonesia di bawah koordinasi Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama diharapkan mampu memfasilitasi bagi calon maba yang memiliki prestasi akademik yangbaik untuk bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Seleksi SPAN-PTAIAN kali ini tidak di pungut biaya serupiah pun. Pasalnya, menurut salah satu panitia pelaksana Penerimaan mahasiswa baru Helmy Syaifuddin menegaskan bahwa orang tua maba tidak usah resah soal biaya. Semua yang bersangkutan soal biaya pelaksanaan ditanggung oleh Pemerintah, sehingga calaon maba yang memiliki prestasi akademik yang baik bisa leluasa memilih perguruan tinggi yang dia sukai. “Syarat utamanya di jalur SPAN-PTAIN memiliki raport akademik yang baik mulai dari kelas X-IIX,” ungkapnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, jalur seleksi maba masuk di UIN Maliki masih ada lima jalur yaitu SBMPTN, UM PTAIN, Mandiri tulis, mandiri prestasi dan mandiri luar negeri.

0 komentar

Jalur SNMPTN UIN Maliki Terima 801 Maba

Maba

Usai sudah penerimaan Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2014. Pendaftaran SNMPTN yang dibuka mulai tanggal 17 Februari -31 Maret 2014 itu akhirnya diputuskan UIN Maliki hanya menerima 801 mahasiswa baru (maba). Jumlah tersebut belum ketamabahan dari tujuh jalur lainnya yaitu SBMPTN, SPAN-PTAIN, UM-PTAIN, MANDIRI TULIS, PRESTASI, LUAR NEGERI, SANTRI BERPERSTASI (4/6).

Jumlah pendaftar tahun ini mengalami peningkatan drastis jika dibanding tahun lalu. Tahun ini peminat maba sangat tinggi khususnya di jurusan Farmasi UIN Maliki. Berdasarkan pantauan panitia Penerimaan Mahasiswa Baru UIN Maliki Hj. Cholidah, jalur SNMPTN 2014 UIN Maliki hanya menerima 19 maba saja.

Meski peminatnya mencapai 1 banding 30 tersebut UIN Maliki tidak mau mengambil resiko lebih. Pasalnya jurusan farmasi di UIN Maliki tergolong masih baru, dan resmi dibuka tahun 2013 peminatnya begitu banyak hingga mengalahkan jurusan lainnya di UIN Maliki.

Menjaga keseimbangan jumlah maba dimasing-masing fakultas dan jurusan tetap menjadi prioritas. Selain itu UIN Maliki tidak bisa menerima lebih dari 3500 maba. Jumlah tersebut merupakan kategori maksimal, karena semua maba UIN Maliki diwajibkan untuk tinggal di ma’had selama satu tahun untuk memperdalam ilmu bahasa Arab dan Inggris selama berada dalam ma’had al Aly. “Kapasitas ma’hadi hanya bisa ditempati 3500 maba saja,” ungkapnya.

Secara terperincia jumlah maba seleksi SNMPTN 2014 dapat diuraiakan sebagai berikut: Fakultas Saintek 212 maba, Psikologi 80, Ekonomi 80, Syariah 135, Tarbiyah dan Keguruan 221, Humaniora 73.

0 komentar

Kalender Akademik UIN Maliki Malang Tahun 2014/2015

Kalender-Akademik-Tahun-Akademik-2014-2015

Berdasarkan surat nomor: Un.03/KM.003/475/2014 maka telah diterbitkan kalender akademik untuk tahun 2014/2015 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Silahkan unduh kalender akademik selengkapnya disini

Update :

Kalender Semester Genap UIN Maliki Malang Tahun Akademik 2014/2015 klik disini

0 komentar

Daftar Peraih Nilai UN 2014 Tertinggi

LOGO KEMENTERIAN PENDIDIKAN

JAKARTA - Ryan Aditya Moniaga dari SMA Kanisius, DKI Jakarta, dan Nur Afifah Widyaningrum dari SMAN 1 Yogyakarta meraih nilai ujian nasional (UN) 2014 tertinggi nasional. Ryan merupakan peserta UN di jurusan IPA dan Nu Afifah siswa jurusan IPS.

Dalam penjelasan tentang hasil UN 2014 di Kemendikbud, Senin (19/5/2014), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh memaparkan, SMAN 1 Yogyakarta menempatkan tiga siswanya dalam 10 besar perolehan hasil UN tertinggi tahun ini di kedua jurusan tersebut. Sedangkan siswa SMAN 4 Denpasar, yang tahun lalu menjadi pemegang rekor nilai UN SMA tertinggi, tetap masuk dalam 10 besar nasional UN 2014 di kelompok ujian IPS.

Berikut rincian 10 besar peraih nilai tinggi tingkat nasional.

Jurusan IPA

1. Ryan Aditya Moniaga; nilai UN 58,05;  dari SMA Kanisius, DKI Jakarta;
2. Annisa Azalia Herwandani; nilai un 57,65; dari SMAN 2 Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat;
3. Hashina Zulfa; nilai UN 57,65; dari SMAN 1 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta;
4. Sulistia Fitriaty; nilai UN 57.45; dari SMAN 39 Jakarta, DKI Jakarta;
5. Fenita Adina Santoso; nilai un 57,35; dari SMAN 1 Pekalongan, Jawa Tengah;
6. Felix Utama; nilai UN 57,30; dari SMA Kristen 1 BPK Penabur, DKI Jakarta;
7. A A Istri Citra Larasati; nilai UN 57,25; dari SMAN 1 Denpasar, Bali;
8. Alief Moulana; nilai UN 57,20; dari  SMA Pribadi, Kota Bandung, Jawa Barat;
9. Fitra Febrina; nilai UN 57,20; dari SMAN 1 Medan, Sumatra Utara;
10. Ranisa Larasati, nilai UN 57,05; dari SMAN 2 Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Jurusan IPS

1. Nur Afifah Widyaningrum; nilai UN 55,85; dari  SMAN 1 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta;
2. Rikko Sajjad Nuir; nilai UN 55,70; dari SMAN 8 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta;
3. Afdhal Nur Muhammad Daulay; nilai UN 55,50; dari SMAN 1 Matauli Pandan, Sumatra Utara;
4. Fauzan Alfiansyah Hasibuan; nilai UN 55,40; dari SMAN 1 Matauli Pandan, Sumatra Utara;
5. Clara Feliciani Sesiawan; nilai UN 55,35; dari SMA Santa Ursula BSD, Banten;
6. Utami Ratnasari; nilai UN 55,25; dari SMAN 4 Denpasar, Bali
7. Aprillia Dwi Harjanti; nilai UN 55,05; dari SMAN 1 Kudus, Jawa Tengah;
8. Dinda Dea Pramaputri; nilai UN 54,.95; dari SMAN 70 Jakarta, DKI Jakarta;
9. Margaretha Silia Kurnia Herin; nilai UN 54,95; dari SMAN 1 Depok, Jawa Barat;
10. Naruti Afifah; nilai UN 54,95; dari SMAN 3 Surakarta, Jawa Tengah.

sumber : http://kampus.okezone.com/read/2014/05/19/560/986896/ini-dia-peraih-nilai-un-2014-tertinggi

0 komentar

UM Tuan Rumah KRI Tingkat Regional IV

KRI UM

IMAKA MALANG - Universitas Negeri Malang (UM) menjadi tuan rumah kegiatan KRI (Kontes Robotika Indonesia) Tingkat Regional IV. Kegiatan yang merupakan acara tahunan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini digelar pada Sabtu (3/05/2014) di Graha Cakrawala UM.

Pertandingan KRI Tingkat Regional IV terbagi ke dalam 5 kategori yaitu Divisi KRAI (Kontes Robot ABU Indonesia) Divisi KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia) Beroda Divisi KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia) Berkaki Divisi KRSBI (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia) dan Divisi KRSI (Kontes Robot Seni Indonesia). Peserta kompetisi ini telah terseleksi 29 perguruan tinggi atau sebanyak 79 tim yang terdiri atas  11 tim KRAI 26 tim KRPAI beroda 20 tim KRPAI berkaki 6 tim KRSBI dan 16 tim KRSI.

Kegiatan juga dihadiri oleh Rektor UM Prof. Dr. H. Suparno beserta jajaranya Direktur Direktorat P2M Ditjen Dikti Prof. Drs. Agus Subekti M.Sc. Ph.D dan 10 orang dewan juri yang diketuai oleh Dr. Ir. Wahidin Wahab M.Sc. Dalam sambutanya Rektor menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Direktorat DP2M Dikti karena telah menunjuk UM sebagai penyelenggara kontes Robot Indonesia Regional IV. "Kami berkomitmen tinggi untuk bisa mempersiapkan dan menyelenggarakan kontes ini dengan maksimal guna meningkatkan kemampuan generasi muda dalam bidang teknologi terutama dunia robotik. Rasa terima kasih saya sampaikan kepada seluruh panitia dan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro atas terselenggaranya kontes ini" ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Direktorat P2M Ditjen Dikti juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor UM dan jajarannya selaku tuan rumah dan seluruh panitia penyelenggara atas terselenggaranya kontes ini.  "Saya ucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah lolos sampai babak regional. Kontes ini sudah menjadi bagian kontes kreativitas tingkat tinggi karena mahasiswa  dituntut kreatif menciptakan karya robotiknya dengan menampilkan keunikan yang beragam" paparnya.

Dalam pelaksanaan KRI tahun 2014 ini dibagi dalam 5 regional Regional 1 (Sumatera) digelar di Kota Padang Regional 2 (Jakarta dan Jawa Barat) digelar di Jakarta Regional 3 (Jawa Tengah) digelar di Kota Semarang Regional 4 (Jawa Timur) digelar di Kota Malang dan Regional 5 (Indonesia Timur) digelar di Kota Mataram. Pemenang hasil  penyaringan di tingkat regional berhak mengikuti  kompetisi tingkat nasional yang akan digelar di Yogyakarta.

Setelah berkompetisi penuh sportivitas diperoleh pemenang sebagai berikut; pada KRAI adalah Tim Rine dari ITS Surabaya pada KRPAI Beroda Tim J-Land V.2 dari Universitas Bhayangkara Surabaya pada KRPAI Berkaki Tim Dome dari UMM Malang pada KRSBI Tim Eros dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan pada KRSI adalah Tim Zafrahzahirah dari Universitas Brawijaya Malang.

===============
Sudah banyak bisnis online menawarkan hasil melimpah dengan syarat cari downline terlebih dahulu. Bisnis online yang kami tawarkan berbeda dan tidak perlu cari downline. Cukup sekali daftar dan rasakan manfaatnya. Klik disini

0 komentar

LP2M-LPDP Sambut Indonesia Emas

IMAKA MALANG - Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) hadir di UIN Maliki, Selasa (29/4). Kehadiran lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia itu dalam rangka mengisi kuliah tamu yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Maliki.

Kuliah tamu yang bertemakan Prospek Sinergi Program LPDP dan Perguruan Tinggi Dalam Pembangunan Menuju Indonesia Emas itu digelar di Ruang Pertemuan lt.3 Gedung Soekarno. Dengan dimoderatori oleh Ketua LP2M Dr. Hj. Mufidah Ch, M. Ag., Mokhamad Mahdum menjadi narasumber dari LPDP. Dalam pemaparannya,    Mahdum menjelaskan banyak  hal terkait fungsi, tugas, dan program LPDP. Salah satu program unggulan yaitu beasiswa S-2 dan S-3 di dalam ataupun luar negeri bagi lulusan S-1 yang berprestasi. “LPDP akan intens dalam hal pendidikan. Kami menyiapkan dana cukup besar bagi pendidikan berupa beasiswa pascasarjana dalam ataupun luar negeri, dana penelitian, ataupun short course,”paparnya.

Acara semakin hangat dengan dibukanya sesi tanya jawab. Usai kuliah tamu, acara ditutup dengan penandatanganan Memoar of Understanding (MoU) antara LPDP dengan UIN Maliki. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Agus Maimun, M. Pd., Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Muhaimin, MA., serta pejabat dekanat fakultas di lingkungan UIN Maliki.

0 komentar
 
Support : Aditya Nusantara | Berita Terbaru | Berita Kampus
Copyright © 2014. IMAKA MALANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger