Featured Post Today
print this page
Latest Post

Prof. Dr. KH. Said Agil Husin Al-Munawar, MA: Jaga Tradisi ini !!!

SONY DSC

GEMA-UIN Maliki kembali kedatangan tokoh yang tidak asing lagi. Mantan Menteri Agama di era Presiden Megawati yaitu Prof. Dr. KH. Said Agil Husin Al-Munawwar datang menjadi qari’ pada acara khatmil Qur’an yang diadakan di Aula Gedung Jenderal Besar Soeharto malam tadi (30/5). Acara yang dikemas dalam rangkaian Dies Maulidiyah UIN Maliki Malang ini sebagai pembuka sebelum dilanjutkan dengan agenda-agenda lainnya. Khatmil Qur’an sebagai pembuka dari rangakian agenda acara di Dies Maulidiyah yang ke 9 ini. Selain Said Agil, turut hadir Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H Mudjia Rahardjo,M.Si, Prof. Dr. Imam Suprayogo, Para Pembantu Rektor beserta Dekan dan dosen dilingkungan UIN Maliki.

Dalam Sambutannya Rektor UIN Maliki mengucapkan rasa bangganya atas kedatangan tokoh bangsa yang dihormati bukan hanya di Indonesia tapi diseluruh dunia. “Saya bangga memiliki panutan seperti beliau, dan jika ada pertanyaan seperti apa nanti lulusan yang dinginkan UIN Maliki Malang? Saya akan menjawab seperti Bapak Prof. Dr. KH. Said Agil Husin Al-Munawar”, sebut Rektor disambung tepuk tangan dari seluruh hadirin yang hadir. Said Agil juga tercatat sebagai tokoh yang memperjuangkan pengembangan kampus ulul albab ini. Semasa beliau menjadi Menteri Agama kampus yang dulunya STAIN bisa berubah menjadi UIN yang saat ini dikenal diseluruh penjuru dunia. “Sudah tidak terhitung Prof Said Agil berkunjung ke kampus ini, karena beliau adalah bagian dari kampus ini. Beliau sebagai orang tua kita bersama yang melahirkan kampus yang saat ini menjadi contoh kampus Islam di Indonesia” sebut Rektor yang baru menjabat selama 28 hari tersebut.

Dalam kesempatan ini pula Said Agil diminta memberikan tausyiah kepada mahasiswa yang malam itu dihadiri oleh kurang lebih 3000 mahasiswa yang berdomisili di Ma’had. Dalam tausyiahnya beliau mengangkat tema tentang Jati Diri A-Qur’an. Khotmil Qur’an yang merupakan tradisi UIN Malang yang harus di lestarikan dan harus dijadikan contoh kampus lain yang ada di Indonesia. “Tradisi ini (khotmil) harus terus dipertahankan, karena Al-Qur’an sebagai mukjizat bagi kita semua, dan yang seperti inilah yang harus dicontoh bagi seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia”, sebut Bapak yang merupakan alumni Universitas Ummu Al-Quro Mekkah itu.

Selain itu Said Agil juga memberikan semangat untuk mahasiswa agar terus menghapal Al-Qur’an. Karena melalui Al-Qur’anlah jalan komunikasi kita kepada Allah SWT. Menurut beliau Al-Qur’an itu mudah dibaca, mudah dipahami, dan mudah untuk dihafal. “Tidak sulit menghapal Al-Qur’an, jika kita bersungguh-sungguh dan dengan niat yang ikhlas. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup karena melalui Al-Qur’an kita akan menemukan jalan kebahagiaan. Hafal Al-Qur’an dengan hati yang suci untuk itulah sucikan diri kalian setiap saat dengan menjaga Wudhu setiap waktu”,  Sambungnya diiringi shalawat dari seluruh hadirin yang hadir di Gedung Soeharto tersebut.

Mengakhiri tausyiahnya Said Agil berpesan kepada mahasiswa agar menjaga tradisi yang telah terbangun dan terbentuk di UIN Maliki. “Ini sudah terbangun sejak lama dan dilestarikan oleh para pendahulu kita sebelumnya. Jaga tradisi ini sebagai ciri khas dari UIN Maliki sehingga menjadi Universitas Islam Percontohan di Indonesia”, sebut beliau.

0 komentar

Mahasiswa UB Luncurkan Mobil Listrik

Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Brawijaya meluncurkan mobil hemat bahan bakar dan ramah lingkungan yang dinamakan Aristo. Aristo ditampilkan secara resmi, Kamis (30/5), di Gedung Samantha Krida UB. Disaksikan Rektor, jajaran Dekan, Dosen dan Mahasiswa Teknik Mesin, Tim Apatte-62 melakukan tes drive dengan mengelilingi Samantha Krida.

Tim Apatte-62 yang diketuai oleh Agustian Adi Gunawan bersama Aristo akan berkompetisi pada Shell Eco-Marathon Asia 2013 yang diselenggarakan 4-7 Juli 2013 di Sirkuit Sepang, Malaysia. Lomba ini terdiri dari dua kategori yakni Prototype dan Urban Concept. Aristo akan berlomba pada kategori prototype. Kategori ini untuk kendaraan berbentuk futuristik yang bertujuan memaksimalkan efisiensi bahan bakar melalui elemen yang inovatif.

Aristo sendiri ditargetkan mencapai kecepatan  300 kilometer per kilo watt jam. Namun sampai saat ini, baru mencapai 200 km per kilo watt jam. Sedangkan untuk rangka mereka menggunakan bahan Honeycom, konstruksinya ringan untuk menahan beban. Bahan ini biasanya digunakan untuk lantai pesawat terbang. Sedangkan bahan bakarnya mereka memiliki dua baterai yang masing-masing memiliki arus 10 dan 20 Ampere.

"Kalau yang 10 Ampere di-charge selama empat jam bisa digunakan sejauh 40 kilometer," tutur Agus.

Dekan Fakultas Teknik  Prof. Ir. Harnen Sulistyo, M.Sc., Ph.D mengungkapkan kebanggannya pada tim Apatte-62. Ini dikarenakan UB merupakan satu-satunya tim dari Indonesia yang berlomba dalam kategori prototype listrik.

Sebelum mengikuti kompetisi Shell Eco-Marathon 2013, Tim Apatte-62 pada tahun 2012 juga megikuti Indonesian Energy Marathon Challenge. Pada kompetisi tersebut, Tim Apatte-62 hanya menempati urutan keempat. Untuk lomba tingkat Asia ini, walau baru pertama kali diikuti oleh Teknik Mesin UB, dosen pembimbing Dr. Eng. Eko Siswanto, ST, MT mengharapkan tim bisa pulang dengan kemenangan.

Shell Eco Marathon tahun ini akan diikuti oleh 16 negara dengan 150 tim. Indonesia diwakili oleh 20 tim dari berbagai perguruan tinggi yang telah lulus seleksi teknis. Tim-tim tersebut adalah ITB (2 tim), USU (2 tim), ITS (2 tim), UPI (1 tim), UI (2 tim), Poltek Jakarta (1 tim), Poltek Pontianak (1 tim), UGM (2 tim), STKIP Bandung (1 tim), UB (1 tim), UNS (1 tim), UNS (2 tim), UNJ (1 tim), AKPRIN (1 tim).

0 komentar

Seru! Mumtaz Jiddan MSAA 2013

Hari Rabu (29/5) tepatnya setelah PKPBA malam, Ma'had Sunan Ampel Al-Ali (MSAA) menggelar acara lomba Mumtaz Jiddan yang diikuti oleh 27 mahasantri dari 9 perwakilan mabna. Masing-masing mabna mengirimkan 3 mahasantri terbaiknya untuk mengikuti acara Mumtaz Jiddan tersebut.

Lomba Mumtaz Jiddan sendiri masih termasuk dalam rangkaian Gebyar Muwadda'ah MSAA UIN Maliki Malang tahun 2013. Lomba itu sendiri berlangsung sekitar 60 menit dari pukul 20.15 hingga 21.15 wib. Acara berlangsung seru ditambah dengan teriakan-teriakan para audience yang mendukung perwakilan masing-masing mabnanya.

Acara dimulai dengan ditandai pembacaan soal pertama dari semester 1 oleh Juri Lomba. Baru menginjak pertanyaan ke-8 yang masih dalam soal semester 1, peserta sudah banyak yang gugur. Dari 27 peserta tinggal 16 peserta yang bertahan. Saat memasuki soal semester 2, persaingan semakin ketat, terbukti dari satu per satu peserta mulai gugur hingga tersisa 5 peserta untuk melaju ke babak selanjutnya atau soal UTS.

Kelima peserta itu terdiri dari 2 putra dan 3 putri yang mewakili mabna Ibnu Sina, Al-Faraby, Fatimah Az-Zahra (FAZA), Ummu Salamah (USA). Dalam soal UTS yang menggunakan metode praktikum, kali ini peserta lomba disuruh melihat model peraga sebelum menjawab soal yang akan dibacakan oleh juri lomba.

Dari kelima peserta dalam soal UTS menyisakan 2 peserta yakni dari mabna Al-Faraby dan FAZA untuk melaju babak terakhir atau soal UAS. Tapi, sebelum soal UAS dibacakan oleh juri. Terlebih dahulu membacakan soal untuk memperebutkan juara ketiga yang diikuti oleh mabna Ibnu Sina, FAZA dan USA. Ketiga peserta yang mewakili tiga mabna tersebut bersaing secara ketat untuk memperebutkan tempat ketiga. Dan, akhirnya mabna FAZA keluar sebagai Juara ketiga dalam lomba Mumtaz Jiddan.

Setelah juara ketiga didapat, saatnya acara puncak dalam lomba Mumtaz Jiddan yaitu untuk memperebutkan Juara 1. Dari soal UAS pertama, kedua peserta bisa melalui dengan mudah. Lanjut ke soal kedua, peserta putra sudah kelihatan tidak percaya diri dengan jawabannya. Sebaliknya, peserta putri kelihatan tenang sekali. Menginjak soal ketiga, kedua peserta disuruh melanjutkan sebuah Nadhom yang dibacakan oleh juri. Dengan tenang, perwakilan mabna FAZA bisa menuliskan lanjutan Nadhom yang dibacakan oleh juri, berbeda dengan perwakilan mabna Al-Faraby yang sempat kebingungan untuk menuliskan jawabannya. Saat waktu yang disediakan habis, kedua peserta disuruh memperlihatkan jawabannya masing-masing. Akhirnya jawaban yang benar ditulis oleh mahasantri dari mabna FAZA. Secara otomatis, mabna Fatimah Az-Zahra keluar sebagai juara lomba Mumtaz Jiddan MSAA UIN Maliki Malang tahun 2013.

0 komentar

Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Program Peminatan dalam Kurikulum 2013

Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang akan mengadakan Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling dengan tema "Program Pemintaan dalam Kurikulum 2013: Kebijakan Pengembangan dan Implementasinya di Sekolah Serta Peran Strategis Bimbingan dan Konseling"

Seminar ini ditujukan kepada para praktisi pendidikan (Kepala Sekolah SMA dan SMK, Waka Kurikulum, Konselor/Guru BK, dan para akademisi Bimbingan dan Konseling, serta Pemerhati Bimbingan dan Konseling), acara diselenggarakan pada:

Tanggal : 2 Juni 2013

Pukul : 07.00-16.00 WIB

Tempat : Aula A3 Universitas Negeri Malang

Pembicara :

  1. Surya Dharma. M.PA., Ph.D
  2. Prof. Dr. Mungin Edy Wibowo, M.Pd
  3. Dr. Muh. Farozin, M.Pd
  4. Prof. Dr. Abdul Munir, M.Pd
  5. Dr. M. Ramli, M.A.

Registrasi Peserta:

Jurusan BK FIP UM, Jl. Semarang 5, Malang
Gedung  E2 Lantai 2, Telepon 0341-588100/588099

Contact Person:

Dr. Carolina Ligya Radjah, M.Kes : 08123351318
Devi Permatasari, S.Pd : 085649951233

Waktu Pelaksanaan : 02 Jun 2013 -02 Jun 2013 Pukul 07.00-16.00 WIB
Lokasi : Jurusan BK FIP UM, Jl. Semarang 5, Malang Gedung E2 Lantai 2
Kategori : Konferensi/seminar
Kontak : 0341-588100/588099

0 komentar

Lomba Karya Tulis dan Call for Paper and Poster Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi

Indonesia EBTKE CONEX 2013 Renewable Energy and Energy Conservation Conference & Exhibition

Lomba Karya Tulis
Energi Baru, Terbarukan, & Konservasi Energi

FlyerKaryaTulis2013

Ketentuan Lomba

  1. Sekolah atau siswa/mahasiswa di Jabotabek yang berminat menghadiri pameran wajib mendaftar melalui email:
    essay2013@ebtke-conex.com dan gunakan Formulir 1 di situs EBTKE-CONEX.
  2. Panitia Lomba Karya Tulis akan membalas email untuk menentukan jadwal kunjungan ke stan pameran diantara tanggal 21-23 Agustus 2013 di JCC.
  3. Panitia akan menyediakan bus untuk antar/jemput bila peserta dari sekolah/perguruan tinggi di Jabodetabek lebih dari 50 orang.
  4. Para siswa (perorangan/kelompok) dapat mengumpulkan bahan penulisan Karya Tulis dari pameran yang dikunjungi.
  5. Batas waktu penerimaan Karya Tulis: 7 September 2013.
  6. Pemenang Lomba Karya Tulis akan diumumkan pada tanggal 31 September 2013.
  7. Ketentuan lebih rinci tentang format karya tulis, lingkuo judul, dan persyaratan khususnya bagi siswa/mahasiswa di luar Jabodetabek dipersilahkan membaca di ebtke-conex.com
  8. Penghargaan bagi pemenang adalah certificate award yang ditandatangani oleh Dirjen EBTKE dan uang sebesar:
Kategori SMP SMA PT
Terbaik 1 3 Juta 4 Juta 5 Juta
Terbaik 2 2 Juta 3 Juta 4 Juta
Terbaik 3 1 Juta 2 Juta 3 Juta


Call for Paper & Poster

PaperPoster2013

Dalam Rangka Indonesia EBTKE-CONEX 2013 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) - Kementrian Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia bekerja sama dengan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) mengundang para peneliti dari Perguruan Tinggi, Balai Penelitian, Pusat Penelitian, Lembaga Penelitian Pemerintah, BUMN dan Swasta, LSM, Asosiasi dan Institusi lainnya untuk berpartisipasi dengan mengirimkan hasil penelitian/studi/gagasan dan lainnya dalam bentuk paper dan poster.

Tema
Conservation, New & Renewable Energy - Road to Energy Security & People Welfare

Hari/Tanggal
Rabu-Jumat 21-23 Agustus 2013

Waktu
08.00-18.00 WIB

Tempat
Jakarta Convention Center
Jl. Jenderal Gatot Subroto
Jakarta 10270
Ruang Cendrawasih dan Hall B
Detail lainnya seperti ketentuan, hadiah, dapat dilihat di poster acara berikut.

Poster Lomba Karya Tulis
Poster Call for Paper & Poster

Keterangan lebih lanjut, hubungi:
Roy 08159555028/08812555028
email: roy_hendroko@hotmail.com atau royhendroko@yahoo.com
ebtke-conex.com/

0 komentar

GREENPRENEUR DAY ACTION

BLAE6KiCcAA2NNg.jpg large

"GREENPRENEUR DAY ACTION"

Pelaksanaan
Tanggal : 27-28 Mei 2013
Pukul : 08.00-selesai
Tempat : Bassemant FIA UB Malang

Acara
- Bazar Kreatifitas Mahasiswa (Hanya dibuka 25 stand)
- Lomba Recycle dalam pelelangan produk

Biaya
Mahasiswa : Rp. 40.000
Umum : Rp. 50.000

Contact Person
Tiara : 085785323438
Galang : 085749964052

Ayooo segera daftarkan produk recycle kamu...!!!

0 komentar

Politik dan Pendidikan Tinggi Islam

Di Indonesia ini terdapat dua kementerian yang mengurus lembaga pendidikan, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama. Kedua-duanya juga menyelenggarakan pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi. Oleh karena itu, selain terdapat perguruan tinggi di lingkungan Kemendikbud, juga terdapat lembaga pendidikan tinggi yang berada di Kemenag. UIN, IAIN, dan STAIN yang semuanya berjumlah 53 buah, tersebar dari Aceh hingga Papua, adalah lembaga pendidikan tinggi Islam yang berada di bawah pembinaan Kementerian Agama.

Pemikiran untuk menyatukan penyelenggaraan pendidikan antara yang berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan di Kementerian Agama, agar tidak terjadi semacam dikotomik, sudah lama muncul. Tetapi hingga sekarang, pemikiran itu belum ada tanda-tanda keberhasilan. Tatkala konsep UU Pendidikan Tinggi disusun beberapa waktu, juga muncul pemikiran itu. Akan tetapi lagi-lagi, penyatuan itu masih belum berhasil dilakukan. Kedua kementerian tersebut, dalam UU Pendidikan Tinggi, masih memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

Pada awalnya, pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Agama hanya terbatas mengembangkan ilmu-ilmu keagamaan, seperti syari’ah, ushuluddin, dakwah, tarbiyah, dan adab. Akan tetapi, sejalan dengan semakin meluasnya wawasan tentang ke-Islaman, maka jenis ilmu yang dikembangkan oleh lembaga pendidikan tinggi di bawah kementerian Agama juga bertambah luas. Perubahan status STAIN dan IAIN menjadi UIN di beberapa kota, dan bahkan rupanya masih akan diikuti oleh yang lain, maka pendidikan tinggi di kemeterian agama akan mengembangkan jenis ilmu pengetahuan yang semakin luas, dan bahkan akan sama dengan yang dikembangkan oleh lembaga pendidikan di bawah kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Semangat perubahan kelembagaan seperti itu, tentu tidak mudah ditahan. Biasanya perubahan yang didorong oleh kekuatan dari dalam, semakin lama akan semakin kuat. Oleh karena itu tidak mustahil, manakala saat ini hanya terdapat 6 UIN di seluruh Indonesia, maka pada saatnya ke depan jumlah itu akan semakin bertambah. Apalagi, perkembangan UIN juga semakin menunjukkan sosok ideal pendidikan tinggi Islam. Sejak lama umat Islam menginginkan agar ada lembaga pendidikan yang mengajarkan ilmu pengetahuan yang bersumber dari kitab suci dan sekaligus dari kegiatan ilmiah pada umumnya. Rupanya, UIN yang baru beberapa tahun terakhir muncul itu, pada kadar tertentu, telah berhasil memenuhi kehendak itu.

Prestasi yang dihasilkan oleh UIN semakin mendorong perguruan tinggi agama untuk melakukan perubahan kelembagaan, yaitu perubahan dari IAIN ke UIN. Bahkan semangat berubah itu juga muncul pada perguruan tinggi agama non Islam, seperti Hindu, Kristen, dan lainnya. Beberapa IAIN yang ingin berubah, di antaranya IAIN Arraniry Aceh, IAIN Medan, IAIN Palembang, IAIN Semarang, dan IAIN Sunan Ampel Surabaya. Sementara IAIN yang lain menunggu giliran untuk melakukan usaha-usaha yang sama. Tentu perubahan itu tidak mudah dilakukan. Perubahan itu selalu melewati proses panjang sebagaimana perubahan yang dialami oleh ke 6 UIN sebelumnya.

Dalam suatu pembicaraan di forum pertemuan Pimpinan Perguruan Tinggi Agama di Jakarta, saya pernah menyatakan bahwa perubahan kelembagaan itu sebenarnya tidak akan lepas dari persoalan politik. Manakala ada kemauan politik dari pemerintah untuk mengubahnya, maka tidak akan ada sesuatu yang sulit. Sayangnya kemauan itu belum ada. Proses itu kemudian menjadi sangat panjang. Untuk mendapatkan Surat Keputusan Presiden harus mendapatkan pertimbangan dari berbagai kementerian. Persetujuan itu tidak saja dari Kementerian Agama, tetapi juga dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Aparatur Negara, Kementerian Keuangan, Menteri Sekretaris Negara. Proses panjang akan mudah dilalui manakala hal tersebut sudah menjadi keputusan politik pemerintah.

Manakala pendekatan politik yang ditempuh, maka proses panjang itu akan menjadi pendek. Tidak perlu semua IAIN yang ingin berubah melakukan negosiasi satu demi satu kepada masing-masing kementerian. Justru kementerian yang seharusnya aktif mendorong agar IAIN mempersiapkan diri. Akan tetapi gambaran ideal itu juga tidak akan menjadi kenyataan, manakala orang yang memiliki semangat perubahan itu tidak mampu menyampaikannya kepada pengambil keputusan politik. Saya pernah mengatakan di forum pertemuan pimpinan PTAN, umpama kemauan berubah itu datang dari para pengambil keputusan politik, ------Presiden atau DPR misalnya, maka tidak akan lewat proses dan prosedur yang berbelit, berliku, hingga sangat melelahkan. Maka sekarang persoalannya adalah bagaimana, semangat perubahan itu menjadi kebijakan politik, yaitu untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi yang berbasis agama di negeri ini.

Sekarang ini sebenarnya adalah waktu yang tepat untuk memperjuangkan agar perubahan tersebut menjadi keputusan politik. Menjelang Pemilu 2014, seperti sekarang ini, maka ide-ide perubahan kelembagaan dari STAIN atau IAIN ke UIN bisa disosialisasikan kepada para calon wakil rakyat dan bahkan kepada para Calon Presiden. Umpama para calon pejabat politik itu kemudian memahami jiwa dan ruh yang menyemangati perubahan kelembagaan itu, dan kemudian setelah terangkat akan memperjuangkannya, maka proses perubahan itu tidak perlu berbelit dan memerlukan waktu lama. Persoalannya, apakah pimpinan PTAN (Perguruan Tinggi Agama Negeri) berani menempuh jalur pendekatan ini, maka yang tahu adalah mereka sendiri. Saya sudah pernah menyampaikannya. Umpama pemikiran itu berhasil diwujudkan, maka saya yakin pendidikan Islam di Indonesia ke depan akan semakin semarak dan maju. Wallahu a’lam.

0 komentar

Fatin Shidqia Juara X Factor Indonesia

1524325-fatin-x-factor-indonesia-di-kantor-tribunnews-620X310

Ajang pencarian bakat terbaru di Indonesia, X Factor berakhir dengan kemenangan Fatin Shidqia. Final yang berlangsung pada hari Jumat, 24 Mei 2013 malam menyisakan duel Fatin yang dimentori Rossa dan Novita Dewi yang merupakan anak didik Bebi Romeo.

Ketegangan terlihat dari wajah Fatin dan Novita saat menunggu pengumuman pemenang X Factor Indonesia. Begitu juga dengan Rossa dan Beby Romeo, tak kalah tegang dari anak asuh mereka.

Fatin yang merangkul erat Rossa berusaha tersenyum untuk menghilangkan ketegangan. Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu tiba. Fatin Shidqia Lubis berhasil menjadi pemenang pertama X Factor Indonesia untuk season pertama.

Keterkejutan terlihat di wajah gadis berusia 16 tahun ini, begitu pembawa acara menyebutkan namanya sebagai juara di ajang bergengsi tersebut. Begitu juga dengan mentornya, Rossa. 

Novita yang menjadi Runner Up langsung memberikan selamat kepada Fatin. Perjuangan panjang dijalani Fatin untuk menjadi juara di ajang X Factor. Selama ini, ia juga berhasil memukau para juri dan penonton di seluruh tanah air.

0 komentar

Inilah Tiga Jurusan Favorit di UNIBRAW Malang

Apa saja jurusan favorit yang banyak diminati pada Universitas Brawijaya Malang?

Hingga kini jurusan kedokteran, teknik, dan jurusan ekonomi masih menjadi jurusan favorit yang banyak diincar oleh para calon mahasiswa, termasuk para mahasiswa yang berasal dari luar Jawa.

Demikian dikatakan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Universitas Brawijaya Susantinah Rahayu, di Malang, Jawa Timur.

"Ketiga jurusan itu banyak menjadi pilihan, termasuk mereka yang berasal dari kawasan Indonesia Timur," ujarnya.

Seperti halnya universitas negeri lainnya di Indonesia, Universitas Brawijaya membuka pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguran Tinggi Negeri (SBMPTN) mulai 13 Mei hingga 1 Juni melalui sistem on line. Sedangkan tes seleksi masuk diselenggarakan 18-19 Juni mendatang.

Menurut Susantinah, dari daya tampung mahasiswa baru yang ada, sebanyak 50 persen kuota diisi melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau undangan, 30 persen SBMPTN, dan 20 persen jalur mandiri yang dikelola oleh perguruan tinggi masing-masing.

0 komentar

BRAWIJAYA EDUCATION FAIR 2013 dan Tryout SBMPTN se-Jawa Timur

252288_601326233219901_1959977921_n

Masih bingung mau ambil jurusan apa?

Ayo ikuti...!!!

Pelaksanaan
Hari Senin, 27 Mei 2013
Pukul : 06.30-16.30
di Gedung Samantha Krida UB

Rangkaian Kegiatan
- Tryout SBMPTN
- Pameran Pendidikan dari seluruh program studi se-UB
- Training Motivation dari Mahasiswa Berprestasi
- Talkshow Eksklusif dari Presiden BEM se-UB
- Persembahan spesial dari Home Band UB

Reward
Untuk peraih nilai Tryout terbaik Total IDR 1.000.000

Contact Person
Fitri 085755118594
Lutfi 085790735514
Twitter : @EM_UB2013
FB : EM UB 2013

Pendaftaran
Tryout SBMPTN
Pembayaran melalui
BNI 0235835614 a/n Fitri Rohimah
atau bayar langsung di Stand Depan Perpus UB 20-25 Mei 2013 IDR 15.000

Info lebih lanjut klik www.eksekutifmahasiswabrawijaya.tumblr.com

0 komentar
 
Support : Aditya Nusantara | Berita Terbaru | Berita Kampus
Copyright © 2014. IMAKA MALANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger