Kalender Layanan Online Semester Ganjil 2015/2016 dapat di download disini :
JILBAB RENDA SUSUN
Model Jilbab Instan dengan hiasan renda susun di depan dan renda di pet / kepala.
Berat 1 kg muat 7 - 10 pcs.
Bahan : Kaos.
Harga Rp 29.000
Minat Hubungi : 085604419553 / BBM : 53BD184C
Koleksi lainnya klik disini
Rumah Bibit Sentuh Daerah Plosok
Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin berkiprah.
Dengan adanya Rumah Belajar Itu Bebas Indah Tepat sasaran (Rumah Bibit). Yang dirintis sejak bulan Februari 2014 dan disahkan pada tangga l 8 Maret 2014. Rumah Bibit di sini adalah tempat belajar mengajar bagi anak-anak sekolah dasar dan mahasiswa prodi PGMI.
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia menemukan sebuah cinta. Sepenggal puisi karya Dorothy Law Nolte, menjadi inspirasi yang menggerakkan sekelompok mahasiswa PGMI FITK UIN Maliki Malangdi Dusun Picetan Desa Mblayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Alam desa yang asri di bawah kaki gunung Kawi inilah mereka mengajar kurang lebih 47 siswa Sekolah Dasar. Selama 2 jam, siswa belajar mengenai pelajaran yang belum mereka fahami di sekolah sekaligus mengembangkan potensi yang dimilikinya.
Sementara itu, Kepala Rumah Bibit Khoirul Anwar menyampaikan bahwa Rumah Bibit ini dapat memberikan wawasan kepada anak sekolah dasar akan makna belajar. “Bahwasannya, belajar tidak harus serius dan bukan suatu paksaan atau beban yang harus dipikul mereka. Tetapi belajar adalah kewajiban yang harus kita jalani dengan menyenangkan,” ungkap mahasiswa PGMI semester VI tersebut ketika diwawancarai melalui akun WhatsApp (WA), Rabu (31/3).
Anwar menegaskan keberadaan Rumah Bibit ini juga sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa. Khususnya mahasiswa calon guru untuk mengembangkan potensi mengajar mereka dalam pendidikan dasar pada anak-anak. “Besar harapan saya untuk mengembangkan Rumah Bibit ini bisa berjalan sendiri seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam bidang pendidikan lainnya sebagai bukti pengabdian kami kepada dunia pendidikan,” pungkas Anwar optimis.
sumber : UIN Malang
Jual Tongsis Murah
Tongsis atau tongkat narsis yang belakangan ini semakin marak dipakai oleh pehobi foto memakai piranti berupa monopod (tongkat berpenopang tunggal) yang digabungkan dengan holder/pegangan untuk Smartphone/Gadget anda. Awal bermulanya istilah ini rupanya diinspirasi oleh nama suatu kelompok yang suka melakukan foto diri sendiri (selfie), dan seiring menigkatnya pengguna gadget di tanah air, apalagi sejak digunakan oleh artis dan public figure serta berbagai kalangan dan ditambah dengan boomingnya tongsis karena liputan beberapa media televisi maupun radio yang disetiap segmen acara selalu ada saja yang menggunakan tongsis, piranti ini akhirnya menjadi sebuah alat yang wajib dimiliki untuk selfie.
Tongsis atau lebih dikenal dengan sebutan “tongkat narsis” sebenarnya adalah monopod (tongkat perpenopang tunggal) unik yang didesain untuk menopang kamera saku dan handphone/smartphone/gadget anda untuk melakukan self portrait (memfoto diri sendiri) dari berbagai sudut. Dengan ukurannya yang kecil dan bobotnya yang ringan, tongkat narsis ini dapat dengan mudah dibawa kemana-mana dan sangat diperlukan untuk mengcapture (memfoto melalui piranti kamera/smartphone – red) moment bahagia anda baik saat bepergian (traveling) ataupun saat ada momen khusus yang ingin anda abadikan. Tidak hanya itu, gadget ini juga dimanfaatkan oleh orang-orang kreatif untuk mengambil foto diri sendiri (selfie) dari berbagai angle yang tidak bisa dijangkau dengan tangan pada umumnya.
Harga Tongsis Holder U
Tongsis Monopod + Holder U (min 3,5″ – max 5″) Rp. 30.000,-
Tersedia warna hitam, merah muda, merah, biru dan hijau.
Cara Order/Pesan Tongsis Holder U ada 2 cara yaitu :
via BBM ==> 53BD184C (fast respons)
via SMS ==> 083833525276 (slow respons)
Untuk daerah kota Malang dan Nganjuk bisa dilakukan secara COD (Cash On Delivery) dengan sebelumnya melakukan kesepakatan terlebih dahulu atau bisa juga datang langsung ke alamat kami.
Selain 2 kota yang sudah disebutkan diatas, pengiriman luar kota bisa dilakukan dengan adanya biaya tambahan sesuai tarif yang berlaku di JNE. Pemesanan/order selain 2 kota yang sudah disebutkan, syaratnya minimal order 5 unit.
Cek tarif JNE klik disini
Alamat :
Jl. Sumbersari Gang 3 No.145C kota Malang
WISUDA OKTOBER: Prosesi Simple Namun Penuh Makna
IMAKA MALANG - Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun Ajaran 2014-2015 kembali digelar (18/10).
Bertempat di gedung terluas di Kampus Ulul Albab, Sport Center (SC) acara penuh makna ini berlangsung. Dihadiri oleh 1.106 wisudawan, ribuan wali wisudawan dan keluarga wisudawan dari seluruh pelosok nusantara bahkan luar negeri acara tahunan ini berlangsung dengan penuh khidmat. Acara yang menjadi tanda berakhirnya masa studi baik di jenjang D3, S1, S2, dan S3 ini bisa jadi hanya sekali seumur hidup.
Konsep integrasi yang ditawarkan oleh UIN Maliki Malang dalam mencetak kader bangsa selalu menjadi trend. Pasalnya konsep yang menggabungkan antara dua unsur penting dalam satu sosok karakter mahasiswa adalah hal urgen yang diperlukan untuk menghadapi era globalisasi. Kedua unsur tersebut adalah Ma’had al-Jami’ah sebagai basis kedalaman spiritual dan keagungan akhlak. Serta kampus sebagai basis pengembangan keluasan ilmu pengetahuan dan kematangan profesional. Integrasi kedua unsur ini ditambah dengan kemampuan bilingual akan menjadi senjata ampuh untuk menghadapi era globalisasi.
Jumlah wisudawan yang besar merupakan sebuah bentuk kesyukuran tersendiri bagi kampus yang dipimpin oleh Mudjia Rahardjo ini, namun di sisi lain juga terdapat sebuah masalah yang menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Dengan jumlah wisuda yang banyak ini maka akan dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk merampungkan prosesi tahunan ini. “Maka dengan memperhatikan hal ini ada sebuah terobosan baru untuk wisuda Oktober 2014 ini, yaitu pemindahan tali kucir wisuda yang hanya dilakukan secara simbolis,” terang Abadi Wijaya, salah satu panitia Rapat Terbuka Oktober 2014. Sehingga pemindahan tali kucir ini akan diwakilkan kepada salah seorang wisudawan. Tentunya hal ini menjadi sebuah strategi baru panitia untuk memangkas waktu prosesi yang terlalu lama.
sumber : UIN Malang
Saintek Gelar Workshop Analis Statistik Bagi Mahasiswa
IMAKA MALANG - Lagi, Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek ) adakan workshop bagi mahasiswa, kali ini yaitu workshop analisis statistik mahasiswa dengan mengusung tema Pelatihan Peningkatan Kemampuan Analisis Statistik di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Malang.
Acara bertempat di Auditorium Lt.4 Fakultas Saintek itu menghadirkan Dr. Sri Harini (Dosen Matematika UIN Maliki Malang) dan Dr. Suci Astutik (Dosen Prodi Statistika Universitas Brawijaya) sebagai pemeteri (11/10).
Pemateri pertama, Dr. Sri Harini menyamapikan tentang analisis regresi logistik dan stastitik non parametik. Wakil Dekan I Bidang Akademik itu menjelaskan mengenai penerapan langsung statistik non parametik yang terdiri dari uji bertanda wilcoxon, uji mann-whitney, anova kruskal wallis (RAL), dan anova friedman (RAK) dengan menggunkan aplikasi Predictive Analystiic Software (SPSS). “Analisis statistik ini tidak hanya untuk memudah pembahasan uji coba penelitian tetapi uji untuk pre test uji coba sehingga hasil penelitian yang kita dapatkan nantinya bisa memuaskan dan sesuai dengan teori yang ada,” terang dosen Matematika itu kepada seluruh audien.
Sementara pemateri kedua, Dr. Suci Astutik menjelaskan mengenai Multivariative Analysis of Variance (Manova) dengan SPSS, perbedaan pengunaan Manova dan Anova. Selanjutnya beliau menjelaskan mengenai konsep dasar manova yang terdiri dari manova untuk klasifikasi satu arah dan manova untuk klasifikasi dua arah.
sumber : UIN Malang
Habaib, Kiai dan Cendekiawan Gelar Forum Peduli Bangsa di UIN Maliki
GEMA—Lagi, Senin (13/10) suasana di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) mendadak berubah. Hal itu disebabkan para Habaib, Kiai, Ulama’ dan para Cendikiawan berkumpul di UIN Maliki untuk membahas persoalan bangsa yang terjadi baru-baru ini.
Misalnya saja banyaknya ormas Islam yang melakukan tindakan anarkis dan lain sebagainya.
Lebih dari 70 para ulama’ tersebut memadati gedung pertemuan Rektorat Lt.5. Pertemuan yang bertemakan forum peduli bangsa itu dibuka dengan lantunan shalawat dan tahlilan dan dilanjutkan dengan pembahasan seputar ukhwah islamiyah di Indonesia serta tugas para alim ulama’.
Hadir sebagai tamu keohormatan yaitu, Habib Soleh Al Jufri, KH. Ali Akbar, KH. Mahfudz Shobari, KH. Azwar Anas, Dr. M. Abdurrahman Al Idrus serta Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo bererta para pejabat tinggi UIN Maliki lainnya.
Tepat pukul. 10.30 WIB, acara diskusi kebangsaan itu dibuka langsung oleh Prof. Dr. H. Mudjia. Melalui sambutan singkatnya, beliau menyampaikan seputar prestasi yang diraih UIN Maliki. kampus yang dibangun atas dasar dua budaya ini, yaitu budaya pesantren dengan budaya kampus menjadikan UIN Maliki sebagai satu-satunya kampus Islam terdepan di Indonesia. Untuk itu, UIN Maliki terus berupaya untuk mengembangkan program ma’had dan PKPBA serta Hai’ah Tahfidzil Quran (HTQ) UIN Maliki. “Sebagai Universitas, kampus ini mengembagnkan berbagai disiplin ilmu yang terbagi dalam enam fakultas,” urainya.
Saat ini, kata dia, UIN Maliki terus berupaya untuk mengembangkan kampus Islam ini untuk menjadi yang terdepan, untuk itu, dalam pertemuan ulama’ dan cendikiawan di UIN Maliki ini sekaligus mohon doa dan restunya dari para Habaib, Kiai dan para Alim Ulama’ agar cita-cita UIN Maliki menuju kampus kelas dunia atau yang akrab disebut World Class University (WCU) senantiasa dirahmati dan diberi kemudahan oleh Allah SWT. “Melalui forum Ulama’ ini saya memohon doa dan restunya agar UIN Maliki menjaidi kampus Islam terbaik dunia,” harapnya.
Sementara itu, Dr. M. Abdurrahman al Idrus dalam sambutannya mengajak semua para Ulama’ yang hadir untuk terus berupaya meningkatkan ukhwah Islamiyah antara umat Islam. Dewasa ini, umat islam telah dinodai dengan terjadinya pergolatan politik yang menyebabkan pecahnya persatuan umat Islam. Entah itu persoalan politik, soaisal budaya ataupun persoalan kelompok ormas Islam yang suka melakukan tidakan anarkis. “Tugas Ulama’ tidak hanya menyebarkasn hukum syariat Islam saja. Akan tetapi menjaga keutuhan dan keharmonisan tali persaudaraan antar umat juga menjadi tugas wajib para Ulama’” katanya.
Membiarkan umat terjerumus dalam kesesatan merupakan dosa besar, sehingga semua elemen tatanan masyarakat harus saling bekerjasama untuk memerangi ketidak benaran yang tengah terjadi, sehingga Ulama’ dan umat ada sinergitas yang tinggi untuk senantiasa menjadikan umat ini menuju umat yang baldatun toyibatun warobbun ghafur. “Sekelompok umat Islam sudah pasti ada yang melakukan penyelewengan dan fitnah. Akan tetapi para Ulama tidak boleh bingung dan risau memikirkan persolan politik, dan perbedaan madzhab seperti itu, yang terpenting Ulama tetap saling menjaga keutuhan umat Islam agar tetap bersatu dalam kesatuan yang utuh,” pesannya.
sumber : UIN Malang
Fun Bike UIN Maliki tembus 1500 Peserta
Setelah kegiatan Jalan Sehat yang diadakan beberapa pekan lalu, UIN Maliki Malang kembali mengadakan acara dalam rangka Dies Maulidiyah ke-9 yang bersifat go public, yaitu Fun Bike. Acara yang baru pertama kali diadakan oleh kampus Ulul ‘Albab ini berlangsung dengan lancar dan sukses. Pasalnya, meskipun baru pertama kali diadakan, acara ini telah berhasil mengumpulkan peserta sekitar 1500-an orang (7/7).
Dengan disediakan dua rute, yaitu rute panjang dan rute pendek, Fun Bike ini diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat. Baik laki-laki, perempuan, tua, muda, maupun anak-anak ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Bahkan juga dijumpai beberapa orang tua yang membonceng balitanya.
Salah satu peserta yang menjadi sorotan ialah Pak Rokhim. Meskipun usianya sudah memasuki kepala tujuh, beliau tetap mengikuti Fun Bike dengan mengambil rute panjang dengan sepeda ontelnya. Karena kegigihan inilah akhirnya pihak panitia memutuskan untuk memberikan uang tunai sejumlah lima ratus ribu rupiah secara cuma-cuma.
Acara yang dimulai sekitar pukul 6.30 WIB di gerbang utara UIN Maliki ini dilepas langsung oleh Wakil Rektor II, Saifullah. Hadiah yang disediakan pun sangat menarik yaitu 5 buah sepeda motor, 10 buah sepeda, lemari pendingin, televisi serta jutaan uang tunai. Pesertanya pun tidak berbatas hanya mahasiswa UIN Maliki tapi juga umum bahkan peserta berasal dari Surabaya.
Acara ini disponsori oleh banyak pihak, yaitu diantaranya dari Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, Bank BTN, Bank BNI, Bank BRI, Suzuki Tlogo Mas, Indosat, Telkom, PP Contrucsion and Investment, Rodalink, Polygon dan lain sebagainya.
PKPBA Gelar Haflah Iftitam
Hari ini, Perkuliahan Khusus Program Bahasa Arab (PKPBA) menggelar haflah iftitam (28/6). Acara terasa spesial saat seluruh dosen PKPBA berbaur menjadi satu bersama mahasiswa di gedung Sport Center Lt.2.
Dalam perhelatan kegiatan tersebut juga digelar penyerahan hadiah kepada pemenang lomba nasyid. Tak hanya itu, lomba MC, guess word, singing contest, dan ranking 1 bahasa Arab.
Pertemuan yang sekaligus sebagai tanda berakhirnya perkuliahan PKPBA bagi mahasiswa baru itu dihadiri WR II, Dr. H. Saifullah, S. H., M. Hum. dan ketua PKPBA Dr. H. Miftahul Huda. Dalam sambutannya dosen bahasa Arab itu menghimbau kepada seluruh mahasiswanya agar bahasa Arab itu tidak hanya dipelajari di bangku perkuliahan saja.
Akan tetapi, lebih dari itu, hasil belajar bahasa Arab selama satu tahun secara intensif tersebut seyogyanya harus diaplikasikan kepada masyarakat. “Bahasa Arab, itu harus dipraktikkan, agar apa yang sudah didapat selama belajar bahasa Arab bisa bermanfaat bagi orang lain,” harapnya.
Pentingnya bahasa Arab, membuat bahasa tersebut menjadi salah satu bahasa internasional setelah bahasa Inggris. Jadi apapun yang telah dipelajari selama dua semester ini hasil pembelajaran bahasa Arab jangan sampai dilupakan begitu saja.
Bahasa merupakan salah satu kunci kesuksesan dan keselamatan dalam hidup ini. Salah bicara saja bisa mengakibatkan fatal. Pentingnya belajar bahasa arab bagi mahasiswa UIN Maliki menjadi daya tarik tersendiri bagi sivitas akademika UIN Maliki. Selama ini, yang menjadikan perbedaan kampus UIN Maliki dengan kampus PTAIN di seluruh indonesia adalah program intensif pembelajaran bahasa Arabnya.
Pelepasan Peserta KKM UIN Maliki Dihadiri Gubernur Jawa Timur
Hari ini, Kamis (27/6) UIN Maliki mengadakan acara pelepasan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang berlangsung sangat meriah. Acara yang bertajuk Talkshow Gemari-Semanggi Pengembangan Posdaya Berbasis masjid itu dihadiri oleh Soekarwo selaku Gubernur jawa Timur.
Selain Pakde Karwo, hadir pula Ketua yayasan Damandiri (Haryono), Bupati Malang (Rendra Kresna), Rektor UIN Maliki (Mudjia Raharjo), Direktur Bank UMKM Jawa Timur, Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jawa Timur, serta kurang lebih 50 perwakilan dari perguruan tinggi yang ada di Jawa Timur.
Pakde Karwo dan Prof Haryono di daulat sebagai pengisi acara pada talkshow kali ini. Dalam sambutannya Pakde Karwo menyampaikan rasa bangganya melihat insan muda yang merupakan calon pemimpin bangsa yang bersemangat untuk mengaplikasikan ilmunya ditengah-tengah masyarakat. “melalui program ini, mari kita kembangkan potensi desa berdasarkan ilmu yang selama telah kalian peroleh. Dan saatnya sekarang kalian menghadapi kuliah yang sesungguhnya yaitu di tengah-tengah masyarakat,” Pesannya kepada Mahasiswa.
Sementara itu Ketua yayasan Damandiri yang merupakan pelopor dari terbentuknya Posdaya ini mengungkapkan terima kasihnya kepada UIN Maliki dan Pemerintah Daerah malang yang selama ini telah mengembangkan program posdaya. “Agar program ini terus berlanjut dan berkembang sehingga dapat membantu mensejahterakan masyarakat di pelosok-pelosok negeri ini” Ujar Haryono yang juga Mantan Menko Kesra era Orde baru itu.
Rektor UIN Maliki dalam sambutannya mengatakan bahwa tahun ini terasa spesial karena yang mengikuti KKM tidak hanya mahasiswa dari dalam negeri melainkan seluruh mahasiswa luar negeri yang kuliah di kampus ulul albab ini. “ada 33 negara yang mahasiswa nya kuliah disini, dan mereka juga diwajibkan untuk mengikuti KKM ini,” Ujar rektor yang baru menjabat kurang lebih 3 bulan tersebut.
Mahasiswa terlihat begitu antusias mengikuti kegiatan ini. sebanyak kurang lebih 1300 mahasiswa yang memenuhi aula gedung Sport Center. Harapan mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang selama ini telah didapat dan mengabdi dengan baik ditengah-tengah masyarakat yang selama ini belum pernah dilakukan. “Ini merupakan pengalaman baru, dan harapannya kami bisa mengabdi di masyarakat dan mampu menjalin relasi yang baik dengan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang ada didaerah mereka” ujar salah satu peserta saat ditanyai oleh Pakde Karwo.
Gubernur Jawa Timur juga akan terus mendukung program ini, sebagai program yang dapat mengembangkan potensi-potensi masyarakat yang ada di desa. “Mari kita bekerjasama dalam mensejahterakan masyarakat melalui program-program seperti ini, karena ini sejalan dengan program pemerintah yang selama ini telah dilaksanakan. Satukan barisan, dan mari sama-sama kita mensejahterakan masyarakat desa melalui potensi yang dimiliki” Ujarnya di akhir sambutan.
Meski Beda Rute, Peserta Jalan Sehat Tetap Antusias
Genap sembilan tahun sudah UIN Maliki Malang berkancah di dunia pendidikan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini UIN Maliki kembali mensyukuri nikmat ‘panjang umur’ dengan mengadakan serangkaian kegiatan yang dikemas dalam Dies Maulidiyah ke-9. Mulai dari Olimpiade Qurani tingkat Jawa Timur, Zikir Akbar bersama Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Festival Budaya, Rektor Cup, Pengukuhan Guru Besar, Khitan Masal, pengobatan Gratis, serangkaian seminar internasional, dan Jalan Sehat.
Kegiatan Jalan Sehat yang diikuti oleh ratusan peserta ini terdiri dari berbagai kalangan, baik sivitas akademika UIN Maliki maupun masyarakat umum. Dimulai pukul 06.30, acara yang dibuka oleh rektor UIN Maliki, Prof. DR. H. Mudjia Rahardjo, M.Si, berlangsung dengan lancar. Meskipun rute Jalan Sehat kali ini agak mengalami perubahan dari tahun kemarin, peserta tetap antusias mengikuti acara.
Banjir hadiah juga kembali terjadi dalam Jalan Sehat kali ini. Mulai dari hadiah doorprize, berbagai macam alat elektronik seperti setrika, LCD TV, mesin cuci dan kulkas, sepeda gunung hingga yang paling terbesar 2 dari total 5 unit sepeda motor Honda Beat keluaran terbaru dibagikan kepada para peserta Jalan Sehat.
Untuk tingkat karyawan/dosen, yang beruntung mendapatkan sepeda motor yaitu A’la Syauqi, dosen Jurusan Teknik Informatika. Sedangkan untuk tingkat umum/mahasiswa dimenangkan oleh seorang anak kecil yang belum sempat diketahui namanya.
Rektor UIN Maliki juga sempat memberikan selamat kepada Dekan Fakultas Ekonomi, Salim al-Idrus karena fakultas yang beliau pimpin berhasil menjadi juara umum dalam Rektor Cup.
LPT Seleksi 400 Calon Musyrif dan Musyrifah
Lembaga Psikologi Terapan (LPT) Fakultas Psikologi UIN Maliki bekerjasama dengan Ma’had Sunan Ampel Al-Aly (MSAA) mengadakan seleksi musyrif/ah periode 2013-2014 Jum’at (21/6). Seleksi ini dilaksanakan di halaqah MSAA yang diikuti oleh 400 mahasiswa/i UIN Maliki Malang.
Menurut Direktur MSAA KH. Isyroqunnajah agenda ini merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan MSAA bersama LPT Fakultas psikologi yang selama ini sudah terjalin. Melalui LPT diharapkan nantinya dapat menjaring Musyrif/ah yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. “semoga kerjasama ini terus berlanjut, dan memperoleh hasil yang baik". Sebut Gus Is panggilan akrab beliau.
Psikotes yang dilakukan LPT merupakan rangkaian terakhir dari tahapan seleksi untuk menjadi musyrif/ah. Ada beberapa tes yang sebelumnya sudah dilakukan calon musyrif/ah. “Ini merupakan tahapan terakhir proses seleksi, setelah sebelumnya sudah dilakukan tahapan tes lainnya seperti wawancara, tes kebahasaan, serta baca kitab,” sambung dosen Fakultas Syari’ah tersebut.
Menurut Direktur LPT Fathul Lubabin Nuqul, psikotes ini dilakukan untuk mengetahui kepribadian dari calon musyrif/ah yang akan menjadi pendamping bagi mahasiswa baru nantinya. “melalui tes ini kita dapat mengetahui karakter dan kepribadian mereka” kata bapak 2 anak tersebut.
Terlihat mahasiswa/i sangat antusias dalam mengikuti tes ini. Mereka mengikuti dengan khidmat segala rangkaian tes yang diberikan tim LPT. Hasil dari tes ini nantinya akan dicocokkan dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak MSAA. “Tes ini bukan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar, namun untuk mengetahui kepribadian dari setiap peserta yang nantinya dicocokkan dengan kepribadian yang dibutuhkan oleh MSAA.” Sambung bapak yang merupakan kandidat Doktor Psikologi Universitas Gadjah Mada tersebut.
6000 Kupon Jalan-Jalan Sehat Dies Maulidiyah UIN ke 9 Ludes
Sudah menjadi agenda tahunan, Jalan-Jalan Sehat (JJS) memeriahkan Dies Maulidiah UIN Maliki Malang (23/6). Momen ini merupakan yang ke-9 UIN merayakan hari jadinya. Seluruh civitas akademika dan warga sekitar turut berpartisipasi dalam acara ini dan tampak memenuhi halaman parkir sebelah selatan UIN Maliki Malang.
Dibuka langsung oleh Rektor UIN Maliki, Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M. Si, mengutarakan bahwa agenda kali ini merupakan sebuah momen untuk memperingati hari jadi UIN Maliki. “Dengan mengucap bismillahirrahmaanirrahiim, kita buka bersama jalan sehat pagi ini,“ ungkapnya sambil melepas balon sebagai simbol dimulainya acara. Ia pun berpesan kepada seluruh warga UIN agar turut berperan serta untuk membesarkan UIN Maliki. Peserta pun berbondong-bondong memulai perjalanan yang telah ditentukan dengan antusias.
Tak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, UIN Maliki menyediakan banyak doorprize untuk peserta JJS. Sekitar 96 buah hadiah yang terdiri dari payung, setrika, kulkas, TV, mesin, cuci, kipas angin, sepeda gunung, dan 2 buah sepeda motor sebagai hadiah utama. Tak ayal, para peserta rela berlama-lama menunggu pengumuman hadiah.
Seluruh peserta tampak antusias saat mendengarkan pembacaan nomor undian doorprize. Hadiah utama yang diharapkan pada akhirnya diberikan kepada Syauqi, salah seorang dosen Fakultas Saintek serta salah satu warga kampung sumbersari bernama Leni. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Saya tidak menyangka, mbak,” tutur Ibu yang masih dalam keadaan gugup ketika diwawacarai itu.
Ketua pelaksana JJS, Syaiful, menyatakan bahwa JJS kali ini sangat berkesan. Pasalnya, jumlah peserta bertambah banyak dibanding tahun lalu. “Sangat luar biasa, bahkan kupon yang sudah kita sediakan sebanyak 6000 lembar ternyata belum cukup,” terangnya.
Dr. H. Agus Maimun, M. Pd. selaku Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan pun berharap semoga UIN semakin baik ke depan. “Saya harap UIN bisa lebih maju lagi dan semakin mantap,” pungkas bapak yang hobi menyanyi itu.
Registrasi Calon Mahasiswa Baru UM 2013/2014 Berjalan Lancar
Selasa, (18/06), Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) dipadati oleh calon mahasiswa baru (maba) 2013/2014 yang hendak melaksanakan registrasi akademik jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan tinggi Negeri (SNMPTN). Para calon maba datang ke Gedung Graha Cakrawala bersama orang tua demi memenuhi persyaratan serta verifikasi administrasi sebagai syarat diterima menjadi mahasiswa UM.
Pelayanan registrasi kali ini didesain secara online dan berbasis IT (Information Technology), sehingga semakin mempercepat akses dan memudahkan para calon maba yang hendak registrasi. Sebagian besar maba telah diverifikasi secara online, namun beberapa ada yang perlu diverifikasi lagi terkait kelengkapan pengisian datanya. Khusus untuk calon maba penerima bidik misi, ada verifikasi lanjutan dengan cara melakukan visitasi ke lapangan untuk melihat secara langsung keadaan mahasiswa serta komitmen orang tua calon penerima beasiswa bidik misi. Mahasiswa yang sudah melakukan proses registrasi ini secara langsung telah terdaftar menjadi mahasiswa UM.
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) TIK UM, Prof. Dr. Dawud mengungkapkan bahwa calon maba yang tidak registrasi otomatis dianggap gagal. "Jika ada alasan yang manusiawi, kami masih dapat menerimanya, namun jika tidak ada alasan yang jelas untuk tidak registrasi, maka secara langsung calon mahasiswa tersebut dinyatakan gagal menjadi mahasiswa UM," tegasnya.
864 Camaba Lakukan Validasi
Pelaksanaan registrasi dan validasi data bagi calon mahasiswa baru jalur SNMPTN yang dinyatakan diterima di UIN Maliki Malang hari ini hingga besok (19/6) malakukan verifikasi data di gedung Sport Center UIN Maliki. Pelaksanaan validasi tahun ini sengaja dilakukan bersamaan dengan ujian SBMPTN (seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri) agar camaba memiliki pilihan yang jelas terhadap universitas yang akan dijadikan sebagai tempat studinya.
Camaba yang lolos seleksi ini, menurut Hj. Cholidah megaskan bahwa pendaftarannya dilakukan secara online. Mereka yang lolos seleksi merupakan camaba yang dinilai memiliki prestasi akademik yang baik. Misalnya saja nilai raportnya mulai semester satu hingga lima meraih ranking tertinggi di sekolahannya.
Akan tetapi, kata dia, nilai raport tersebut juga harus disesuaikan dengan data yang berada di PDSS (Pangkalan Data Siswa dan Sekolah). Berdasarkan kuota penerimaan camaba yang disepakati nantinya akan diambil sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu jalur SNMPTN 50 %, SBMPTN 30 % dan 20 % jalur mandiri. “Ketentuan itu sudah mendapat izin dari forum rektor nasional,” ungkapnya.
Saat ditanya soal jumlah peserta jalur SNMPTN yang diterima di UIN Maliki, kepala Biro AAK itu langsung menunjukkan data camaba jalur SNMPTN. “Tahun ini, dari seleksi jalur SNMPTN menerima camaba sebanyak 864 orang, sementara sisanya masih akan diambil dari jalur SBMPTN dan Jalur Mandiri,” tegasnya.
Calon mahasiswa baru terlihat antusias mengikuti rangkaian proses validasi yang dilakukan di gedung Sport Center tersebut. “Alhamdulilah validasi berjalan lancar, prosesnya mudah dan disambut dengan keramahan serta suasana yang menyejukkan, bahagia bisa masuk kampus ini.” Sebut Nabila Zatalini, camaba asal SMAN Unggul Aceh Timur Provinsi Aceh yang lulus di jurusan bahasa dan sastra Inggris.
Hari ini, Registrasi Online SNMPTN 2013 Dimulai
Registrasi secara online akan dimulai hari ini (20/6). Demikian disampaikan perwakilan dari badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Informasi Universitas Brawijaya (PPTI-UB), Muhammad Chandra Saputra dihadapan pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Rabu (19/6). Calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN dapat melakukan registrasi online tersebut mulai hari ini (20/6) hingga Selasa (2/7) dengan mengakses situs siam.ub.ac.id.
Pada link Info PIN, pendaftar akan diminta memasukkan nomor peserta dan tanggal lahir untuk mendapatkan username dan password. "Username dan password ini sangat penting, sehingga perlu dicatat," kata Chandra. Dengan username dan password inilah, calon mahasiswa dapat mengakses layanan internet di UB sebelum dia mendapatkan Nomor Induk Mahasiswa (NIM).
Setelah mendapatkan username dan password, pendaftar akan diminta mengisi biodata secara benar dan jujur. Informasi lebih lanjut terkait hal ini bisa diperoleh di sini.
Biodata sebanyak tujuh lembar kemudian dicetak sebagai tanda bukti dan diserahkan pada 1-5 Juli 2013 beserta kelengkapan registrasi lainnya. Pengisian biodata online dan melengkapi berkas-berkas diperlukan untuk pemrosesan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Berkas-berkas tersebut diantaranya slip gaji ayah/wali, slip gaji ibu, fotocopy PBB, fotocopy rekening listrik, fotocopy rekening telepon, fotocopy rekening PDAM, pajak mobil, pajak motor serta fotocopy kartu susunan keluarga. "Jika ayah/ibu sudah tidak bekerja atau tidak memiliki rekening dan pajak maka bisa dilampirkan Surat Keterangan Kepala Desa/Camat," katanya.
Pengumuman penetapan biaya UKT akan dikeluarkan pada 12 Juli 2013 di laman ub.ac.id dan siam.ub.ac.id (menu: keuangan). Besaran nilai UKT itulah yang menjadi referensi bagi calon mahasiswa untuk melakukan pembayaran di bank meliputi Bank Mandiri, BTN, BRI, BNI dan BCA pada 22-26 Juli 2013. "Nominal yang dibayar di bank harus sama dengan nominal yang muncul di siam.ub.ac.id," katanya. Bagi calon peserta bidik misi, diminta juga untuk menyerahkan kartu peserta bidik misi dan formulir pendaftaran bidik misi 2013 beserta lampirannya.
Enjoy Brawijaya
Enjoy Brawijaya! Sehat Tubuhku Kuat Jiwaku! Itulah Jargon acara Enjoy Brawijaya yang dihelat pada (9/6). Acara ini merupakan agenda rutin Ekskutif Mahasiswa terutama Kementerian Advokesma dan Kementerian Ekonomi EM UB. Banyaknya mahasiswa yang sangat antusias mengikuti acara ini membuat seluruh rangkaian acara berjalan sangat menarik. Dimana terdapat 4 kegiatan dalam acara ini yaitu Senam Sehat, Cek Kesehatan Gratis, pembagian susu gratis serta Bazar.
Riris (FPIK ’12) selaku ketua pelaksana Enjoy Brawijaya mengatakan bahwa sebelumnya sudah ada konsep acara ini terakhir tahun 2008 setelah itu vacum.”Kami ingin meningkatkan kualitas kesehatan mahasiswa UB dan juga meningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa UB dengan adanya bazar, serta kita juga ingin memberikan layanan kepada mahasiswa UB yang ingin memeriksa kesehatannya,” lanjut Riris.
Enjoy Brawijaya dibuka dengan senam sehat yang bertempat di Lapangan Rektorat UB dimana acara ini mengajak mahasiswa UB untuk melepaskan keringat sekaligus bersuka ria mengikuti instruktur senam dari Kemenpora EM UB. Setelah senam sehat yang berlangsung sekitar 15 menit, panitia melanjutkan dengan games yang membutuhkan kekompakkan kelompok mahasiswa UB dan Mahasiswi UB. Tak lupa pembagian hadiah kepada peserta senam sehat yang dipilih oleh panitia Enjoy Brawijaya.
Selain senam sehat, Enjoy Brawijaya juga mengadakan cek kesehatan gratis kepada mahasiswa meliputi cek darah, cek gula darah serta konsultasi kesehatan yang bertempat di gazebo Perpustakaan UB. Cek kesehatan ini merupakan kerjasama EM UB dengan mahasiswa Fakultas Kedokteran UB. Dan yang terakhir adalah bazar yang didalamnya terdapat pembagian susu gratis. EM UB menyediakan tempat kepada para 14 entrepreuner mahasiswa UB untuk menjual dagangannya pada bazar ini.
BRI Gelontorkan Dana Untuk Kembangkan FEB UB
Jajaran pimpinan dan karyawan Bank Rakyat Indonesi (BRI) yang dipimpin oleh Mardi Wibawa Pimpinan Wilayah (Pimwil) Malang berkunjung ke Universitas Brawijaya (UB). Kunjungan dilakukan dalam rangka menjalin kerjasama dengan UB khususnya dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UB.
Proses kerjasama ditandai dengan penanda tanganan naskah kerjasama yang dilakukan oleh Pinwil BRI Malang dengan Dekan FEB UB Gugus Irianto, SE. MSA. Ph.D. Ak. Disaksikan langsung oleh Rektor UB Prof. Dr. Ir Yogi sugito di Gedung Rektorat Lantai 6 pada Selasa (5/6).
Secara detail Gugus menjelaskan bahwa nantinya dana bantuan dari BRI akan digunakan untuk pembangunan beberapa fasilitas di gedung utama FEB UB diantaranya ruang perpustakaan dan ruang pelayanan BRI. Lebih lanjut Gugus menjelaskan bahwa FEB UB mempunyai Program Studi Keuangan dan Perbankan. Fasilitas dari BRI dirasakan akan membantu meningkatkan kualitas dan pengembangan prodi yang bersangkutan.
Dalam sambutannya Rektor UB menyambut baik proses kerjasama dan dukungan dari BRI dalam upaya mengembangkan dunia pendidikan di UB khususnya. UB saat ini telah mempunyai mahasiswa yang mencapai 55 ribu mahasiswa.
Peningkatan jumlah peminat dan mahasiswa di UB semakin meningkat pada setiap tahunnya, Kondisi tersebut membutuhan peningkatan fasilitas yang baik pula, salah satunya sarana Gedung. FEB merupakan salah satu Fakultas yang memiliki peminat yang besar, dan membutuhkan sarana gedung yang lebih memadai. Bantuan dana dari BRI sebesar 6 milyar untuk pembangunan gedung FEB dirasakan begitu berarti bagi UB dalam upaya meningkatkan kualitas belajar mengajar di FEB UB.
"Mewakili seluruh sivitas akademika UB saya menyambut baik dan berterima kasih kepada BRI atas kerjasama dan bantuannya dalam membantu proses pembangunan gedung di FEB UB. Bantuan dana dan komitmen BRI akan kita jadikan sebagai modal untuk dapat lebih memajukan UB menjadi Perguruan Tinggi terkemuka. Semoga proses kerjasama ini akan terus terjalin dengan baik dan membawa kebaikan bagi kedua belah pihak," terang Yogi.
Sedangkan Mardi Wibawa dalam sambutannya menjelaskan jalinan kerja sama UB dengan BRI sebenarnya sudah berjalan sangat baik. Banyak kerja sama yang telah dilakukan antara BRI dan UB dalam upaya berpartisipasi dalam pengembangan dunia pendidikan, diantaranya misalnya pembayaran SPP Online, pengadaan kartu mahasiswa dan e-money serta rekruitmen pekerja BRI yang langsung mengambil lulusan dari FEB UB.
"Selama ini BRI dan UB memiliki hubungan yang sangat baik, terakhir kita meluncurkan kartu BRIZZI sebagai e-money yang dapat digunakan mahasiswa untuk bertransaksi di lingkungan UB. Proses kerja sama kali ini menunjukkan bahwa selain berorientasi kepada bisnis, BRI memiliki kepedulian dan komitmen kepada dunia pendidikan, dan mudah-mudahan kerja sama ini bisa bermanfaat luar biasa dan benar-benar sesuai dengan apa yang kita canangkan" jelasnya.
Tim Kontes Robot Seni UB Siap Hadapi Tingkat Nasional
Setelah bersaing cukup ketat di seleksi regional IV (Jawa Timur) dan berhasil menduduki posisi kedua dibawah Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, tim Kontes Robot Seni (KRSI) Universitas Brawijaya (UB) akhirnya berhasil lolos dalam ajang kontes robot tingkat nasional. Acara yang diselenggarakan di GOR Jatidiri, Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang ini sejatinya memperlombakan empat kategori. Diantaranya adalah : Kontes Robot Pemadam Api (KRPAI), Kontes Robot Indonesia (KRI), Kontes Robot Indonesia dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI).
Tidak berhasilnya kedua tim sub-divisi UB (KRPAI dan KRI) menembus tingkat nasional, membuat tim KRSI UB harus berjuang extra keras dalam gelaran ajang tahunan tersebut. Abu Ismail selaku ketua tim dari KRSI UB mengatakan bahwa, saat ini timnya sedang giat-giatnya melakukan berbagai persiapan dalam perlombaan nanti. "Sebagai ujung tombak dari perwakilan institusi, kami memang sudah melakukan banyak persiapan, utamanya dari segi teknis dan rancangan mekanisme robot itu sendiri. Kami akan terus melakukan uji coba secara intensif pada running test day agar tidak terjadi kesalahan pada saat perlombaan nanti," ujarnya.
Mahasiswa Fakutas Teknik Jurusan Teknik Elektro, semester 6 ini nampaknya juga memiliki harapan yang cukup besar dalam perlombaan tersebut. "Belajar dari seleksi regional kemarin, tim UB memang masih perlu berbenah. Apalagi dengan adanya lawan-lawan yang cukup tangguh di tingkat Jawa Timur, hasil runner-up sendiri merupakan langkah awal agar tim UB bisa meraih gelar nasional," tambahnya.
Sebanyak 10 anggota dari kontingen KRSI dilepas oleh tim kemahasiswan UB di depan gedung Rektorat. Rencananya lomba akan dijadwalkan selama lima hari penuh, (5-9/6), dan diikuti 16 universitas dari seluruh wilayah Indonesia.
Aburizal Bakrie Paparkan Empat Pilar Menuju Negara Kesejahteraan
Aburizal Bakrie mengatakan, setidaknya ada empat pilar utama menuju negara kesejahteraan. Keempat pilar tersebut adalah pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan, stabilitas negara dan nasionalisme. Hal ini disampaikannya dihadapan sekitar 50 ilmuwan berbagai disiplin ilmu dalam Dialog Visi Negara Kesejahteraan 2045 di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya (UB), Selasa (4/6). Dialog tematik ini diselenggarakan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Mulawarman (Unmul) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Di UB, tema yang diangkat adalah "Membangun Dari Desa: Koperasi, UMKM dan Pendidikan, Kesejahteraan, Jaminan Sosial.
Visi Negara Kesejahteraan 2045 merupakan blue print pembangunan nasional di segala bidang yang sedang disusun oleh Partai Golongan Karya (Golkar) guna mewujudkan Indonesia sebagai negara kesejahteraan yakni Indonesia yang bersatu, maju, mandiri, adil dan sejahtera. Ketua Komite Blue Print Pembangunan Nasional DPP Partai Golkar, Theo L. Sambuaga menyampaikan dialog ini diharap bisa menyumbang pemikiran dan kritik guna memberi bobot yang makin tinggi dan berkualitas pada blueprint tersebut.
Penyusunan Visi Negara Kesejahteraan 2045, menurut Theo memiliki beberapa tujuan. Yakni sebagai pedoman dan pegangan bagi penyelenggaraan pembangunan nasional, sebagai Visi Calon Presiden RI 2014-2019 dari Partai Golkar, sebagai pedoman bagi Presiden terpilih untuk menyusun Program Pembangunan Nasional, sebagai visi dan sumber gagasan kampanye bagi kader Partai Golkar dalam Pemilu 2014 serta menjadi visi dan program perjuangan kader Partai Golkar yang terpilih sebagai anggota legislative dan eksekutif baik pusat maupun daerah.
"Kontribusi partai pada negara adalah membuat kebijakan tentang apa yang patut dan baik dibuat oleh negara," kata Aburizal Bakrie yang bernama tenar ARB. Visi Indonesia 2045, menurutnya dibuat satu tahun lalu saat bangsa dan negara sedang gonjang ganjing. Visi ini diharapkannya bisa menggantikan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) di era Orde Baru yang telah dihapuskan.
Jika saat ini pertumbuhan ekonomi mencapai 6.2%, Golkar yakin pada dekade antara 2035-2045 bisa naik dua digit hingga 10%. Hal ini menurut ARB akan tercapai bila ada kebijakan pengelolaan ekonomi yang tidak terlalu konservatif disamping pembangunan ekonomi yang lebih agresif. Diantaranya dengan membangun infrastruktur yang mendorong pembangunan ekonomi yang lebih maju.
Melalui pemerataan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut harus bisa dinikmati pula oleh masyarakat, sementara pemerintah merupakan fasilitator. Upaya ini telah dilakukan ARB saat dirinya menjabat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) pada Kabinet Indonesia Bersatu. Ketika itu, ia menyampaikan pengentasan kemiskinan dilakukan melalui 3 cluster yakni sosial, pemberdayaan masyarakat serta pembangunan ekonomi masyarakat. Pada bidang sosial, pihaknya telah menjalankan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).
"Dengan BOS yang berjalan baik, jika Golkar berkuasa nanti akan digerakkan wajib belajar 12 tahun dan gratis," kata ARB. Sementara melalui jamkesmas, 84 juta masyarakat Indonesia pada Januari 2014 nanti bisa mendapatkan jaminan sosial nasional.
Saat menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), ARB mengaku sempat mengusulkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). "KUR telah membawa dampak besar dimana pemerintah hanya berkontribusi 10% terhadap pemberian jaminan," katanya.
Terkait stabilitas negara, ARB merasa prihatin terhadap fenomena pembiaran aksi anarkhisme padahal menurutnya masyarakat Indonesia hidup di payung Bhineka Tunggal Ika. Pada beberapa daerah konflik seperti Poso dan Tentena, pihaknya telah membantu pendirian pondok pesantren modern yang dikelola oleh Gontor meskipun akhirnya konflik berkecamuk lagi. Akar konflik ini berbeda dengan Papua, yang menurutnya lebih pada persoalan kesejahteraan. "Negara perlu memberikan rasa aman kepada rakyatnya," kata dia. Stabilitas keamanan diberikan melalui pendekatan kesejahteraan serta pengamanan yang tegas sejak awal.
