Hasil Luar Biasa Selalu Lewat Cara Luar Biasa

Seringkali saya ditanya terkait bagaimana agar usaha yang dilakukan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Tetu pertanyaan itu segera saya jawab, bahwa hasil luar biasa selalu diraih dengan cara-cara yang luar biasa pula. Tidak akan pernah ada usaha yang dilakukan dengan cara-cara biasa menghasilkan luar biasa. Apalagi sebaliknya, usaha seadanya menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Yang demikian itu tidak akan pernah terjadi.

Siapapun yang ingin sukses selalu membutuhkan modal, baik berupa tenaga, waktu, pikiran, dan bahkan juga pengorbanan. Tidak pernah ada orang sukses tanpa bermodal, tidak dengan memeras otak, diperoleh dengan gratis, dan apalagi diraih dalam waktu yang sangat singkat. Hal seperti itu tidak pernah ada, kecuali bagi orang-orang yang benar-benar beruntung atau kata sementara orang, mendapatkan durian runtuh.

Jika ingin sukses, maka usaha apapun harus dilalui dengan berpikir dan bekerja keras melebihi rata-rata pada umumnya. Seorang mahasiswa yang ingin sukses secara luar biasa misalnya, maka harus berani menempuh cara-cara yang luar biasa. Sekedar mengikuti peraturan kampus, misalnya mengikuti kuliah, menyusun tugas-tugas, ujian, dan semacamnya, maka suatu saat yang bersangkutan akan lulus, mendapatkan ijazah, dan diwisuda. Manakala sekedar demikian itu yang ditempuh, maka jangan berharap menjadi sarjana luar biasa. Ia akan menjadi sarjana biasa-biasa saja, dan tentu harganya tidak mahal karena banyak jumlahnya.

Sekarang ini tidak sedikit mahasiswa yang berprestasi luar biasa. Mereka memiliki banyak karya ilmiah, menghasilkan penelitian yang mengagumkan, dan ide-idenya sangat cemerlang. Mahasiswa yang berprestasi luar biasa itu selalu bekerja dan menempuh cara-cara yang luar biasa. Apa yang dilakukan di atas kebiasaan mahasiswa pada umumnya. Tatkala mahasiswa lainnya hanya datang kuliah, duduk, dan mendengarkan penjelasan dosennya, maka mahasiswa yang luar biasa selalu melakukan kegiatan lebih. Misalnya, setelah kuliah ia segera mencari literatur, mendiskusikan, merancang penelitiannya, dan seterusnya. Ia selalu tidak puas dengan apa yang ada dan selalu ingin mendapatkan lebih.

Begitu pula dosen, ada juga yang dianggap oleh mahasiswanya biasa-biasa saja. Mereka datang ke kampus memberi kuliah sebagaimana yang dijadwalkan, dari tahun ke tahun isi atau materi kuliahnya tidak pernah berubah, dan demikian pula buku literatur yang digunakannya tidak pernah bertambah. Akibatnya, apa yang disampaikan selalu ketinggalan zaman dan tentu mahasiswanya menjadi bosan. Apa yang dilakukan oleh dosen dimaksud sebenarnya telah memenuhi peraturan tetapi hal demikian itu hanya sampai pada tingkat biasa-biasa saja. Dosen berprestasi luar biasa selalu melakukan kegiatan-kegiatan yang luar biasa pula.

Seringkali saya ditanya oleh teman-teman pimpinan perguruan tinggi agama Islam dari beberapa daerah, ialah bagaimana agar bisa membesarkan kampus secara cepat. Pertanyaan itu selalu saya jawab sederhana, yaitu ambillah langkah-langkah yang tidak biasa, maka akan menghasilkan hal yang luar biasa pula.

Rupanya tidak sedikit pimpinan perguruan tinggi yang selalu takut tatkala harus keluar dari kebiasaan, adat istiadat, dan apalagi peraturan. Apa saja mereka merasa harus meminta petunjuk atau berkonsultasi kepada pejabat atasannya. Mereka tidak sadar bahwa sebenarnya dirinya telah memiliki otoritas atau kewenangan untuk mengambil keputusan, termasuk kalau perlu, mengubah keadaan secara mendasar dan bahkan radikal.

Di alam kompetisi seperti sekarang ini, maka siapa saja yang lebih kuat, yang lebih berani, lebih dulu, lebih kreatif, lebih mampu membangun jaringan dan memanfaatkan berbagai potensi, maka dia itulah pemenangnya. Sebaliknya, mereka yang biasa-biasa saja, menunggu petunjuk, sekedar mengikuti peraturan, adat istiadat, atau kebiasaan, maka mereka itu akan kalah dan tertinggal. Tentu, siapapun ingin meraih hasil atau prestasi luar biasa. Maka caranya, harus berani mengambil langkah yang luar biasa.

Orang yang berprestasi luar biasa itu biasanya memiliki kecerdasan lebih, ketajaman mata dan telinga, dan berani berjuang dengan sebenarnya perjuangan. Kalimat-kalimat yang saya maksudkan ini, saya tulis di prasasti yang ada di pintu masuk kampus UIN Malang. Saya berharap semua warga kampus, sekarang maupun yang akan datang, mampu meraih prestasi luar biasa dan bukan hanya biasa-biasa saja.

==================

Recommended Bisnis Online Terbaru 2014 klik disini

==================

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Aditya Nusantara | Berita Terbaru | Berita Kampus
Copyright © 2014. IMAKA MALANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger