Featured Post Today
print this page
Latest Post

JILBAB RENDA SUSUN

Model Jilbab Instan dengan hiasan renda susun di depan dan renda di pet / kepala.
Berat 1 kg muat 7 - 10 pcs.
Bahan : Kaos.
Harga Rp 29.000
Minat Hubungi : 085604419553 / BBM : 53BD184C
Koleksi lainnya klik disini

Jilbab Renda Susun

0 komentar

Rumah Bibit Sentuh Daerah Plosok

bibit

Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin berkiprah.

Dengan adanya Rumah Belajar  Itu Bebas Indah Tepat sasaran (Rumah Bibit). Yang dirintis sejak bulan Februari 2014 dan disahkan pada tangga l 8 Maret 2014. Rumah Bibit di sini adalah tempat belajar mengajar bagi anak-anak sekolah dasar dan mahasiswa prodi PGMI.

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia menemukan sebuah cinta. Sepenggal puisi karya Dorothy Law Nolte, menjadi inspirasi yang menggerakkan sekelompok mahasiswa PGMI FITK UIN Maliki Malangdi Dusun Picetan Desa Mblayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Alam desa yang asri di bawah kaki gunung Kawi inilah mereka mengajar kurang lebih 47 siswa Sekolah Dasar. Selama 2 jam, siswa belajar mengenai pelajaran yang belum mereka fahami di sekolah sekaligus mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Sementara itu, Kepala Rumah Bibit Khoirul Anwar menyampaikan bahwa Rumah Bibit ini dapat memberikan wawasan kepada anak sekolah dasar akan makna belajar. “Bahwasannya,  belajar tidak harus serius dan bukan suatu paksaan atau beban yang harus dipikul mereka. Tetapi belajar adalah kewajiban yang harus kita jalani dengan menyenangkan,” ungkap mahasiswa PGMI semester VI tersebut ketika diwawancarai melalui akun WhatsApp (WA), Rabu (31/3).

Anwar menegaskan keberadaan Rumah Bibit ini juga sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa. Khususnya mahasiswa calon guru untuk mengembangkan potensi mengajar mereka dalam pendidikan dasar pada anak-anak.  “Besar harapan saya untuk mengembangkan Rumah Bibit ini bisa berjalan sendiri seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam bidang pendidikan lainnya sebagai bukti pengabdian kami kepada dunia pendidikan,” pungkas Anwar optimis.

sumber : UIN Malang

0 komentar

Tim Robotic UIN Maliki Juara 1

Kata membanggakan itulah yang patut diucapkan kepada empat mahasiswa Jurusan Teknik Informatika (TI) Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Abd. Charis Fauzan, M. Aruman Hasmi, Syaifudin Anshori dan M. Nizar.

robotic-uin

Mereka telah memenangi kontes robotic yang diselenggarakan oleh Robotika UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung (22-24/4).

Tim robotic UIN Maliki Malang yang di wakili Ontaki 1 dan Ontaki 2 (Otomasi dan robotika UIN Maliki) mampu menjadi juara. Ontaki 1 meraih juara I kategori robot inovatif sedangkan Ontaki 2 meraih juara II dalam kategori kontes robot soccer. Tim Ontaki mampu menyisihkan para pesaingnya melalu robot rakitannya sendiri. Misalnya saja pesaing dari Institut Teknik Nasional Bandung, UIN SGD Bandung, dan UIN Makassar.

Tim Ontaki 1, Abd Charis Fauzan dan M. Aruman Hasmi yakin robotnya dapat mengatasi masalah yang ada pada masyarakat. Hal ini sesuai dengan kriteria dewan juri di ajang kontes robot nasional tersebut. “Alhamdulillah, Robot inovatif dengan konsep robot pemadam kebakaran ini, mampu menarik perhatian juri.” ujar M. Aruman Hasmi salah satu mahasiswa TI semester 4.

Untuk kategori kontes robot soccer sendiri. Tim Ontaki 2, Syaifudin Anshori dan M. Nizar melakukan kompetisi sepak bola antara robotnya dengan robot pesaingnya. Yang mampu memasukkan gol lebih banyak itulah pemenangnya. “ Pertandingan sepak bola robot lebih seru dibanding main play station,” ungkap salah satu pengendali robot soccer tersebut, Syaifudin Anshori.

Mahasiswa TI UIN Maliki. Pasalnya, materi robotik selama ini hanya didapat melalui komunitas ONTA (Otomasi dan Robotika). Hal ini telah membuktikan mahasiswa Teknik Informatika tidak hanya fokus pada pembelajaran yang di berikan jurusan, tetapi juga bisa berkembang di bidang lain.

“Untuk selanjutnya ONTA akan membuat dan mengembangkan robot terbang dan robot under water (red. penyelam). dan akan lebih meningkatkan kualitas robotic untuk mengikuti event-event di tingkat Nasional maupun Internasional,” ungkap Abd. Charis Fauzan.

sumber : UIN Malang

0 komentar

Mahasiswa Ekonomi Juarai di FoSSEI

fossei

Tim mahasiswa Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menorehkan prestasi.

Ukiran kebanggaan ini diperoleh dalam ajang Temu Ilmiah Regional JawaTimur (TEMILREG JATIM) 2015. Dalam gelaran Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) (5-7/3) di Universitas Airlangga Kampus B FakultasEkonomi dan Bisnis Surabaya.

Mereka adalah Muhammad Ghulam Islami, Syuhadak, dan Ihsan Kamil yang berhasil menyabet juara tulis tingkat Jawa Timur tersebut. Karya Tulis Ilmiah mereka mendapat predikat juara setelah menyisihkan saingan dari berbagai universitas di Jawa Timur. “Kami bersyukur atas kemenangan ini. Dan untuk saya pribadi, ini merupakan bahan belajar saya untuk lebih memahami Perbankan Syariah, jurusan saya,” kata Ihsan Kamil saat diwawancarai oleh reporter GEMA.

TEMILREG kali ini bertema “Revitalisasi Gaya Hidup Islami untuk Meningkatkan Pasang Pasar Indrustri Halal dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015”. Tema ini dilatarbelakangi oleh adanya pasar bebas ASEAN 2015 yang akan dihadapi Indonesia. Untuk itulah Association of Sharia Ekonomic Studies (AcSES) dan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam (HIMA EKIS) Universitas Airlangga mengambil sebuah tema besar tersebut.

Olimpiade Ekonomi Islam ini merupakan ajang se-Jawa Timur dan diikuti tim dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia, diantaranya Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Muhammadiyah Malang. Sehingga ajang bergengsi ini menjadi salah satu langkah ilmiah dan tindakan nyata akademisi untuk menghadapi pasar bebas ASEAN 2015. Dan UIN Maliki Malang memberikan kontribusi nyata dengan keluar sebagai juara dalam gelaran bergengsi ini.

sumber : UIN Malang

0 komentar

7 Mahasiswi PGMI Tampilkan Tari Kipas di Pendopo Kabupaten Malang

2pilih

FITK NEWS – Tujuh mahasiswi jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang tergabung dalam Sanggar Seni Bina Madrasah tampil memukau dengan membawakan sebuah tarian tradisional dalam acara Gumebyar Posdaya Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang, (15/4) kemarin. Mereka adalah Nelly Rosita A, Annisa Noer Indah, Nurma Mega S, Evrida Eka P, Harir Arda F, Erna Maufidatus S, dan Ulfa Mahendra.

Saat mereka tampil, para undangan yang terdiri dari para rektor di dalam dan luar Malang, jajaran pejabat dan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kabupaten Malang pun sangat terhibur saat para penari cantik itu menari. Terbukti tepuk tangan tiada henti dari para undangan terdengar saat mereka tampil.

Koordinator Sie Pelatihan Sanggar Seni Bina Madrasah, Nelly Rosita A memaparkan jenis tari yang ditampilkan yaitu tari sekar kipas nusantara. Durasinya tarian tersebut membutuhkan waktu sekitar tujuh menit.

Mengapa memilih tari kipas? Nelly memaparkan tari tersebut lebih istimewa. Sebab mengkolaborasikan berbagai tari-tarian nusantara, seperti Bali, Topeng, Jaipong, Kipas sampai Topeng Malangan. ”Makanya lewat tari ini kami ingin memberikan nuansa keanekaragaman dan kekayaan budaya Indonesia,” kata Nelly.

Masih kata Nelly, untuk bisa menari dengan baik, timnya rutin melakukan latihan menari dua kali seminggu. Yaitu Senin dan Kamis. ”Jika ada undangan untuk tampil seperti sekarang ini, latihan biasanya kami lakukan setiap hari agar hasilnya tetap maksimal,” jelas mahasiswi semester 6 ini.

Sementara itu, salah satu penari Annisa Noer Indah menambahkan timnya juga sering tampil di berbagai event. Beberapa di antaranya Tarbiyah Award 2014, Pertemuan Rektor Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se-Indonesia, Pertemuan Asosiasi Prodi PGMI se-Indonesia.

sumber : FITK UIN Malang

0 komentar

UIN Maliki Siapkan Full Day University

rektorr

GEMA-Impian UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membangun kampus III di Kecamatan Junrejo Kota Batu akan segera terwujud. Rasa optimis itu disampaikan Rektor UIN Maliki, Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si saat membuka acara sosialisasi dan persiapan audit di Aula Rektorat Lt.5 (16/4).

Prof. Mudji memaparkan sejumlah program UIN Maliki beserta prospek kedepannya. Salah satunya perancangan full day university di kampus 3. Kampus yang digadang-gadang akan menjadi percontohan itu akan membangun gedung perkuliahan, laboratorium dan gedung ma’had yang mampu menampung ribuan mahasiswanya untuk tinggal di ma’had selama empat tahun. “Saya ingin semua mahasiswa yang kuliah di UIN Maliki bisa tinggal di ma’had sampai lulus,” harapnya.

Sehingga, kata dia, mahasiswa UIN Maliki tidak hanya satu tahun saja tinggal di ma’had. Akan tetapi, mereka bisa kuliah sambil menggali ilmu di ma’had sampai lulus di bawah bimbingan para dewan kiai. “Ma’had sangat efektif untuk pengembangan bahasa, untuk itu, sistem di ma’had harus diperkuat,” tegasnya.

Mantan Wakil Rektor Bidang Akademik itu juga mengatakan bahwa UIN Maliki dikenal dengan ciri kahas bilingualnya. Untuk itu, program pengembangan bahasa harus terus di tingkatkan kualitasnya. Tidak hanya dari bahasanya saja, dari aspek program hafalan Alqurannya pun juga harus diperkuat. “Keberadaan Hai’ah Tahfidzil Qur’an (HTQ) di UIN Maliki juga harus dipertahankan dan dijaga dengan baik,” printahnya.

sumber : UIN Malang

0 komentar

Beasiswa Jadi Rebutan

beasiswa UIN

GEMA-Seperti tahun sebelumnya, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapat kucuran dan segar

yang bersumber dari DIPA untuk diberikan kepada 2000 mahasiswa yang berprestasi maupun mahasiswa yang kurang mampu. Kemahasiswa UIN Maliki Dr. H. Mujaid Kumkelo menegaskan bahwa, semua mahasiswa UIN yang memenuhi kriteria memiliki peluang untuk mengajukan program beasiswa tersebut (25/2).

Proses seleksi program beasiswa tersebut akan dilakukan penuh selektif dan transparan. Sehingga, tidak ada lagi istilah program beasiswa yang tidak tepat sasaran. Semua mahasasiswa memiliki hak untuk bertanya mengenai proses seleksi tersebut. “Semua akan dilakukan dengan transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan dan formasi yang telah ditentukan,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Maliki, Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo menghimbau agar proses seleksi program beasiswa untuk 2000 lebih mahasiswa berprestasi betul-betul dikawal dengan sebaik mungkin. Jangan sampai terjadi KKN di kampus ini, dan jika itu terjadi itu sangat tidak manusiawi dan mengambil hak orang lain yang semestinya itu untuk mereka yang membutuhkan. “Pemerintah telah memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi untuk itu gunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya,”tegasnya.

Masih kata Prof. Mudjia, semua mahasiswa yang mendapatkan beasiswa wajib memberikan kontribusi kepada negara. Bentuk konkritnya yaitu tekun dalam belajar dan jangan menjadi mahasiswa abadi di dalam kampus. “Pemerintah saat ini telah membuat kebijakan baru bahwa setiap mahasiswa S1 harus lulus maksimal semester 10, jika tidak maka DO,” tegasnya serius.

sumber : UIN Malang

0 komentar

Kampus II UIN Malang Harus Jadi Icon Pendidikan Kota Batu

icon-batu

GEMA-Seiring rencana pembangunan kampus II UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) yang berada di Desa Precet, Kec. Junrejo.

Kota Batu yang digadang-gadang akan menjadi salah satu Icon pendidikan di Kota Batu mendapat dukungan penuh dari Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso.

Punjul, sapaan akrab Punjul Santoso langsung menyambut hangat kedatangan tim pembangunan kampus II di kantornya. Maklum saja, rombongan yang berjumlah 10 orang itu sengaja melakukan silaturahim ke kantor Wawali itu juga untuk mensosialisasikan konsep pembangunan gedung Fakultas Ilmu Kesehatan.

Dalam pertemuan itu, Punjul meminta dalam pembangunan kampus II itu tetap memperhatikan keindahan dan kelestarian lingkungan. “Saya tahu bahwa lokasi yang hendak didirikan bangunan itu memiliki panorama yang sangat indah sekali,” ungkapnya.

Untuk itu, kata dia, konsep bangunannya harus disesuaikan dengan visi misi yang dicanangkan oleh Pemkot Batu yaitu  Batu sebagai sentra pendidikan pertanian dan pariwisata. Untuk itu, dengan adanya rencana pembangunan kampus II di kota Batu ini saya sangat senang sekali dan tentu saja sudah menjadi tugas pemerintah untuk mendukung segala upaya untuk pendirian lembaga pendidikan tingi tersebut. “Semoga dengan akan dibangunnya Kampus II UIN Malang di kota batu ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan khusunya bagi generasi muda kota Batu kedepan,” harapnya.

sumber : UIN Malang

0 komentar

Kalender Akademik UIN Malang TA 2015/2016

Logo_UIN_Maulana_Malik_Ibrahim_Malang

Surat Keputusan Rektor Nomor Un.03/HM.00.6/303/2015 tentang KALENDER AKADEMIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG TAHUN AKADEMIK 2015/2016

Dapat didownload disini

0 komentar

Jual Tongsis Murah

IMG_20141209_200736

Tongsis atau tongkat narsis yang belakangan ini semakin marak dipakai oleh pehobi foto memakai piranti berupa monopod (tongkat berpenopang tunggal) yang digabungkan dengan holder/pegangan untuk Smartphone/Gadget anda. Awal bermulanya istilah ini rupanya diinspirasi oleh nama suatu kelompok yang suka melakukan foto diri sendiri (selfie), dan seiring menigkatnya pengguna gadget di tanah air, apalagi sejak digunakan oleh artis dan public figure serta berbagai kalangan  dan ditambah dengan boomingnya tongsis karena liputan beberapa media televisi maupun radio yang disetiap segmen acara selalu ada saja yang menggunakan tongsis, piranti ini akhirnya menjadi sebuah alat yang wajib dimiliki untuk selfie.

Tongsis atau lebih dikenal dengan sebutan “tongkat narsis” sebenarnya adalah monopod (tongkat perpenopang tunggal) unik yang didesain untuk menopang kamera saku dan handphone/smartphone/gadget anda untuk melakukan self portrait (memfoto diri sendiri) dari berbagai sudut. Dengan ukurannya yang kecil dan bobotnya yang ringan, tongkat narsis ini dapat dengan mudah dibawa kemana-mana dan sangat diperlukan untuk mengcapture (memfoto melalui piranti kamera/smartphone – red)  moment bahagia anda baik saat bepergian (traveling) ataupun saat ada momen khusus yang ingin anda abadikan. Tidak hanya itu, gadget ini juga dimanfaatkan oleh orang-orang kreatif untuk mengambil foto diri sendiri (selfie) dari berbagai angle yang tidak bisa dijangkau dengan tangan pada umumnya.

Harga Tongsis Holder U

Tongsis Monopod + Holder U (min 3,5″ – max 5″) Rp. 30.000,-

Tersedia warna hitam, merah muda, merah, biru dan hijau.

Cara Order/Pesan Tongsis Holder U ada 2 cara yaitu :
via BBM ==> 53BD184C (fast respons)
via SMS ==> 083833525276 (slow respons)

Untuk daerah kota Malang dan Nganjuk bisa dilakukan secara COD (Cash On Delivery) dengan sebelumnya melakukan kesepakatan terlebih dahulu atau bisa juga datang langsung ke alamat kami.

Selain 2 kota yang sudah disebutkan diatas, pengiriman luar kota bisa dilakukan dengan adanya biaya tambahan sesuai tarif yang berlaku di JNE. Pemesanan/order selain 2 kota yang sudah disebutkan, syaratnya minimal order 5 unit.

Cek tarif JNE klik disini

Alamat :
Jl. Sumbersari Gang 3 No.145C kota Malang

0 komentar
 
Support : Aditya Nusantara | Berita Terbaru | Berita Kampus
Copyright © 2014. IMAKA MALANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger