Featured Post Today
print this page
Latest Post

Aburizal Bakrie Paparkan Empat Pilar Menuju Negara Kesejahteraan

arb2_copy_8521_20130604152507

Aburizal Bakrie mengatakan, setidaknya ada empat pilar utama menuju negara kesejahteraan. Keempat pilar tersebut adalah pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan, stabilitas negara dan nasionalisme. Hal ini disampaikannya dihadapan sekitar 50 ilmuwan berbagai disiplin ilmu dalam Dialog Visi Negara Kesejahteraan 2045 di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya (UB), Selasa (4/6). Dialog tematik ini diselenggarakan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Mulawarman (Unmul) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Di UB, tema yang diangkat adalah "Membangun Dari Desa: Koperasi, UMKM dan Pendidikan, Kesejahteraan, Jaminan Sosial.

Visi Negara Kesejahteraan 2045 merupakan blue print pembangunan nasional di segala bidang yang sedang disusun oleh Partai Golongan Karya (Golkar) guna mewujudkan Indonesia sebagai negara kesejahteraan yakni Indonesia yang bersatu, maju, mandiri, adil dan sejahtera. Ketua Komite Blue Print Pembangunan Nasional DPP Partai Golkar, Theo L. Sambuaga menyampaikan dialog ini diharap bisa menyumbang pemikiran dan kritik guna memberi bobot yang makin tinggi dan berkualitas pada blueprint tersebut.

Penyusunan Visi Negara Kesejahteraan 2045, menurut Theo memiliki beberapa tujuan. Yakni sebagai pedoman dan pegangan bagi penyelenggaraan pembangunan nasional, sebagai Visi Calon Presiden RI 2014-2019 dari Partai Golkar, sebagai pedoman bagi Presiden terpilih untuk menyusun Program Pembangunan Nasional, sebagai visi dan sumber gagasan kampanye bagi kader Partai Golkar dalam Pemilu 2014 serta menjadi visi dan program perjuangan kader Partai Golkar yang terpilih sebagai anggota legislative dan eksekutif baik pusat maupun daerah.

"Kontribusi partai pada negara adalah membuat kebijakan tentang apa yang patut dan baik dibuat oleh negara," kata Aburizal Bakrie yang bernama tenar ARB. Visi Indonesia 2045, menurutnya dibuat satu tahun lalu saat bangsa dan negara sedang gonjang ganjing. Visi ini diharapkannya bisa menggantikan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) di era Orde Baru yang telah dihapuskan.

Jika saat ini pertumbuhan ekonomi mencapai 6.2%, Golkar yakin pada dekade antara 2035-2045 bisa naik dua digit hingga 10%. Hal ini menurut ARB akan tercapai bila ada kebijakan pengelolaan ekonomi yang tidak terlalu konservatif disamping pembangunan ekonomi yang lebih agresif. Diantaranya dengan membangun infrastruktur yang mendorong pembangunan ekonomi yang lebih maju.

Melalui pemerataan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut harus bisa dinikmati pula oleh masyarakat, sementara pemerintah merupakan fasilitator. Upaya ini telah dilakukan ARB saat dirinya menjabat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) pada Kabinet Indonesia Bersatu. Ketika itu, ia menyampaikan pengentasan kemiskinan dilakukan melalui 3 cluster yakni sosial, pemberdayaan masyarakat serta pembangunan ekonomi masyarakat. Pada bidang sosial, pihaknya telah menjalankan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

"Dengan BOS yang berjalan baik, jika Golkar berkuasa nanti akan digerakkan wajib belajar 12 tahun dan gratis," kata ARB. Sementara melalui jamkesmas, 84 juta masyarakat Indonesia pada Januari 2014 nanti bisa mendapatkan jaminan sosial nasional.

Saat menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), ARB mengaku sempat mengusulkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). "KUR telah membawa dampak besar dimana pemerintah hanya berkontribusi 10% terhadap pemberian jaminan," katanya.

Terkait stabilitas negara, ARB merasa prihatin terhadap fenomena pembiaran aksi anarkhisme padahal menurutnya masyarakat Indonesia hidup di payung Bhineka Tunggal Ika. Pada beberapa daerah konflik seperti Poso dan Tentena, pihaknya telah membantu pendirian pondok pesantren modern yang dikelola oleh Gontor meskipun akhirnya konflik berkecamuk lagi. Akar konflik ini berbeda dengan Papua, yang menurutnya lebih pada persoalan kesejahteraan. "Negara perlu memberikan rasa aman kepada rakyatnya," kata dia. Stabilitas keamanan diberikan melalui pendekatan kesejahteraan serta pengamanan yang tegas sejak awal.

0 komentar

Mahasiswa Psikologi Adakan Kunjungan ke RSJ

dcp

Mahasiswa semester 4 Fakultas Psikologi UIN Maliki mengadakan study lapangan dengan mengunjungi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Radjiman Widiodiningrat Lawang Kabupaten Malang hari ini (3/6).  Kegiatan itu dalam rangka sebagai kegiatan rutin dari mahasiswa Psikologi semester 4 yang mengambil mata kuliah Psikologi Klinis. Menurut Tristiardi, kegiatan ini bertujuang untuk memperkenalkan mahasiswa terhadap kasus klinis yang dihadapi oleh pasien gangguan jiwa. “Kegiatan ini rutin, dan menjadi bagian dari mata kuliah psikologi klinis. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa mengenal kasus klinis yang sedang dihadapi oleh pasien gangguan jiwa”, sebut dosen psikologi klinis tersebut.

Ilmu Psikologi akan berguna jika diaplikasikan dalam kehidupan. Salah satunya dengan berhadapan langsung dengan para pasien yang memiliki gangguan mental. “ ini sangat bermanfaat bagi calon sarjana psikologi, khususnya bagi yang ingin mendalami psikologi klinis”, Sambung bapak yang juga sekretaris SAR UIN Maliki itu.

Pada tahun ini sebanyak 153 mahasiswa psikologi semester empat yang mengikuti kegiatan ini dan dibagi dua gelombang, hari ini dan besok. Berbagai aktivitas dilakukan dalam study lapangan ini, mulai dari pengenalan umum tentang RSJ, wawancara pasien, hingga tanya jawab dengan para psikolog dari RSJ tersebut. Kegiatan dilakukan mulai pagi jam 9.00 hingga jam 14.00 yang pada hari ini dikuti oleh 75 mahasiswa. “untuk gelombang pertama yang berangkat 75 orang. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami karena bisa melihat langsung bagaimana kondisi pasien gangguan mental serta cara dalam menghadapinya” ujar Mieftah yang merupakan mahasiswi Psikologi semester 4 asal Padang.

Menurut Bapak Gatot selaku Kabag Pendidikan dan Pelatihan RSJ Lawang mengatakan bahwa agenda termasuk dalam misi yang ada di RSJ Lawang yaitu menjadi wadah pelatpendidikan ihan dan pelatihan bagi mahasiswa amupun masyarakat umum. “ini bagian dari program kami, semoga kunjungan ini bermanfaat dan menjadi motivasi bagi calon psikolog masa depan”, sebut bapak yang juga seorang psikolog itu.

RSJ lawang merupakan rumah sakit yang tidak hanya sebagai tempat orang gangguan jiwa melainkan juga tersedia layanan kesehatan pada umumnya. Seperti dokter spesialis organ dalam, spesialis kecantikan kulit dan sebagainya. “ kita menyediakan berbagai layanan, tidak hanya orang yang memiliki gangguan mental tapi RSJ ini mengobati berbagai penyakit yang dialami manusia pada umumnya” sambung Gatot.

0 komentar

Dekan Baru UIN Maliki Dilantik

xpelantikaan dekan

Dekan Fakultas di lingkungan UIN Maliki masa jabatan 2013-2017 hari ini (3/6) telah resmi dilantik sebagai dekan. Enam orang yang terpilih menjadi dekan yaitu Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Nur Ali, M. Pd, Fakultas Syariah, Dr. H. Roibin, M.HI, Fakultas Ekonomi Salim al Idrus, MM., M.Ag, Fakultas Humanira dan Budaya Dr. Hj. Istiadah, MA., Fakultas Saintek Dr. Hj. Bayyinatul M., drh., M.Si dan Fakultas Psikologi dipimpin oleh Dr. H. Lutfi Mustofa, M.Ag. 

Momen sakral itu langsung dipimpin Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo di Aula gedung Rektorat Lt. 5. Tepat pukul 10.00 WIB, acara tersebut dimulai dan dihadiri ratusan tamu undangan. Para dekan terpilih langsung diambil sumpah untuk senantiasa mengabdi dan menjalankan tugas mulia tersebut dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab yang tinggi.

Prof. Muji berharap, para dekan terpilih tersebut untuk senantiasa menjaga tradisi yang sudah ada di UIN Maliki, salah satunya yaitu budaya santun dan shalat berjamaah di masjid. Menurut bapak tiga anak tersebut hal itu sudah menjadi icon UIN Maliki dan tidak bisa diganggu gugat. “Jamaah adalah salah satu pondasi agar manusia itu menjadi baik dan memiliki akhlakul karimah baik pada sang pencipta maupun sesama manusia,” katanya.

Selain itu, diharapkan kepada semua pimpinan yang hari ini dilantik untuk senantiasa tidak membuat kegiatan yang menyimpang dari roadmap yang dimiliki UIN Maliki. Jika masih ada yang mengadakan kegiatan yang tidak efektif dan tidak sesuai dengan tujuan yang diharapkan UIN Maliki, secepatnya harus dibenahi dan dievaluasi kembali.

Kampus UIN Maliki ini, kata dia, saat ini sudah masuk pada fase kedua, yaitu dimana perguruan tinggi yang mengintegrasikan dunai pesantren dengan kampus ini  akan terus berupaya menjadi kampus yang diakui dikancah internasional. Upaya menuju World Class University bukan lagi hanya sebatas omong kosong belaka. Akan tetapi, hal itu sudah mulai tampak nyata. Faktanya Islamic Development Bank (IDB) bank Islam dunia telah mengundang UIN Maliki sebagai satu-satunya kampus percontohan masa depan.

“Hal ini, sebagai bukti bahwa UIN Maliki tidak lagi menjadi kampus lokal tetapi menjadi kampus internasional yang tidak lagi oleh dunia dipandang sebelah mata,” ungkapnya serius.

Pertemuan di Tajikistan itu, tambahnya lagi, UIN Maliki telah masuk di pusaran perguruan tinggi dunia. Dan UIN Maliki Malang merupakan satu-satunya perguruan tinggi mewakili Indonesia yang bergabung dalam pertemuan yang dihadiri oleh 76 negera tersebut. “Saya berharap kepada semua elemen khususnya para pimpinan di Fakultas untuk terus mengembangkan dan menjaga tradisi di UIN Maliki ini,” harapnya.

Sementara itu, dipenghujung acara, Prof. Muji menyampaikan penuh khidmat bahwa, atas nama jajaran Kementerian Agama RI menyampaikan ucapan terimakasih yang mendalam kepada para dekan yang demisioner atas segala upaya dan perjuangannya selama memimpin di fakultas, dan semoga amal dan perjuangan Bapak/Ibu di catat sebagai amalan solihah dan diterima oleh Allah SWT. “Selamat bekerja, dan sosok pemimpin harus siap mengemban amanah dalam kondisi apa dan bagaimanapun,” pungkasnya mengakhiri.

0 komentar

Tugas dan Wewenang Ketua IMAKA

logo nganjuk

 

  1. Bertanggung jawab secara moral dan operasional terhadap terlaksananya program-program IMAKA Komisariat UIN Malang kepada Allah, Rasul dan umat (anggota IMAKA).
  2. Menjalankan fungsi pengelolaan dan kepemimpinan IMAKA Komisariat UIN Malang secara umum.
  3. Bersama wakil ketua dan pengurus IMAKA Komisariat UIN Malang yang lain menyusun program kerja untuk satu periode kepengurusan.
  4. Membuat laporan pertanggung jawaban kepengurusan yang disampaikan kepada seluruh anggota.
  5. Berdasarkan prinsip musyawarah, menunjuk pengurus yang lain (staffing) bersama anggota.
  6. Membuat keputusan tanpa melaui musyawarah jika keadaan dipandang mendesak/genting.
  7. Meminta pertanggungjawaban kepada setiap departemen-departemen dan kepanitiaan acara.
0 komentar

Tugas dan Wewenang Wakil ketua IMAKA

logo nganjuk

 

  1. Membantu menjalankan fungsi pengelolaan dan kepemimpinan IMAKA Komisariat UIN Malang secara umum.
  2. Bersama ketua dan pengurus IMAKA Komisariat UIN Malang yang lain menyusun program untuk satu periode kepengurusan.
  3. Membuat laporan pertanggung jawaban kepengurusan yang disampaikan kepada seluruh anggota.
  4. Membuat keputusan tanpa melaui musyawarah jika keadaan dipandang mendesak/genting, jika ketua berhalangan.
  5. Meminta pertanggung jawaban kepada departemen-departemen dan kepanitiaan acara IMAKA.
0 komentar

Tugas dan Wewenang Sekretaris IMAKA

logo nganjuk

  1. Bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan administrasi organisasi.
  2. Menerima dan meminta laporan dari departemen-departemen dan kepanitiaan acara IMAKA.
  3. Bertanggung jawab penuh kepada ketua IMAKA.
  4. Membuat laporan dari seluruh kegiatan IMAKA untuk dibawa dalam laporan pertanggung jawaban.
0 komentar

Tugas dan Wewenang Bendahara IMAKA

logo nganjuk

  1. Bertanggung jawab terhadap seluruh keuangan organisasi.
  2. Menyusun anggaran IMAKA Komisariat UIN Malang untuk satu masa kepengurusan.
  3. Membuat laporan keuangan/kekayaan IMAKA Komisariat UIN Malang.
  4. Bertanggung jawab kepada ketua IMAKA Komisariat UIN Malang.
0 komentar

Sejarah Lahirnya IMAKA

logo nganjuk

Perkembangan IMAKA di Malang

Terbentuknya organisasi daerah IMAKA merupakan satu perjalanan panjang yang penuh lika-liku, dimulai dari keinginan masing-masing individu untuk meleburkan diri dalam satu wadah yang nantinya dapat membawa mereka ke satu bentuk kemajuan pribadi yang capable dan septible untuk tampil di masyarakat nantinya.

Proses berdirinya IMAKA juga didorong oleh kepedulian dari teman-teman mahasiswa asal Nganjuk terhadap kondisi daerah yang memerlukan uluran tangan kaum intelektual yang mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM) tinggi serta mempunyai komitmen untuk benar-benar membantu masyarakat dan program Pemerintah Daerah tanpa didasari kepentingan politis apapun.

Proses-proses keinginan ini juga didorong oleh adanya perubahan di luar perencanaan mulai dari kondisi masyarakat di bidang ekonomi, sosial, budaya, maupun pendidikan, sehingga semua sadar bahwa belajar di bangku kuliah bukanlah suatu hal yang istimewa apabila tidak disertai dengan suatu kegiatan yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

Berbagai fakta telah membuktikan bahwa kebanyakan dari mereka yang menempuh studi di luar kota Nganjuk banyak yang tidak mempedulikan terhadap kondisi-kondisi masyarakat yang semuanya ini sedikit banyak akan membuat daerah Nganjuk kurang mendapat perhatian dari warganya sendiri yang mempunyai SDM tinggi, maka pada bulan Juni 2005 beberapa teman-teman mahasiswa asal Nganjuk yang menempuh studi di Malang, Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Universitas Islam Malang (UNISMA), Universitas Brawijaya (UNIBRAW), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Gajayana (UNIGA), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Politeknik Negeri Malang (POLINEMA), Universitas Widyagama (UNIGA), Institut Teknologi Nasional Malang (ITN), Universitas Kanjuruhan Malang (UKM), dan Universitas Merdeka Malang (UNMER) berkumpul di kampus Universitas Islam Negeri Malang untuk membentuk tim khusus guna memformat suatu wadah informasi dan komunikasi bagi mahasiswa Nganjuk yang ada di Malang.

Berbagai langkah dan perjuangan akhirnya dapat dilaksanakan walaupun harus mengorbankan waktu demi organisasi yang dinantinya akan terbentuk. Dari hasil perjuangan itu, maka pada Tanggal 04 Desember 2005 teman-teman mahasiswa asal Nganjuk berkumpul kembali di Universitas Islam Negeri Malang dan mendeklarasikan nama IMAKA kembali sebagai satu-satunya wadah informasi dan komunikasi mahasiswa asal Nganjuk di Malang. Dulunya organisasi mahasiswa Nganjuk yang ada di Malang bernama Persatuan Mahasiswa Anjuk Ladang (PERMAL) yang berada di UIN Malang yang kemudian dirubah menjadi IMAKA demi tercapainya persatuan seluruh mahasiswa Nganjuk yang masih studi di kota Malang.

Sejak itu, IMAKA mulai melakukan konsolidasi dan mencoba memperbaiki manajemen organisasi dan berusaha menyebarluaskan informasi IMAKA ke seluruh Perguruan Tinggi (PT) yang ada, khususnya di kota Malang. Dalam usaha untuk mengefektifkan kinerja IMAKA di Malang, maka dibentuklah IMAKA di setiap kampus yang mempunyai hak sendiri dalam mengatur rumah tangganya sendiri. Adapun tujuan nantinya, diharapkan IMAKA yang ada di setiap kampus dapat merekrut dan mengkader mahasiswa-mahasiswa asal Nganjuk.

Selanjutnya, IMAKA Komisariat UIN Malang berusaha untuk melaksanakan apa yang diamanatkan oleh IMAKA Cabang Malang. Di samping itu, tidak lupa seperti tujuan semula ialah dalam rangka membina ukhuwah bagi mahasiswa UIN Malang pada khususnya dan mahasiswa perguruan tinggi lain pada umumnya yang berasal dari Nganjuk. Selain itu juga, dalam rangka memberikan wadah dalam menyalurkan bakat, kreatifitas dan sebagai media pembelajaran berorganisasi.

0 komentar

Visi dan Misi IMAKA

logo nganjuk

Visi :

Menjadi Orda yang mampu bersaing dengan dunia global serta menjadi wadah kreatifitas dan dedikasi dalam mengabdikan diri kepada daerah.

Misi :

Meningkatkan intelektualitas dan ukhuwah di kalangan Mahasiswa Malang asal Nganjuk.

0 komentar

PMB UIN Maliki 2013 : Jurusan Farmasi Jadi Rebutan

UIN malang

Menyambut tahun akademik 2013/2014, UIN Maliki langsung tancap gas. Tak tanggung-tanggung, panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) memberikan peluang bagi calon mahasiswa baru (camaba) melalui 7 jalur, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru-Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (SPMB-PTAIN) prestasi akademik, SPMB-PTAIN ujian tertulis, jalur mandiri prestasi, jalur mandiri ujian tertulis, dan jalur mandiri luar negeri. 

Menurut Ketua Panitia PMB UIN Maliki Malang Helmi Saifuddin, PMB tahun ini UIN Maliki membuka satu program studi baru yaitu Jurusan Farmasi. Prodi yang bernaung di bawah Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) ini memiliki jumlah peminat paling banyak pada jalur SNMPTN, dibanding dengan prodi lainnya. Padahal, kuota mahasiswa baru UIN Maliki tahun 2013 hanya 3047 orang saja, dengan  jumlah cadangan 10-16 %. Dari keseluruhan kuota tersebut, di ambil 80% dari jalur nasional dan 20% dari jalur mandiri. Hingga berita ini diturunkan, khusus jalur SNMPTN mencapai 1632 pendaftar. “Dinyatakan lolos seleksi PMB UIN Maliki Malang melalui jalur SNMPTN sebanyak 848 orang,” terang Helmi.

Adapun parameter yang menjadi acuan dalam seleksi PMB UIN Maliki jalur SNMPTN 2013, menurut Helmi meliputi akreditasi sekolah, kepemilikan, rasio pendaftar, dan rata-rata IPK alumni di UIN Maliki sebanyak 40%. Selanjutnya 50% diambil dari siswa yang berprestasi dengan parameter nilai rata-rata raport semester 1-5. Tidak hanya itu, kesesuaian jurusan SMA/MA/SMK dengan pilihan prodi yang diambil di UIN Maliki juga menjadi salah satu pertimbangan. “Pertimbangan terakhir yaitu mencakup wilayah dengan bobot penilaian sebesar 10%,” pungkasnya.

Sementara itu, menyoal program Beasiswa Pendidikan Miskin Berprestasi (Bidikmisi), ayah dua anak itu menjelaskan ada perbedaan yang mendasar. Jalur Bidikmisi tahun ini memiliki peraturan yang berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini camaba bisa mendapatkan beasiswa Bidikmisi dengan syarat telah diterima di salah satu universitas terlebih dahulu, baru setelah itu mereka yang mendaftar akan diverifikasi ulang kelayakannya. “Jumlah kuota Bidikmisi tahun ini UIN Maliki mendapat jatah 170 kursi, yang tersebar di berbagai program studi yang ada di UIN Maliki ini,” jelasnya saat ditemui di kantor Information Centre.

0 komentar
 
Support : Aditya Nusantara | Berita Terbaru | Berita Kampus
Copyright © 2014. IMAKA MALANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger