Featured Post Today
print this page
Latest Post

UM Tuan Rumah KRI Tingkat Regional IV

KRI UM

IMAKA MALANG - Universitas Negeri Malang (UM) menjadi tuan rumah kegiatan KRI (Kontes Robotika Indonesia) Tingkat Regional IV. Kegiatan yang merupakan acara tahunan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini digelar pada Sabtu (3/05/2014) di Graha Cakrawala UM.

Pertandingan KRI Tingkat Regional IV terbagi ke dalam 5 kategori yaitu Divisi KRAI (Kontes Robot ABU Indonesia) Divisi KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia) Beroda Divisi KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia) Berkaki Divisi KRSBI (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia) dan Divisi KRSI (Kontes Robot Seni Indonesia). Peserta kompetisi ini telah terseleksi 29 perguruan tinggi atau sebanyak 79 tim yang terdiri atas  11 tim KRAI 26 tim KRPAI beroda 20 tim KRPAI berkaki 6 tim KRSBI dan 16 tim KRSI.

Kegiatan juga dihadiri oleh Rektor UM Prof. Dr. H. Suparno beserta jajaranya Direktur Direktorat P2M Ditjen Dikti Prof. Drs. Agus Subekti M.Sc. Ph.D dan 10 orang dewan juri yang diketuai oleh Dr. Ir. Wahidin Wahab M.Sc. Dalam sambutanya Rektor menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Direktorat DP2M Dikti karena telah menunjuk UM sebagai penyelenggara kontes Robot Indonesia Regional IV. "Kami berkomitmen tinggi untuk bisa mempersiapkan dan menyelenggarakan kontes ini dengan maksimal guna meningkatkan kemampuan generasi muda dalam bidang teknologi terutama dunia robotik. Rasa terima kasih saya sampaikan kepada seluruh panitia dan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro atas terselenggaranya kontes ini" ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Direktorat P2M Ditjen Dikti juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor UM dan jajarannya selaku tuan rumah dan seluruh panitia penyelenggara atas terselenggaranya kontes ini.  "Saya ucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah lolos sampai babak regional. Kontes ini sudah menjadi bagian kontes kreativitas tingkat tinggi karena mahasiswa  dituntut kreatif menciptakan karya robotiknya dengan menampilkan keunikan yang beragam" paparnya.

Dalam pelaksanaan KRI tahun 2014 ini dibagi dalam 5 regional Regional 1 (Sumatera) digelar di Kota Padang Regional 2 (Jakarta dan Jawa Barat) digelar di Jakarta Regional 3 (Jawa Tengah) digelar di Kota Semarang Regional 4 (Jawa Timur) digelar di Kota Malang dan Regional 5 (Indonesia Timur) digelar di Kota Mataram. Pemenang hasil  penyaringan di tingkat regional berhak mengikuti  kompetisi tingkat nasional yang akan digelar di Yogyakarta.

Setelah berkompetisi penuh sportivitas diperoleh pemenang sebagai berikut; pada KRAI adalah Tim Rine dari ITS Surabaya pada KRPAI Beroda Tim J-Land V.2 dari Universitas Bhayangkara Surabaya pada KRPAI Berkaki Tim Dome dari UMM Malang pada KRSBI Tim Eros dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan pada KRSI adalah Tim Zafrahzahirah dari Universitas Brawijaya Malang.

===============
Sudah banyak bisnis online menawarkan hasil melimpah dengan syarat cari downline terlebih dahulu. Bisnis online yang kami tawarkan berbeda dan tidak perlu cari downline. Cukup sekali daftar dan rasakan manfaatnya. Klik disini

0 komentar

LP2M-LPDP Sambut Indonesia Emas

IMAKA MALANG - Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) hadir di UIN Maliki, Selasa (29/4). Kehadiran lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia itu dalam rangka mengisi kuliah tamu yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Maliki.

Kuliah tamu yang bertemakan Prospek Sinergi Program LPDP dan Perguruan Tinggi Dalam Pembangunan Menuju Indonesia Emas itu digelar di Ruang Pertemuan lt.3 Gedung Soekarno. Dengan dimoderatori oleh Ketua LP2M Dr. Hj. Mufidah Ch, M. Ag., Mokhamad Mahdum menjadi narasumber dari LPDP. Dalam pemaparannya,    Mahdum menjelaskan banyak  hal terkait fungsi, tugas, dan program LPDP. Salah satu program unggulan yaitu beasiswa S-2 dan S-3 di dalam ataupun luar negeri bagi lulusan S-1 yang berprestasi. “LPDP akan intens dalam hal pendidikan. Kami menyiapkan dana cukup besar bagi pendidikan berupa beasiswa pascasarjana dalam ataupun luar negeri, dana penelitian, ataupun short course,”paparnya.

Acara semakin hangat dengan dibukanya sesi tanya jawab. Usai kuliah tamu, acara ditutup dengan penandatanganan Memoar of Understanding (MoU) antara LPDP dengan UIN Maliki. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Agus Maimun, M. Pd., Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Muhaimin, MA., serta pejabat dekanat fakultas di lingkungan UIN Maliki.

0 komentar

Listrik Hijau dari Limbah Tebu

marss

JAKARTA - Jeli. Itulah kunci inovasi. Satu kata inilah yang mendorong lahirnya teknologi energi terbarukan dari tanah Yogyakarta.

Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) ini jeli melihat potensi dari limbah tebu yang banyak mereka temui. Melalui serangkaian penelitian, Rivandi Pranandita Putra, Agustinus Wahyu Krisnanta dan Latiful Muttaqin pun menyulap limbah tebu tersebut menjadi sumber energi terbarukan dalam bentuk biobriket limbah ampas tebu dengan enceng gondok (Biolatek).

Sang Ketua Tim, Rivandi, memaparkan, jika diolah, limbah ampas tebu masih berpotensi menjadi sumber energi alternatif. Dalam satu kilogram limbah ampas tahu saja masih ada setidaknya 2,5 persen gula senilai 1.825 kkal. Jika mencampurnya dengan sumber biomassa lain, maka nilai kalor ampas tebu tersebut dapat meningkat. Rivandi dkk memilih enceng gondok sebagai campuran.

"Melihat luasnya perkebunan tebu di Indonesia yang akan terus bertambah seiring dengan gerakan swasembada gula nasional,  pemanfaatan limbah ampas gula ini tentu menjadi potensi baru pengembangan energi di tanah air," kata Rivandi, seperti dinukil dari laman UGM, Selasa (29/4/2014).

Menurut Rivandi, biobriket dari ampas tebu dan enceng gondok ini dimanfaatkan sebagai sumber energi rumah tangga dan industri. Dia berharap, suatu saat biobriket dapat juga menjadi sumber energi bagi pembangkit listrik.

"Semoga biobriket ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap pemakaian bahan bakar fosil dan mewujudkan Indonesia mandiri energi," tuturnya.

Tidak hanya aplikatif, inovasi Biolatek juga diganjar sebagai juara dalam lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional MIPA Road to Scientific Paper and Seminar (MARSS) 2014, belum lama ini. Dalam kegiatan yang dipusatkan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tersebut, Rivandi dkk berhasil meraih juara II dan unggul dari 80 tim lainnya dari berbagai kampus di Tanah Air.

===============
Sudah banyak bisnis online menawarkan hasil melimpah dengan syarat cari downline terlebih dahulu. Bisnis online yang kami tawarkan berbeda dan tidak perlu cari downline. Cukup sekali daftar dan rasakan manfaatnya. Klik disini

0 komentar

Biogas Bisa Jadi Bahan Bakar Kendaraan Bermotor

biogas

JAKARTA - Biogas merupakan sebuah alternatif energi dengan memanfaatkan limbah yang biasa digunakan oleh warga setempat sebagai bahan bakar untuk keperluan memasak. Padahal, jika diproses lebih lanjut, biogas ternyata bisa menghasilkan listrik dan menggerakkan mesin.

Oleh karena itu, sejumlah peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang tergabung dalam grup riset 'Sains untuk Rakyat' melakukan serangkaian riset dan uji coba pengolahan biogas dalam tahapan lebih lanjut. Mereka ialah Wiratni, Aswati Mindaryani, Imam Prasetyo, Teguh Ariyanto, dan Jayan Sentanuhady.
Grup ini didukung oleh Anies Mutiari dari LIPI Bandung untuk pengembangan unit pilot purifikasi biogas dan Daniel Tanto dari UD Santosa Teknik Klaten yang menjadi mitra dalam modifikasi generator listrik dan mesin-mesin industri kecil untuk dioperasikan menggunakan biogas.

Melalui riset tersebut, Wiratni dan kawan-kawan bertekad menjadikan biogas sebagai pengganti bahan bakar konvensional, baik bensin maupun solar untuk menggerakkan mesin-mesin pada industri kecil. Selain itu, tim juga bermaksud untuk mengonversi biogas menjadi listrik dan menjadikan biogas sebagai bahan bakar kendaraan bermotor.

Hal tersebut diwujudkan dengan membuat sebuah sistem purifikasi dan penyimpanan biogas dalam kemasan tabung atau tangki. "Dengan dikemas dalam tabung bisa lebih meningkatkan nilai jual biogas dan mudah dalam pendistribusiannya ke berbagai daerah," ujar Wiratni, seperti disitat dari situs UGM, Jumat (25/4/2014).

Sebelum dilakukan penyimpanan biogas dalam tabung atau penggunaan lain, misalnya sebagai bahan bakar generator listrik, terlebih dulu dilakukan pemurnian atau purifikasi. Mengapa harus dimurnikan dulu?

Wiratni menjelaskan, dalam biogas terkandung sekitar 50-60 persen metana yang merupakan bahan bakar. Sementara 40 persen sisanya adalah senyawa-senyawa pengotor, seperti karbondioksida, uap air, dan hidrogen sulfida.

"Gas-gas pengotor tersebut tidak bisa terbakar dan menurunkan nilai kalor biogas, bahkan menimbulkan korosi (karat) sehingga harus dihilangkan dulu sebelum biogas dipakai untuk pembangkit listrik atau dikompresi untuk disimpan dalam tabung," ungkapnya.

Dia menyebut, kontrol terhadap unsur-unsur dalam biogas sangat diperlukan agar diperoleh kadar metana (CH4) yang maksimal dan kandungan karbondioksida seminimal mungkin. Sistem purifikasi yang dikembangkan oleh grup riset 'Sains untuk Rakyat' mampu memurnikan biogas hingga kadar metana di atas 80 persen.

"Hasil terbaik dari proses pemurnian yang pernah diperoleh menghasilkan kadar metana hingga 95 persen, tetapi kami masih menguji reproducibility dari hasil ini. Efisiensi penyimpanan dan pemanfaatannya mencapai dua kali lipat biogas yang tidak dimurnikan dengan baik," papar Wiratni.

Proses purifikasi biogas, kata Wiratni, dilakukan menggunakan resin yang dapat memisahkan karbondioksida dan hidrogen sulfida dari biogas dengan mekanisme pertukaran ion. Dengan demikian, alat purifikasi dapat dibuat ringkas dan hampir tanpa cairan sehingga dalam melakukan pemeliharaan tidak terlalu sulit atau repot terhadap kemungkinan terjadi kebocoran.

"Perawatan hanya dengan melakukan penambahan air secara berkala untuk sekadar membasahi permukaan resin. Karbondioksida dalam biogas akan terikat secara fisis dan mudah untuk dilepaskan kembali jika resin sudah jenuh (proses regenerasi resin)," urainya.

Kemudian, lanjutnya, resin yang telah dipakai perlu dilakukan regenerasi dengan larutan basa. Jika alat ini dipasang di lokasi peternakan, regenerasi dapat dilakukan dengan mencuci resin menggunakan urin sapi.

"Untuk saat ini masih dilakukan sejumlah pengujian di laboratorium untuk mengoptimalkan unit alatnya supaya dapat dibuat satu paket dengan genset biogas yang sudah banyak beredar di masyarakat," kata Wiratni.

===============
Sudah banyak bisnis online menawarkan hasil melimpah dengan syarat cari downline terlebih dahulu. Bisnis online yang kami tawarkan berbeda dan tidak perlu cari downline. Cukup sekali daftar dan rasakan manfaatnya. Klik disini

0 komentar

"Wine" dari Sirsak dan Nanas

wine

SURABAYA - Wine dikenal sebagai minuman berkelas. Biasanya minuman ini dibuat dari fermentasi anggur. Tetapi di tangan seorang dosen teknologi pertanian di Surabaya, Jawa Timur, wine bisa diolah dari beragam buah lokal. 

Thomas Indarto mengolah sirsak, mangga, nanas dan sawo menjadi minuman serupa wine. Bahkan, dosen jurusan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya ini tidak menggunakan teknologi yang rumit dalam proses pembuatan minuman tersebut.

Wine buah sirsat, misalnya. Pertama-tama, Thomas mencuci bersih buah sirsak yang akan digunakannya, kemudian memisahkan biji dan kulitnya. Tahap selanjutnya, merebus sirsak dengan air gula dengan persentase 15-20 persen hingga mendidih.

Setelah mendidih, rebusan sirsak didingankan dan ditutup rapat dalam persemaian dari toples steril. Fungsinya untuk menumbuhkan bakteri saccharomyces cerevisiae dan mengeluarkan gas CO2.

Pada proses akhir, Thomas tinggal memisahkan buah dan sarinya, kemudian diendapkan sampai didapat warna wine yang bening. Proses ini sendiri bisa berlangsung hingga enam bulan. Seperti halnya wine dari anggur, semakin tua usia wine ala Thomas rasanya juga semakin nikmat dan harganya kian mahal.

"Ide membuat wine dari buah-buah lokal ini berawal dari banyaknya impor wine di Indonesia. Padahal ragam buah di Indonesia seperti sirsak, mangga, sawo dan nanas memiliki cita rasa yang nikmat," ujar Thomas. 

Saat ini Thomas telah membuat wine dari sembilan jenis buah lokal yang ada di Indonesia. Dia menyimpan wine tersebut dalam belasan galon air mineral. Usia pembuatannya sendiri beragam, mulai tahun 2011 hingga 2014.

Untuk saat ini, Thomas tidak memiliki rencana untuk memproduksi wine buah lokal ini secara massal. Dia menggunakan wine buatannya sebagai bahan edukasi di laboratorium jurusan teknologi pangan tempatnya mengajar.

===============
Sudah banyak bisnis online menawarkan hasil melimpah dengan syarat cari downline terlebih dahulu. Bisnis online yang kami tawarkan berbeda dan tidak perlu cari downline. Cukup sekali daftar dan rasakan manfaatnya. Klik disini

0 komentar

Sekarang Sambil Facebook-an Bisa Dapat Uang

1222538-kum----rupiah-menguat-tipis--780x390

Halo sobat Facebooker, jika Anda berminat untuk mencari penghasilan tambahan lewat media internet dan Facebook, maka Anda sudah tepat membaca catatan sederhana ini, luangkan barang 5 menit saja ya, di jamin gak nyesel deh!! hehe..

Saya tulis catatan ini berdasarkan pengalaman pribadi saya dan sudah saya buktikan kebenarannya, jadi jangan berpikir yang tidak- tidak ya sobat...

Pertama saya mendapat info tentang bisnis ini dari seorang teman FB yang tidak saya kenal sebelumnya. Bahkan tinggalnya pun di kota yang sangat jauh dari kota saya. Awalnya saya sempat ragu, apa bisa mendapatkan uang dari Facebook?? Kalau bisa bagaimana caranya ya..??

Setelah beberapa hari mencari info lebih lanjut tentang bisnis ini , akhirnya saya mantapkan niat untuk mencobanya, pikir saya toh modal yang saya keluarkan tidak akan membuat kantong saya jadi kering, hehe . . .

Dag dig dug, 1 hari , 2 hari , 3 hari hasilnya belum kelihatan, tapi di hari ke 7 wow luaaaar biaasa!! Modal saya kembali + saya dapat untung yang berlipat-lipat!!!

Akhirnya terjawab sudah keraguan saya! Bisnis ini benar- benar terbukti bisa menghasilkan uang lewat Facebook dengan sangat mudah!! Sobat penasaran gimana rahasianya?? Langsung aja deh JOIN! Pertama KLIK DISINI , isi formulir pengunjung nya, klik MASUK HALAMAN UTAMA, trus klik MENU JOIN di halaman utama. Saya tunggu kabar baik dari Sobat, sukses selalu!
0 komentar

99 Cahaya di Langit Eropa part 2

99cahaya_part2

IMAKA MALANG - Perjalanan pasangan suami istri Rangga Almahendara (Abimana Aryasatya) dan Hanum Rais (Acha Septriasa) di benua Eropa masih terus berlanjut. Diceritakan diseri sebelumnya Hanum kehilangan sahabat karibnya Fatma ( Raline Shah) yang tiba-tiba menghilang dari Vienna tanpa memberi penjelasan apapun.

Disekuel keduanya ini konflik rumah tangga Rangga dan Hanum mulai ditampilkan, Hanum mulai merasa cemburu dengan Maarja (Marissa Nasition) teman satu kuliah sang suami yang semakin lama terlihat begitu dekat. Hanum bahkan sempat marah besar dan tidak mau mendengar sepatah kata pun dari mulut sang suami. Keadaan semakin parah ketika Hanum merasa hari spesialnya dilupakan oleh sang suami.

Ternyata bukan hanya Hanum dan Rangga yang terlibat konflik. Kedua sahabat Rangga yaitu Stephan (Nino Fernandez ) dan Khan  (Alex Abbad ) juga ikut 'memanas' mulai dari hal sepele hingga ke persoalan yang menyangkut tentang keyakinan. Tak jarang baku hantam nyaris saja terjadi jika tidak di lerai oleh Rangga. Merasa prihatin dengan kondisi persahabatan yang telah cukup lama dijalin, Rangga akhirnya mencoba mendamaikan meskipun ia juga punya persoalan yang lebih serius.

Di sisi lain, Hanum masih setia berbagai cerita ke Fatma via email tentang perjalanannya bersama sang suami ke berbagai pelosok benua Eropa tentang sejarah Islam. Ketika harapannya untuk bertemu Fatma mulai pupus, ternyata sang sahabat mulai membalas email dan mengajaknya untuk berkunjung ke Istanbul. 

Apakah konflik Rangga, Hanum, Khan dan Stephan terselesaikan? Apa alasan Fatma mengajak Hanum ke Istanbul serta kenapa ia menghilang tanpa penjelasan? 

Setelah terputus kisahnya di film pertama pada akhir tahun 2013, 99 Cahaya di Langit Eropa part 2 hadir untuk menjawab semua pertanyaan di film sebelumnya. Di sekuelnya ini, mata penonton akan tetap dimanjakan dengan pemandangan indah kota-kota di Eropa dan jejak-jejak Islam yang ada di dalamnya. Yang berbeda adalah, kali ini konflik akan lebih ditonjolkan ditengah berbagai macam keindahan yang ada di Eropa.

Darisinilah, penonton akan dibuat hanyut dengan perjuangan Rangga dan Hanum untuk mempertahankan cintanya sekaligus memperoleh nilai terbaik dari pendidikan yang dijalani. Berbeda dengan konflik karakter Stephan dan Khan, yang lebih memperlihatkan hilangnya rasa toleransi lantaran keduanya memiliki selera serta pemikiran yang selalu bersimpangan. Meskipun demikian, dari konflik tersebut penonton juga akan mendapat pesan positif/edukasi penting yang tidak kalah berharga dari pemaparan bukti-bukti sejarah di Eropa.

Secara keseluruhan, 99 Cahaya di Langit Eropa part 2 sangat menarik untuk disimak apalagi bagi Anda yang sudah menonton film sebelumnya. Di sekuelnya ini, penonton akan mendapat jawaban dari semua pertanyaan yang tersisa di film pertama. Walau film tersebut masih bernuansa religi tentang jejak-jejak kebesaran Islam, tapi bukan berarti agama laintidak bisa menikmati layar lebar garapan sutradara Guntur Soeharjanto ini. Di film 99 Cahaya di Langit Eropa part 2 kita akan diajarkan kembali tentang indahnya toleransi dan sifat saling menghargai diantara perbedaan yang ada.

Film adaptasi novel laris karya Hanum Rais ini masih turut dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Acha Septriasa, Raline Shah, Nino Fernandez, Marissa Nasution, Alex Abbad dan Gecca Tavara.

===============
Sudah banyak bisnis online menawarkan hasil melimpah dengan syarat cari downline terlebih dahulu. Bisnis online yang kami tawarkan tidak perlu cari downline. Cukup sekali daftar dan rasakan manfaatnya. Klik disini

0 komentar

Sepatu Dahlan

Sepatu dahlan

IMAKA MALANG - Nama besar Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN memang sudah diketahui seluruh masyarakat, tapi apakah Anda tahu bagaimana perjuangan hidupnya yang ternyata pernah mengalami hidup dibawah garis kemiskinan.

Film Sepatu Dahlan bercerita tentang perjalanan hidup seorang Dahlan Iskan (Aji Santosa) semasa kecil, ia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara yang bertempat tinggal di Kebon Dalem. Dahlan yang akan masuk kebangku SMP dijanjikan oleh ayahnya untuk dibelikan sepatu, namun harapan itu ternyata mendapat banyak sekali hambatan.

Ayah Dahlan (Donny Damara) hanya seorang buruh serabutan yang mendapat penghasilan seadanya, sedang sang ibu (Kinaryosih) bekerja sebagai pembatik didesanya, jadi tidak mudah untuk kedua orang tua ini untuk membelikan sepatu yang saat itu termasuk benda dengan harga mahal.

Penderitaan yang dialami Dahlan tidak hanya disitu, ia juga harus menuruti keinginan sang ayah untuk masuk ke pesantren Takeran karena terbentur dengan biaya sekolah yang tinggi. Padahal Dahlan ingin masuk ke SMP 1 Magetan. Perjuangan Dahlan memang berat, dimana ia harus berjalan kaki tanpa memakai sepatu untuk pergi kepesantren dengan jarak tempuh yang jauh.

Film garapan Benni Setiawan ini memang tepat rasanya untuk dijadikan tontonan bagi para anak bangsa, karena di film ini menampilkan kisah inspiratif tetapi juga penuh dengan pesan-pesan moral yang mulia seperti  ucapan Dahlan dalam salah satu adegan yaitu ingin menjadi orang kaya yang beriman.

Diproduksi oleh Mizan Production dan Semesta Pro & Expose Pictures, film ini berhasil dalam membentuk kembali rumah Dahlan tempo dulu, sehingga kediaman dan beberapa tempat lain di film ini seakan mirip dengan keadaan dimasa lalu. Detail dari setiap properti yang dipakai juga sangat teliti digunakan seperti rapor dan uang jaman dahulu yang digunakan selama syuting film ini.

Apalagi suasana di film ini semakin hidup dengan akting para pemainnya yang mampu membawa penonton ikut terhanyut didalamnya. Selain memberikan tontonan yang mendidik, film ini juga menampilkan adegan yang 'menyentuh' yang akan memancing para penontonnya meneteskan air mata.

Secara keseluruhan, film ini sangat layak untuk ditonton oleh semua kalangan usia khususnya para generasi muda, agar bisa mengambil contoh kegigihan sosok Dahlan yang berhasil keluar dari zona kemiskinan dari usaha kerasnya. Film ini turut dibintangi oleh beberapa aktor/aktris ternama seperti Aji Santosa, Donny Damara, Kinaryosih, Teuku Rifnu Wikana, Mucle Katulistiwa, H.Kirun, dan Ray Sahetapy.

===============
Sudah banyak bisnis online dengan tawaran hasil melimpah tapi harus cari downline terlebih dahulu. Tapi, bisnis online yang kami tawarkan tidak perlu cari downline. Cukup sekali daftar dan rasakan manfaatnya. Klik disini

0 komentar

Captain Amerika : The Winter Soldier

Captain America 2

IMAKA MALANG - Steve Rogers/Captain America (Chris Evans) masih mencoba beradaptasi dengan lingkungan barunya yang jauh lebih modern dan membantu Nick Fury (Samuel L. Jackson) di kesatuan SHIELD. Ketika mendapat tugas mendesak dari misi penyelamatan dari peristiwa pembajakan kapal laut, Captain America mulai merasa janggal karena ada misi dibalik misi tersebut. Hal itu terungkap saat Natasha Romanoff/Black Widow (Scarlett Johansson), asik melakukan misinya sendiri ditengah operasi yang dipimpin Captain America.

Merasa tidak sesuai dengan kinerja yang demikian, Captain America pun meluapkan emosinya kepada Nick Fury yang merasa sudah ada krisis kepercayaan di dalam tubuh SHIELD. Keadaan pun semakin parah ketika keselamatan Nick Fury terancam di 'kandangnya' sendiri. Darisanalah Captain America merasa galau untuk mencari seseorang yang bisa dipercaya penuh olehnya.

Disisi lain, musuh yang mencelakai Nick Fury ternyata datang dari masa lalu Steve Rogers yaitu Bucky Barnes/ Winter Soldier (Sebastian Stan). Keduanya diketahui sudah berteman akrab sejak kecil dan saling bahu membahu ketika masih bertugas di medan perang. Anehnya, Bucky sama sekali tidak mengenal Steve dan berusaha membunuhnya dengan keji. Atas dasar setia kawan dan melindungi dunia dari teror, Captain America pun mencoba mengungkap pelaku dari penyerangan terhadap Nick Fury dan mencari tahu kenapa Bucky bisa tidak mengenalnya.

Seru dan sangat menghibur, mungkin itulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan film Captain America: The Winter Soldier. Komentar tersebut bukanlah tanpa alasan, karena film adaptasi komik Marvel tersebut sudah menawarkan aksi yang sangat seru dari sosok Captain America di awal ceritanya, dimana ia dilibatkan untuk misi penyelamatan dari kasus pembajakan kapal milik SHIELD.

Jika Anda berfikir kalau Captain America: The Winter Soldier hanya 'menjual' karakter superhero dari sosok Steve Rogers saja, maka anggapan itu tentu menjadi kesalahan besar. Karena di film ini Anda juga akan dihibur dengan aksi memukau The Black Widow dan pimpinan dari kesatuan SHIELD, Nick Fury. Selain itu, ada juga sahabat baru Steve Rogers yang ikut serta di dalam misi penyelamatan kali ini yang bernama Sam Wilson alias Falcon (Anthony Mackie).

Meskipun tugas superhero sangatlah berat dan berbahaya, dibalik seragam serta tanggung jawabnya menjaga keamanan bumi, mereka tetaplah manusia. Oleh sebab itulah, nuansa humor nantinya akan terasa disela-sela aksi seru Captain Amerika dan kawan-kawan yang sebetulnya lumrah bagi orang biasa, seperti curhat tentang wanita, olahraga, kebutuhan tempat tinggal dan sebagainya.

Secara keseluruhan film Captain America: The Winter Soldier benar-benar menawarkan kisah yang sangat seru dan tentunya tidak boleh dilewatkan bagi Anda penggemar karakter superhero dari komik Marvel ataupun Captain America.

===============
Sudah banyak bisnis online dengan tawaran hasil melimpah tapi harus cari downline terlebih dahulu. Tapi, bisnis online yang kami tawarkan tidak perlu cari downline. Cukup sekali daftar dan rasakan manfaatnya. Klik disini

0 komentar

Taufik Ismail Semarakkan Malam Pujangga

malam pujangga

IMAKA MALANG - Salah seorang sastrawan besar Indonesia yaitu Taufik Ismail berbagi ilmu di Gedung  Sasana Budaya  Universitas Negeri Malang (UM) pada Kamis (17/04/2014). Kehadirannya di UM dikemas secara sastra oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Indonesia (Sasindo) dalam kegiatan bertajuk Malam Pujangga.  Kegiatan yang dimulai pada pukul 19.00 ini dihadiri oleh Prof. Dr. Moh. Ainin M.Pd. Wakil Dekan III Fakultas Sastra Prof. Dr. Suyono M.Pd. Ketua Jurusan Sasindo Mustofa Kamal M.Pd. Pembina HMJ Sasindo dosen mahasiswa dan perwakilan komunitas sastra baik dari dalam maupun luar kota. Mustofa Kamal mengaku senang dengan terselenggaranya kegiatan ini. "Kegiatan Malam Pujangga ini sangat bermanfaat kita tidak hanya mengenal Tufik Ismail lewat buku namun juga dapat bertemu dan berbagi pengalaman dengannya" ujar Dosen Jurusan Sasindo ini.

Kegiatan Malam Pujangga dimeriahkan oleh berbagai penampilan yang bernuansa sastra. Acara dibuka dengan penampilan musik dari Harmoniora kemudian dilanjutkan dengan musikalisasi puisi dari perwakilan offering Sasindo  hingga teatrikalisasi puisi dari  Griya Sasindo dan Teater Pelangi. Setelah nuansa sastra berhasil dihidupkan lewat penampilan tadi giliran Taufik Ismail menyampaikan ilmunya.  Secara garis besar pria berdarah Melayu-Jawa ini berbagi cerita mengenai perkembangan sastra Indonesia dalam bidang pendidikan dari waktu kewaktu. Hal ini sesuai dengan tema yang diangkat yaitu Napak Tilas Perkembangan Sastra Indonesia dalam Prespektif Taufik Ismail.

Taufik Ismail menegaskan bahwa kerisauan yang terjadi dalam pelajaran Bahasa Indonesia saat ini adalah kurangnya kesempatan untuk mengajarkan membaca sastra dan menulis karangan. "Pelajaran Bahasa Indonesia yang diajarkan sejak SD hingga SMA didominasi oleh tata bahasa dan mengesampingkan sastra" jelasnya.  Menurut Taufik sastra perlu diajarkan karena dapat merangsang siswa untuk mau membaca dan berkarya dalam bentuk tulisan.  "Mulai saat ini biasakanlah menulis dengan cara menuliskan pengalaman yang dialami dan gagasan gagasan yang keluar dari dalam diri kalian!" pesan Taufik. Di akhir acara Taufik Ismail membacakan puisinya yang  berjudul Kupu-Kupu dalam Buku.

===============
Sudah banyak bisnis online dengan tawaran hasil melimpah tapi harus cari downline terlebih dahulu. Tapi, bisnis online yang kami tawarkan tidak perlu cari downline. Cukup sekali daftar dan rasakan manfaatnya. Klik disini

0 komentar
 
Support : Aditya Nusantara | Berita Terbaru | Berita Kampus
Copyright © 2014. IMAKA MALANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger