Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kalender Layanan Online Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016

Logo_UIN_Maulana_Malik_Ibrahim_Malang

PENGUMUMAN Nomor : Un.03/KM.00.3/5698/2015 tentang Jadwal Kegiatan Layanan Online Semester Genap 2015/2016 dapat didownload

Google Drive (Login ke Google Drive) : DISINI
Alternatif (Tanpa Harus Login ke Google Drive) : DISINI

Pemberitahuan Tentang UAS Semester Ganjil Tahun Akademik 2015/2016

Google Drive (Login ke Google Drive) : DISINI
Alternatif (Tanpa Harus Login ke Google Drive) : DISINI

1 komentar

Daftar Calon Mahasiswa Baru UIN Malang Jalur SNMPTN 2015

snmptn-2014

Pengumuman

Penerimaan Mahasiswa Baru Hasil Seleksi Jalur SNMPTN

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun Akademik 2015/2016

Lembar Pengumuman dan tata cara daftar ulang 

(halaman 1) ------> syaratdaftarulang1

(halaman 2) ------> syaratdaftarulang2

Nama-nama yang dinyatakan diterima -----> diterimasnmptn2015

Berkas kelengkapan untuk mengisi biodat dan daftar ulang

1. Surat Pernyataan ------> unggah

0 komentar

Kalender Akademik Universitas Airlangga Tahun 2014/2015

topisarjana

Kalender Akademik Universitas Airlangga (UNAIR) Tahun Akademik 2014/2015

Klik disini

0 komentar

Osjur BSA : Tanamkan Skill Berbahasa Arab

pba

Guna menyambut dan memperkenalkan jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) kepada Mahasiswa Baru (MaBa), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa dan Sastra Arab (BSA) yang dikomandani oleh saudara Ach. Mukhlis Ridlo bergerak cepat untuk adakan “Ayamul Ittijahi ‘Adabi”.

Kegiatan yang diikuti oleh 128 Mahasiswa Baru (MaBa) ini, digelar dalam 2 season. Season pertama in door di Auditorium Fakultas Humaniora Lt. 3 (6-7/09), dan outdoor di Coban Talun-Batu- Malang (13-14/09).

Di awal sambutannya mukhlis selaku Ketua Himpunan Mahasiswa (HMJ) Bahasa dan Sastra Arab (BSA)  mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru (MaBa) angkatan 2014. “selamat datang dan selamat bergabung di Jurusan Bahasa dan Sastra Arab. Semoga pilihan anda ini, benar-benar mampu mengantarkan kesuksesan anda nantinya’’, ujar mahasiswa jurusan bahasa dan sastra arab semester 5 tersebut.

Selain itu, mahasiswa kelahiran banyuwangi ini, menambahkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini, tidak lain untuk memperkenalkan Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Kepada Mahasiswa Baru (MaBa) dan menggali potensinya dalam berbahasa arab. Hal ini terbukti dengan diadakannya lomba-lomba berbahasa arab ketika out door, seperti: Lomba debat bahasa arab dan Pidato Bahasa Arab. “Dengan diadakan lomba ini, saya sangat berharap nantinya akan bermunculan debater dan ahli pidato ulung dari mahasiswa baru yang akan kami kirim pada event-event lomba nasional”, harapannya.

0 komentar

Kreasi Baru Jejaring Sosial Buatan Mahasiswa UIN Maliki Malang

kwiku

IMAKA MALANG - Siapa yang tak kenal jejaring sosial di jaman yang serba teknologi ini? Facebook, twitter, atau jejaring sosial lainnya sudah menjadi teman dekat manusia di dunia.

Namun, perkembangan dunia maya tidak berhenti sampai di situ saja. Baru-baru ini contohnya, seorang mahasiswa jurusan Teknologi Informatika (TI) UIN Maliki Malang mampu berinisiatif untuk membuat satu jejaring sosial yang tak kalah menarik. Situs jejaring sosial itu bernama kwikku.com. Inilah paparan selengkapnya.

Hamdi, begitulah ia biasa disapa. Mahasiswa jurusan Teknik Informatika (TI) UIN Maliki Malang ini mulai banyak dikenal publik satu tahun belakangan ini. Pasalnya, ia telah berhasil menciptakan sebuah situs jejaring sosial yang tak kalah populernya dengan situs-situs jejaring sosial yang ada. Kwikku.com adalah situs yang berhasil ia ciptakan dengan tangannya sendiri.

Ketika ditemui di sela-sela kesibukannya di Fakultas Saintek, ia mulai bercerita tentang perjalanannya mengembangkan kwikku.com. Disambut dengan senyumnya yang ramah, Gema pun dipersilakan untuk wawancara. “Awalnya saya iseng blogging di dunia maya dengan memposting komik-komik dari berbagai bahasa yang kemudian saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Ternyata banyak yang megomentari layaknya obrolan,” jelas mahasiswa asal Ambon ini. Akhirnya, imbuh Hamdi, saya berinisiatif untuk membuat situs kwikku.com tersebut. Di awal perjalanannya mengembangkan kwikku.com, ia tak sendiri. Ia mengajak teman seperjuangannya, Ifa Alif.

Optimis dan yakin adalah bekal yang dibawa Hamdi untuk mempromosikan karyanya ini untuk dikenal di Indonesia. Ia ingin orang Indonesia mencintai produk asli. “Kenapa harus menggunakan produk luar kalau Indonesia bisa?” ungkap mahasiswa semester 7 ini. Ia mendedikasikan kwikku.com ini untuk Indonesia. Ia mengaku bahwa salah satu motivasi membesarkan kwikku.com ini ialah untuk membanggakan Indonesia.

Pro dan Kotra adalah hal yang lumrah. Begitu pun yang dialami Hamdi. Namun, ia terus berjuang untuk mempromosikan kwikku.com di kancah nasional. Sudah banyak ajang-ajang penghargaan yang ia dan timya ikuti. “Kwikku.com pernah meraih juara Jawa Timur di ajang Cakrawala Award,” tuturnya. Jejaring sosial ini memang terbilang unik. Karena kwikku.com merupakan jejaring sosial yang berbasis popularitas. Tak hanya itu, berselancar di kwikku.com pun dapat menggunakan bahasa lokal, seperti bahasa jawa.

Kini Hamdi menggandeng 10 orang sebagai tim pengolah kwikku.com. Tim tersebut menjadi 3 bagian, ada desain, koding, dan fitur yang berpusat di kantor kwikku.com yang terletak dekat alun-alun kota Malang. Walaupun tak pernah ada gaji, namun Hamdi dan timnya tetap bertekad menjadikan kwikku.com sebagai produk IT andalan Indonesia. Rasa memiliki-lah yang terus dipegang oleh tim kwikku.com untuk mengembangkan situs jejaring sosial ini.

Pengguna kwikku.com kini sudah mencapai sekitar 43.000 orang. Dan uniknya ini hanya berselang selama sekitar setahun sejak berdirinya kwikku.com, November 2013 lalu.  Berusaha untuk terus memberikan fitur-fitur berbeda dan menarik adalah komitmen dari kwikku.com. Bukan hanya status-status alay yang dijadikan headline, namun kwikku.com mempunyai program untuk meletakkan status yang berisi pengetahuan di atas headline. “Kami ingin pengguna kwikku.com lebih cerdas dan lebih produktif. Jadi tidak hanya bersifat hiburan saja,” papar mahasiswa kelahiran 18 Agustus 1993 ini. Ia pun berharap agar kwikku.com dapat diikuti oleh 95.000 pengguna aktif, dan kwikku.com meluas menjadi situs yang dapat diandalkan untuk berbisnis.

sumber : UIN Malang

0 komentar

Di Jepang, Hubungan Orangtua-Anak Semakin Dekat berkat Pekerjaan Rumah Tangga

orangtua dan anak

Tugas rumah tangga atau pekerjaan domestik terkadang hanya dilakukan oleh orangtua atau malah dilimpahkan kepada asisten rumah tangga. Namun, di Jepang, pekerjaan domestik dimanfaatkan sebagai aktivitas yang mempererat hubungan antar-anggota keluarga.

Penulis buku Parenting Without Borders: Surprising Lessons Parents Around the World Can Teach Us, Christine Gross-Loh, mengisahkan mengenai pengalamannya tentang tradisi masyarakat Jepang yang memanfaatkan pekerjaan domestik untuk mempererat hubungan keluarga.

Gross-Loh bertemu dengan sang suami di pedesaan di pegunungan Jepang, saat keduanya menjadi mahasiswa di salah satu universitas di Jepang. Setelah berkeluarga, pekerjaan sang suami menuntut mereka untuk memboyong keluarganya dan menetap selama lima tahun di Negeri Sakura tersebut.

"Salah satu aspek budaya Jepang yang sangat membuat kami terkesan adalah betapa dekatnya hubungan keluarga. Kami menyadari, salah satu cara untuk dekat ialah dengan melibatkan anak-anak kami dalam pekerjaan domestik," ujar Gross-Loh seperti dikutip Parenting.

Lebih lanjut, Gross-Loh menjelaskan, orangtua dan guru di Jepang sangat percaya bahwa anak-anak mereka memiliki banyak kemampuan yang dapat memudahkan hidup kaum renta. Di Jepang, anak usia lima tahun diwajibkan untuk menyiapkan makanan untuk orangtua dan kakek nenek mereka.

"Guru anak saya secara rutin memberi tugas berupa menuliskan lima hal yang dilakukan anak untuk membantu keluarganya hari ini. Anak-anak Jepang menyiapkan bekal sekolahnya sendiri dan menyapu di rumah sepulang sekolah. Ini dilakukan setiap hari," ungkap Gross-Loh.

Menurut Gross-Loh, kedekatan dalam keluarga tidak hanya ditunjukkan dengan pelukan, rangkulan, atau menuliskan pesan pada bekal sekolah. Bagaimana anak mengerjakan tugas domestik adalah salah satu cara dalam membentuk kedekatan tersebut.

"Kami sama-sama memainkan peran untuk saling merawat satu sama lain, di mana pun kami berada," kata dia.

sumber : Kompas

0 komentar

Cucu Petani Jadi Wisudawan Terbaik IPB

Taman IPB

Berhasil menamatkan studi dan meraih gelar sarjana merupakan sebuah kepuasaan tersendiri bagi seorang mahasiswa. Apalagi ditambah dengan gelar lulusan terbaik yang dianugerahkan pada proses wisuda.

Kebanggan tersebut yang dirasakan oleh salah seorang wisudawan terbaik Institut Pertanian Bogor (IPB) pada wisuda periode Juni 2014, yakni Ahmad Solikhin. Lulusan terbaik Fakultas Kehutanan IPB itu mengaku, prestasi yang diraihnya saat ini menjadi bukti jika keterbatasan finansial bukan penghalang untuk memberikan hasil terbaik.

"Sebagai cucu dari seorang petani, keterbatasan finansial selama menempuh kuliah di IPB bukan menjadi halangan untuk mencapai mimpi. Karena di kampus pertanian ini tersedia banyak beasiswa," ujar Ahmad, seperti dikutip dari siaran pers, Senin (30/6/2014).

Selama mengikuti perkuliahan di IPB, dia mendapatkan banyak ilmu. Terutama untuk bidang studi yang digelutinya, yaitu pertanian tropika. Oleh karena itu, Ahmad berharap dapat mengaplikasikan semua ilmu yang diperoleh untuk menghadapi berbagai persoalan di masyarakat kelak.

"Tidak hentinya, ilmu dan teknologi di bidang pertanian tropika terutama kehutanan yang diberikan selama di IPB, telah membuka mata saya lebar-lebar akan eksistensinya di Indonesia dan dunia. Sebagai sarjana, merupakan kesempatan emas untuk mengamalkan ilmu dan skill yang dimiliki kepada masyarakat," ungkapnya.

Kebersamaan dengan segenap civitas academica IPS selama beberapa tahun terakhir merupakan kesempatan berharga bagi Ahmad. Selain itu, wadah untuk mengukir prestasi secara akademik dan non-akademik, lingkungan sosial IPB juga memberikan banyak pengalaman berharga baginya.

"IPB telah banyak memberikan warna dan arti dalam kehidupan saya. Nuansa kampus yang religius, fasilitas belajar mengajar yang memadai, keragaman budaya, dan keaktifan organisasi mahasiswa telah banyak memberikan kesempatan untuk memperoleh ilmu, pengalaman, dan skill yang luar biasa. Selama di IPB, moral saya dididik untuk menerapkan kejujuran, misalnya ujian tidak mencontek dan memiliki integritas yang baik," tutup Ahmad.

0 komentar

Raeni, Wisudawan Terbaik Unnes & Becak Sang Ayah

Raeni

SEMARANG - Datang ke lokasi wisuda bersama orangtua tercinta adalah tradisi bagi para wisudawan di berbagai kampus. Bagi Raeni, ini berarti menumpang becak yang digenjot sang ayah, Mugiyono.

Tidak ada raut malu di wajah wisudawan terbaik di Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu. Raeni tersenyum sumringah di atas becak sang ayah hingga ke lokasi wisuda. Pemandangan ini pun menyita perhatian para keluarga wisudawan dan puluhan wartawan di kampus Unnes.

Gadis berkerudung ini lulus dari jurusan Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Unnes. Sejak semester pertama, peraih Bidikmisi ini membuktikan, keterbatasan ekonomi bukan halangan meraih prestasi. Dia beberapa kali meraih nilai indeks prestasi (IP) sempurna, 4,00. Hingga akhir masa studinya, Raeni mempertahankan prestasi tersebut dan mengantongi nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) akhir 3,96.

Lulus kuliah S-1 bukan berarti perjalanan Raeni terhenti. Faktanya, Raeni menunjukkan tekad baja agar bisa menikmati masa depan yang lebih baik dan membahagiakan keluarganya.

"Selepas sarjana, saya ingin melanjutkan kuliah lagi. Penginnya melanjutkan (kuliah) ke Inggris. Ya, kalau ada beasiswa lagi," kata Raeni seperti dinukil dari laman Unnes.

Sang ayah pun mendukung sepenuh hati keinginan Alumnus SMK 1 Kendal yang ingin menjadi guru itu. Bahkan, Mugiyono rela mengajukan pensiun dini dari perusahaan kayu lapis agar mendapatkan pesangon.

Sebagai gantinya, Mugiyono pun mulai mengayuh becak sejak 2010. Setiap hari, dia mangkal di Kelurahan Langenharjo, Kendal; tidak jauh dari rumahnya.

"Sebagai tukang becak, penghasilan saya tidak menentu, sekira Rp10 ribu hingga Rp50 ribu. Karena itu, saya juga bekerja sebagai penjaga malam sebuah sekolah dengan gaji Rp450 ribu per bulan," ujar Mugiyono.

Menurut Rektor Unnes, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., pencapaian Raeni membuktikan, anak dari keluarga kurang mampu tidak memiliki halangan untuk bisa berkuliah dan berprestasi. Salah satu contohnya adalah Raeni.

Tidak hanya itu, Fathur meyakini, dalam waktu dekat, kaum dhuafa akan bangkit melalui pendidikan. Keyakinan Fathur cukup  masuk akal mengingat setiap tahun ada 50 ribu mahasiswa tidak mampu yang menerima Bidikmisi. Unnes sendiri menyalurkan setidaknya 1.850 Bidikmisi setiap tahun dan menyediakan 26 persen dari total jumlah mahasiswa mereka untuk para siswa dari keluarga tidak mampu.

"Kami sangat bangga dengan apa yang diraih Raeni. Anak-anak dari keluarga miskin akan segera tampil menjadi kaum terpelajar baru. Mereka akan tampil sebagai eksekutif, intelektual, pengusaha, bahkan pemimpin republik ini," kata Fathur.

sumber : Kompas

0 komentar

Lilik, Anak Petani yang Lulus Cumlaude

Lilik

SURABAYA - Semakin banyak pemuda Indonesia yang berhasil mematahkan ungkapan keterbatasan ekonomi menjadi penghambat berprestasi. Lilik Endrawati menambah panjang daftar tersebut. Berasal dari keluarga petani, dia berhasil menambatkan pendidikan sarjana di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Lilik mengaku tidak pernah menyangka bisa mendapatkan peringkat terbaik di tingkat Fakultas Ilmu Sosial (FIS) pada wisuda Unesa kali ini. Dia berhasil meraih gelar S.Sos dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,74 dengan predikat cumlaude.

Meski meraih peringkat terbaik, Lilik justru selalu mengingatkan diri untuk rendah hati dan bersyukur atas prestasi tersebut. "Kunci suksesnya karena usaha dan doa. Terutama doa orangtua saya di sana," kata Lilik, seperti dikutip dari laman Unesa.

Gadis berkulit sawo matang itu meraih gelar sarjana dengan skripsi yang berjudul "Analisis Diskursus Media pada Kasus Hubungan Seks Incest" dengan masa kuliah delapan semester. Sadar penghasilan orangtuanya sebagai petani pas-pasan, mahasiswa asal Tuban itu mencari sendiri biaya untuk perkuliahannya.

Bekerja untuk memenuhi biaya kuliah serta tekun belajar untuk meraih nilai terbaik tidak menghentikan Lilik untuk aktif dalam organisasi. Selama kuliah ia juga aktif dalam beberapa organisasi yakni sekertaris Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM) FIS dan pengelolahan jurnal ilmiah tingkat prodi Sosiologi.

Dia percaya, keterlibatan dalam organisasi dapat membentuk karakter diri yang bermanfaat ketika kelak terjun ke dunia kerja. "Kita harus menimba ilmu juga dalam bidang organisasi untuk menambah pengalaman pribadi dan membentuk karakter diri," urai dara kelahiran 17 Juli 1991 itu.

sumber : Okezone

0 komentar

SBMPTN: Kompetisi Meraih Kursi di PTN

ujian sbmptn2

IMAKA MALANG - Enam ratus ribu lebih calon mahasiswa berlomba memperebutkan kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) kali ini digelar di 43 PTN secara serempak. Kesemuanya terbagi dalam empat wilayah. UIN Maliki masuk dalam wilayah tiga bersama 16 PTN di Jatim. Pada pelaksanaanya di Kampus Hijau, turut hadir meninjau kegiatan tersebut yaitu Hidayat Nur Wahid mantan Ketua MPR RI, Prof. Dr. H. Imam Suprayogo, Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Mujdia Rahadjo beserta pejabat kampus, dan Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Yogi Sugito berserta jajaran dosen UB (17/6).

Dari sekian ribu peserta SBMPTN di UIN Maliki, ada yang datang dari pulau Borneo kalimantan. Sebut namanya Dina (18), calon mahasiswi ini ikut seleksi diantar oleh ayahnya. Ayahnya yang berprofesi sebagai PNS tersebut harus mengambil cuti untuk men-support putrinya agar lulus dalam seleksi ini. “Kami rela pergi jauh dari Kalimantan, berharap putri saya bisa masuk di PTN,” ungkap ayah Dina.

Pada kesempatan SBMPTN ini Dina memilih dua jurusan yaitu Farmasi dan Informatika di UIN Malang.  Pada seleksi ini, Dina harus melalui dua tahap seleksi yaitu Tes Kemampuan Dasar Akademik (TKDA) dan Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek). “Entah lulus ataupun tidak, pastinya saya hanya bisa berusaha. Selebihnya saya kembalikan kepada Allah,” ungkapnya.

0 komentar

Listrik Hijau dari Limbah Tebu

marss

JAKARTA - Jeli. Itulah kunci inovasi. Satu kata inilah yang mendorong lahirnya teknologi energi terbarukan dari tanah Yogyakarta.

Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) ini jeli melihat potensi dari limbah tebu yang banyak mereka temui. Melalui serangkaian penelitian, Rivandi Pranandita Putra, Agustinus Wahyu Krisnanta dan Latiful Muttaqin pun menyulap limbah tebu tersebut menjadi sumber energi terbarukan dalam bentuk biobriket limbah ampas tebu dengan enceng gondok (Biolatek).

Sang Ketua Tim, Rivandi, memaparkan, jika diolah, limbah ampas tebu masih berpotensi menjadi sumber energi alternatif. Dalam satu kilogram limbah ampas tahu saja masih ada setidaknya 2,5 persen gula senilai 1.825 kkal. Jika mencampurnya dengan sumber biomassa lain, maka nilai kalor ampas tebu tersebut dapat meningkat. Rivandi dkk memilih enceng gondok sebagai campuran.

"Melihat luasnya perkebunan tebu di Indonesia yang akan terus bertambah seiring dengan gerakan swasembada gula nasional,  pemanfaatan limbah ampas gula ini tentu menjadi potensi baru pengembangan energi di tanah air," kata Rivandi, seperti dinukil dari laman UGM, Selasa (29/4/2014).

Menurut Rivandi, biobriket dari ampas tebu dan enceng gondok ini dimanfaatkan sebagai sumber energi rumah tangga dan industri. Dia berharap, suatu saat biobriket dapat juga menjadi sumber energi bagi pembangkit listrik.

"Semoga biobriket ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap pemakaian bahan bakar fosil dan mewujudkan Indonesia mandiri energi," tuturnya.

Tidak hanya aplikatif, inovasi Biolatek juga diganjar sebagai juara dalam lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional MIPA Road to Scientific Paper and Seminar (MARSS) 2014, belum lama ini. Dalam kegiatan yang dipusatkan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tersebut, Rivandi dkk berhasil meraih juara II dan unggul dari 80 tim lainnya dari berbagai kampus di Tanah Air.

===============
Sudah banyak bisnis online menawarkan hasil melimpah dengan syarat cari downline terlebih dahulu. Bisnis online yang kami tawarkan berbeda dan tidak perlu cari downline. Cukup sekali daftar dan rasakan manfaatnya. Klik disini

0 komentar

Biogas Bisa Jadi Bahan Bakar Kendaraan Bermotor

biogas

JAKARTA - Biogas merupakan sebuah alternatif energi dengan memanfaatkan limbah yang biasa digunakan oleh warga setempat sebagai bahan bakar untuk keperluan memasak. Padahal, jika diproses lebih lanjut, biogas ternyata bisa menghasilkan listrik dan menggerakkan mesin.

Oleh karena itu, sejumlah peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang tergabung dalam grup riset 'Sains untuk Rakyat' melakukan serangkaian riset dan uji coba pengolahan biogas dalam tahapan lebih lanjut. Mereka ialah Wiratni, Aswati Mindaryani, Imam Prasetyo, Teguh Ariyanto, dan Jayan Sentanuhady.
Grup ini didukung oleh Anies Mutiari dari LIPI Bandung untuk pengembangan unit pilot purifikasi biogas dan Daniel Tanto dari UD Santosa Teknik Klaten yang menjadi mitra dalam modifikasi generator listrik dan mesin-mesin industri kecil untuk dioperasikan menggunakan biogas.

Melalui riset tersebut, Wiratni dan kawan-kawan bertekad menjadikan biogas sebagai pengganti bahan bakar konvensional, baik bensin maupun solar untuk menggerakkan mesin-mesin pada industri kecil. Selain itu, tim juga bermaksud untuk mengonversi biogas menjadi listrik dan menjadikan biogas sebagai bahan bakar kendaraan bermotor.

Hal tersebut diwujudkan dengan membuat sebuah sistem purifikasi dan penyimpanan biogas dalam kemasan tabung atau tangki. "Dengan dikemas dalam tabung bisa lebih meningkatkan nilai jual biogas dan mudah dalam pendistribusiannya ke berbagai daerah," ujar Wiratni, seperti disitat dari situs UGM, Jumat (25/4/2014).

Sebelum dilakukan penyimpanan biogas dalam tabung atau penggunaan lain, misalnya sebagai bahan bakar generator listrik, terlebih dulu dilakukan pemurnian atau purifikasi. Mengapa harus dimurnikan dulu?

Wiratni menjelaskan, dalam biogas terkandung sekitar 50-60 persen metana yang merupakan bahan bakar. Sementara 40 persen sisanya adalah senyawa-senyawa pengotor, seperti karbondioksida, uap air, dan hidrogen sulfida.

"Gas-gas pengotor tersebut tidak bisa terbakar dan menurunkan nilai kalor biogas, bahkan menimbulkan korosi (karat) sehingga harus dihilangkan dulu sebelum biogas dipakai untuk pembangkit listrik atau dikompresi untuk disimpan dalam tabung," ungkapnya.

Dia menyebut, kontrol terhadap unsur-unsur dalam biogas sangat diperlukan agar diperoleh kadar metana (CH4) yang maksimal dan kandungan karbondioksida seminimal mungkin. Sistem purifikasi yang dikembangkan oleh grup riset 'Sains untuk Rakyat' mampu memurnikan biogas hingga kadar metana di atas 80 persen.

"Hasil terbaik dari proses pemurnian yang pernah diperoleh menghasilkan kadar metana hingga 95 persen, tetapi kami masih menguji reproducibility dari hasil ini. Efisiensi penyimpanan dan pemanfaatannya mencapai dua kali lipat biogas yang tidak dimurnikan dengan baik," papar Wiratni.

Proses purifikasi biogas, kata Wiratni, dilakukan menggunakan resin yang dapat memisahkan karbondioksida dan hidrogen sulfida dari biogas dengan mekanisme pertukaran ion. Dengan demikian, alat purifikasi dapat dibuat ringkas dan hampir tanpa cairan sehingga dalam melakukan pemeliharaan tidak terlalu sulit atau repot terhadap kemungkinan terjadi kebocoran.

"Perawatan hanya dengan melakukan penambahan air secara berkala untuk sekadar membasahi permukaan resin. Karbondioksida dalam biogas akan terikat secara fisis dan mudah untuk dilepaskan kembali jika resin sudah jenuh (proses regenerasi resin)," urainya.

Kemudian, lanjutnya, resin yang telah dipakai perlu dilakukan regenerasi dengan larutan basa. Jika alat ini dipasang di lokasi peternakan, regenerasi dapat dilakukan dengan mencuci resin menggunakan urin sapi.

"Untuk saat ini masih dilakukan sejumlah pengujian di laboratorium untuk mengoptimalkan unit alatnya supaya dapat dibuat satu paket dengan genset biogas yang sudah banyak beredar di masyarakat," kata Wiratni.

===============
Sudah banyak bisnis online menawarkan hasil melimpah dengan syarat cari downline terlebih dahulu. Bisnis online yang kami tawarkan berbeda dan tidak perlu cari downline. Cukup sekali daftar dan rasakan manfaatnya. Klik disini

0 komentar

Kemendikbud Luncurkan Sistem Perkuliahan "Online"

kuliah online

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merancang terobosan baru untuk para mahasiswa perguruan tinggi. Saat ini para mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan secara online.

Menurut Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim, kuliah dengan sistem online kemungkinan akan diluncurkan pada Maret atau April 2014.

"Kuliah online ini dalam rangka meningkatkan kualitas mahasiswa kita, terutama dalam menyerap materi yang harus diberikan oleh dosen," ujar Musliar di sela Konferensi Dialog British Council di Jakarta.

Musliar juga menuturkan, salah satu latar belakang diadakannya kuliah online ini adalah keinginan membuat semua mahasiswa mendapatkan ilmu yang sama meskipun berada di universitas berbeda. Namun, dia menyadari bahwa tidak semua universitas di Indonesia memiliki kompetensi sama. Beberapa universitas besar mungkin memiliki keunggulan dengan dosen-dosen yang kompeten serta kemudahan mendapatkan materi diktat kuliah.

"Dengan kuliah online, mahasiswa mendapatkan materi yang sama dengan universitas besar," kata Musliar.

Teknis pelaksanaan kuliah online dilakukan dengan menyediakan materi perkuliahan dengan cara diunggah ke dalam satu situs web. Di situs itu semua mahasiswa berhak mengunduh materi bahan kuliah.

Nantinya, perkuliahan online itu akan terbagi menjadi dua macam. Pertama, mahasiswa dapat mengambil mata kuliah tanpa harus mendapatkan nilai. Pada tahap ini mahasiswa berhak membaca dan menyerap materi bahan kuliah yang disajikan.

Adapun sistem kedua seperti kuliah sungguhan atau kelas konvensional. Namun, sebelumnya, mahasiswa harus mendaftar terlebih dahulu di universitas tempatnya berasal dan menyatakan mengikuti perkuliahan online di universitas yang nanti dipilihnya.

"Kemudian, mahasiswa harus mengerjakan tugas-tugasnya," tambahnya.

Nantinya, kuliah online ini akan mendapatkan nilai yang sama dengan mahasiswa yang hadir tatap muka langsung di dalam kelas di universitas-universitas bersangkutan. Nilai dari mata kuliah yang sama dapat berlaku di universitas tempat mahasiswa tersebut berasal.

Nah, bagaimana dengan ujiannya? Menurut Musliar, ujian sudah pasti dilakukan juga secara online.

"Tapi, untuk hal-hal tertentu mungkin ada video conference-nya," ujarnya.

0 komentar

Dini, Peraih Beasiswa Bidikmisi Pertama Lulusan Unpad

Dini

Akhirnya, setelah menempuh studi selama 2 tahun 11 bulan, Dini Nurlelasari meraih gelar sarjana dan diwisuda pada Agustus 2013 lalu. Lulusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjajaran (Unpad) ini merupakan penerima Bidikmisi pertama yang lulus dari Unpad.

"Tentu, saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya karena telah memiliki kesempatan mendapatkan Bidikmisi. Namun, ini tidak akan berhenti sampai di sini, sebab ada tanggung jawab lebih besar ada di depan mata. Saya harus bisa bermanfaat untuk orang banyak," tutur Dini saat ditemui di acara Silaturahim Nasional Bidikmisi di Jakarta.

Sebagai penerima beasiswa Bidikmisi, Dini menuturkan, bahwa banyak manfaat ia dapatkan. Selain kuliah di perguruan tinggi negeri secara gratis, ia juga mendapatkan tunjangan setiap bulan dan uang buku setiap semester. Dengan demikian, Dini mengaku tidak membebani orang tuanya.

"Saya bisa meringankan beban orang tua. Orang tua saya dagang seadanya,” ungkap gadis kelahiran Bandung, 19 Februari 1992 ini.

Dengan fasilitas gratis biaya kuliah, Dini mengaku memiliki beban moral tersendiri. Ia menjadi terpacu untuk berprestasi dan belajar lebih semangat lagi. Apa yang dia dapatkan, lanjut Dini, harus "dikembalikan" kepada negara. Ia harus menjadi orang yang bermanfaat untuk bangsa dan negara.

"Saya ingin bisa melanjutkan studi, soalnya kalau sudah tambah tua nanti konsentrasi berkurang, kesibukan juga semakin bertambah. Makanya, kalau bisa cepat lulus, kenapa enggak," tutur Dini yang lulus dengan IPK 3,59 ini.

Ditanya soal strategi belajar, Dini mengaku tidak memiliki strategi khusus. Ia juga mengaku dapat membagi waktu secara seimbang antara belajar, bermain, dan berorganisasi.

"Ya, kalau ada tugas jangan ditunda-tunda, harus langsung dikerjakan. Di kelas juga harus fokus sama apa yang disampaikan dosen. Kalau waktunya main ya main, waktunya belajar ya belajar. Harus bisa menempatkan waktu yang sesuai," tutur Dini, yang aktif di Himpunan Mahasiswa Ilmu Sejarah ini.

Saat ini, dengan segala yang diperolehnya itu, Dini berharap bisa mengamalkan ilmunya minimal untuk orang-orang disekitarnya. Ia juga ingin meningkatkan kualitas diri agar bisa bermanfaat untuk masyarakat. Ke depannya, Dini berharap dapat mewujudkan cita-citanya untuk menjadi dosen.

Dini mengatakan, Dengan menjadi dosen, ia ingin mendidik sekaligus membentuk generasi muda untuk bisa berjuang membangun bangsa. Selain itu, ia juga ingin melakukan berbagai penelitian yang dapat bermanfaat untuk orang banyak, terutama terkait bidang ilmu yang kini sedang ditekuninya, ilmu pariwisata.

"Walaupun negara lain sudah maju, sebenarnya Indonesia enggak ketinggalan, tapi sedang berkembang. Jadi, ya perkembangan ilmu pengetahuan sudah cukup bagus, tapi mesti lebih banyak lagi kaum muda yang bangkit untuk membangun bangsa ini," ujar Dini.

0 komentar

Inilah Jadwal Ujian Nasional 2014!

unas

Tahun ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menggelar ujian nasional (UN). Kemendikbud menggelar UN untuk mengukur standar nasional dengan komposisi 60:40 (UN:nilai sekolah).

Jadwal UN tahun pelajaran 2013/2014 untuk tingkat SMA/MA, SMK/MAK, dan SMALB dilaksanakan pada 14-16 April 2014.

Untuk UN SMP, MTs, dan SMPLB dilaksanakan pada tanggal 5-8 Mei 2014.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim pada penutupan Konvensi UN di Kemendikbud, Jakarta, tengah tahun silam, mengatakan, harus ada ujian yang mengukur standar nasional. Menurut dia, perlu ada ujian yang mengukur kompetensi peserta didik pada akhir masa belajar di satuan pendidikan.

"Akhirnya kita sepakat, tahun depan tetap melaksanakan ujian nasional dengan komposisi (UN:nilai sekolah) 60:40," ujar Musliar.
Musliar mengatakan, komposisi untuk menentukan nilai akhir ini masih sama dengan penyelenggaraan UN pada tahun ini. Pada tahun-tahun ke depan, lanjut dia, baik nilai ujian sekolah maupun nilai UN, keduanya akan menentukan kelulusan peserta didik masing-masing dengan komposisi 100 persen.

0 komentar

Mau Kaya ? Belajar NABUNG Dari Sekarang yu!

PerempuanPemimpin1

Nah Banyak sekali orang-orang hari ini LUPA Konsep Menabung yang pernah diajarkan Orang Tua... Tapi kadang juga orang tua salah juga ngasih tahu cara nabung seperti ini :

Nanti kalo udah dijajanin, itu disisihkan untuk menabung. Berarti FOKUS Utama kita yaitu JAJAN Dulu Alias Belanja Dulu Baru Nabung. Padahal yang BETUL adalah NABUNG dulu Baru Belanja..

Contoh Jika Anda dapat uang Rp 1.000.000. Maka Ambil Dulu Misalkan Rp 100.000,- untuk Nabung dan Rp 900.000,- Terserah Untuk Anda gunakan apa.. Setidaknya anda SELALU Ada Dulu yang Anda LOCK untuk NABUNG setiap anda dapat
uang..

Tapi kalo anda dapat 1 juta dan anda belanjakan dulu.. Biasanya apa yang terjadi ? ... DUIT HABIS Atau MALAH Duit 1 Juta MASIH KURANG untuk BELANJA!.. Seringkali yang terjadi Kita malah NGAMBIL DUIT Tabungan lagi!..

Nah itu yang Buat Banyak Orang Gak Kaya-kaya WALAU GAJI Besar Sekalipun!... Karena BELANJA Di PRIORITASKAN Daripada NABUNG!...

Coba deh anda kalo dapat uang BERAPAPUN Sisihkan dulu untuk TABUNG Pertama Di LOCK ALIAS Di KUNCI di DOMPET KHUSUS Anda yang JANGAN DIAMBIL-AMBIL, karena itu untuk MASA DEPAN Anda.

Nabung Rp 50.000,- atau 20.000 atau 100.000,- terserah anda. Yang terpenting setiap anda mendapatkan UANG itu LOCK Dulu untuk TABUNGAN, Sisanya Terserah Anda!..

Dengan begitu anda bisa JAUH lebih KAYA Nanti Dimasa Mendatang! :)

Salam Sukses

Aditya Nusantara
Pengelola UANG-KOMISI.com
---------------
Saya AWALNYA Gak Percaya terhadap BISNIS-BISNIS ONLINE.. tapi setelah saya mencoba UANG-KOMISI, Perubahan POLA Cara MENGHASILKAN UANG Di Internet jadi BERUBAH 180 DERAJAT!.. Mau Tahu Caranya ? ... CEPET-CEPET Segera coba sebelum ketinggalan disini : www.uang-komisi.com
---------------

0 komentar

Beasiswa Prestasi dari USAID

x4qQJLTnfe

Program to Extend Scholarships and Training to Achieve Sustainable Impacts, Phase II (Prestasi II) kembali dibuka. Seperti tahun sebelumnya, program beasiswa ini akan menyediakan 183 tempat bagi peserta pendidikan jangka pendek dan 226 tempat bagi peserta pendidikan S-2 di AS, Indonesia, dan negara berkembang.

Beasiswa ditujukan bagi para pemimpin, aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM), pegawai institusi negeri dan swasta, serta masyarakat di daerah terpencil.

Selain studi akademis, peserta Prestasi II akan mendapatkan berbagai pelatihan tambahan. Pelatihan ini akan difokuskan pada kapasitas kepemimpinan, pengetahuan, kemampuan dan pengalaman peserta dalam upaya pembangunan Indonesia.

Pelamar program ini harus merupakan warga negara Indonesia (WNI) dan memiliki gelar sarjana dengan nilai IPK minimal 2.75 (skala 4.0). Kemampuan bahasa Inggris juga menjadi keharusan, dibuktikan melalui sertifikat ITP TOEFL® dengan nilai minimal 450 atau IBT TOEFL® dengan nilai minimal 45 atau IELTS™ dengan nilai minimal 5.0. Selain itu, pelamar juga harus memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun dalam bidang studi yang dilamarnya.

Pelamar harus berkomitmen untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan. Pelamar tidak diperkenankan menerima beasiswa dari institusi lain atau sedang menjalani pendidikan S-2.

Dokumen yang perlu dipersiapkan adalah: 
- Formulir pendaftaran yang telah diisi dan ditandatangani
- Fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisir
- Pasfoto terbaru ukuran 4x6, boleh berwarna atau hitam putih
- Curriculum Vitae terbaru dalam bahasa Inggris
- Fotokopi tanda pengenal (KTP atau paspor)
- Sertifikat TOEFL® ITP atau TOEFL® IBT atau IELTS™
- Surat referensi dalam amplop tertutup

Dokumen tambahan yang bisa dilampirkan adalah:
- Fotokopi sertifikat dan penghargaan
- Fotokopi artikel, jurnal, hasil riset atau sampul hasil publikasi

Formulir dan panduan pendaftaran dapat diperoleh di laman Prestasi USAID atau melalui permintaan resmi ke email prestasi@iief.or.id. Sementara itu, berkas pendaftaran harus sudah diterima panitia seleksi maksimal 14 Maret 2014 pukul 16.30. Berkas bisa dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke:

USAID Scholarship PRESTASI Program
Menara Imperium, 28th Floor, Suite A
Metropolitan Kuningan Superblok Kav. 1
Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta 12980, Indonesia

Tahapan wawancara akan dilakukan pada Mei-Juni 2014. Sedangkan pengumuman peserta Prestasi dijadwalkan pada Juli 2014.

0 komentar

Ikut SNMPTN 2014, Sekolah & Siswa Harus Cermat!

snmptn-2014

JAKARTA - Proses Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 membutuhkan kecermatan siswa dan pihak sekolah. Kecermatan diperlukan sejak sekolah mulai mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), verifikasi oleh siswa, dan pendaftaran oleh siswa.

Pendapat tersebut disampaikan Pembantu Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang (Unnes) Agus Wahyudin saat menyosialisasikan SNMPTN kepada kepala sekolah se-Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Kendal di Auditorium Unnes Kampus Sekaran Gunungpati, belum lama ini. Dalam kesempatan tersebut, hadir sekira 500 peserta yang antusias mengikuti kegiatan.

“Kesalahan kecil yang dilakukan kepala sekolah dan mengabaikan sistem, berdampak siswa gagal mendaftar. Karenanya mekanisme ini perlu disampaikan kepada seluruh guru dan siswa di sekolah masing-masing,” tutur Agus, seperti dikutip dari laman Unnes, Sabtu (18/1/2014).

Agus mengungkap, sekolah yang siswanya diperbolehkan mengikuti SNMPTN adalah sekolah yang memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengikuti ujian nasional (UN). Keikutsertaan sekolah untuk mengikuti seleksi nasional itu sangat bergantung dari keaktifan sekolah dan siswanya dalam mengikuti aturan yang ditetapkan panitia SNMPTN.

Sementara itu, Ketua Badan Pengembangan Teknologi dan Informasi (BPTIK) Unnes Sugiyanto menambahkan, hal yang perlu diperhatikan dalam pengisian PDSS, kepala Sekolah harus bertanggung jawab penuh atas pengisian PDSS.

“Kejujuran sangat diharapkan dalam proses ini,” tegas Sugiyanto.

Namun, lanjutnya, siswa diharuskan melakukan verifikasi data untuk mengonfirmasi data yang diisikan oleh kepala sekolah adalah benar. Jika siswa tidak melakukan verifikasi, secara otomatis data yang diisikan oleh Kepala Sekolah dianggap benar.

Sugiyanto mengimbau agar pihak sekolah mengisi PDSS sejak awal sehingga para siswa memiliki waktu cukup untuk memverifikasi data tersebut.“Untuk itu, dalam mengisikan data di PDSS sekolah tidak terlalu dekat dengan penutupan, agar siswa memperoleh waktu yang cukup untuk verifikasi,” imbuhnya.

Adapun, siswa yang berhak mengikuti SNMPTN, kata Sugiyanto, adalah yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS, mengikuti UN pada 2013 atau 2014, memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di PDSS, serta memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 yang diisikan datanya ke PDSS.

Berbeda dengan SNMPTN 2013, pada 2014 setiap siswa dapat memilih maksimal tiga program studi (prodi) di dua PTN. Dengan ketentuan, di satu PTN memilih maksimal dua program studi.

“Apabila memilih dua PTN, salah satunya harus berada di provinsi yang sama dengan asal sekolah. Jika memilih satu PTN dapat di mana saja,” papar Sugiyanto

Pengisian PDSS dimulai pada 6 Januari hingga 6 Maret 2014. Pendaftaran SNMPTN dilaksanakan pada 17 Februari hingga 31 Maret 2014. Adapun proses seleksi dilakukan pada 1 April hingga 26 Mei 2014 dan hasilnya akan diumumkan pada 27 Mei 2014.

0 komentar

Data PDSS Salah, Lapor ke Kepsek!

LOGO KEMENTERIAN PENDIDIKAN

Proses pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) berlangsung sejak 6 Januari lalu. Setelah diisi oleh kepala sekolah, siswa harus mengecek kebenaran data dirinya pada PDSS.

Tahapan validasi data ini penting dilakukan agar siswa tidak merugi dalam pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014. Humas panitia pelaksana SNMPTN 2014 Bambang Hermanto mengingatkan, jika menemukan kesalahan dalam data PDSS, maka siswa tidak boleh diam saja.

“Siswa harus lapor kepada sekolah agar dapat diperbaiki oleh sekolah, karena siswa tidak dapat memperbaiki sendiri,” kata Bambang, seperti dikutip dari laman Kemendikbud, Senin (13/1/2014).

Menurut Bambang, jika data pada PDSS sudah dinyatakan benar oleh siswa, maka data itu menjadi tanggung jawab siswa. Setelah tahapan validasi data ini, saatnya siswa mendaftar SNMPTN. Mereka dapat mengisi formulir pendaftaran dan memilih PTN dan program studi (prodi) yang diminati.

Perlu diingat, siswa hanya dapat memilih maksimal dua PTN dan maksimal tiga prodi pada setiap PTN. Setelah mendaftar, siswa dapat mencetak bukti pendaftaran sebagai tanda bahwa dia sudah sah mendaftar SNMPTN.

Pengisian PDSS berlangsung pada 6 Januari-6 Maret 2014. Tahap pendaftaran siswa pada 17 Februari hingga 31 Maret 2014. Sedangkan proses seleksi akan berlangsung pada 1 April hingga 26 Mei 2014.

Kemudian, hasil seleksi akan diumumkan pada 27 Mei 2014. Siswa yang dinyatakan lulus dapat melakukan pendaftaran ulang di PTN masing-masing pada 17 Juni 2014.

 

Silahkan join ke grup SPAN-PTAIN dan UM-PTAIN untuk update informasi terbaru
SPAN-PTAIN = https://www.facebook.com/groups/SPAN.PTAIN2014/
UM-PTAIN = https://www.facebook.com/groups/UM.PTAIN2014/

0 komentar

Launching SPAN-PTAIN dan UM-PTAIN 2014

Daftar Nama Tenaga Honorer K II Kementrian Agama

Jakarta (DIKTIS) – Ditemui disela-sela acara launching Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (SPAN-PTAIN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (UM-PTAIN) (7/1), Dr. M. Zain, MA mengatakan bahwa saat ini masyarakat dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk masuk ke Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) dari berbagai daerah. “Biaya pelaksanaan SPAN-PTAIN ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya, alias gratis” kata Zain. Lebih lanjut Bapak kelahiran Sulawesi ini mengatakan tujuan dari launching program ini adalah untuk memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada sekolah/madrasah agar mendaftarkan siswanya melalui SPAN-PTAIN untuk memperoleh pendidikan tinggi di UIN/IAIN/STAIN dan juga untuk mendapatkan calon mahasiswa baru yang berprestasi akademik tinggi. Kasubdit Akademik pada Direktorat Pendidikan Tinggi Islam ini menegaskan bahwa pendaftaran sudah dimulai dari tanggal 18 Februari – 30 April 2014.

Ketika ditanya masalah teknis pendaftaran, Drs. Iman Sayogyo, M.Pd selaku Kasi Mutu Akademik menjelaskan,bahwa ada dua langkah yang perlu dilakukan, pertama Kepala sekolah/madrasah mendaftarkan sekolah/madrasahnya melalui laman http://www.span-ptain.ac.id, kemudian mengisikan data sekolah dan siswa pada borang pendaftaran setelah itu sekolah akan mendapatkan User Id dan Password untuk diberikan kepada siswa guna melakukan pendaftaran. Kedua, User ID dan Password tersebut digunakan oleh siswa untuk melakukan pendaftaran melalui laman http://www.span-ptain.ac.id, kemudian siswa dapat mengisi biodata, mengunggah foto, memilih program studi, mengunggah prestasi lain, dan melakukan finalisasi pendaftaran setelah itu siswa dapat mencetak dan menyimpan kartu pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SPAN-PTAIN.

“siswa lulusan Sekolah Menengah Atas atau Madrasah Aliyah nanti dapat memilih dua PTAIN dan dua Program Studi yang diminati pada masing-masing PTAIN” ujar Iman. Masih menurut Iman Sayogyo, proses seleksi ini dilakukan secara nasional sehingga PTAIN nanti akan memperoleh lulusan terbaik dari SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu’adalah. Bapak kelahiran lumajang ini mengungkapkan bahwa SPAN-PTAIN dan UM-PTAIN ini adalah salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan di PTAIN.

 

Silahkan join ke grup SPAN-PTAIN dan UM-PTAIN untuk update informasi terbaru
SPAN-PTAIN = https://www.facebook.com/groups/SPAN.PTAIN2014/
UM-PTAIN = https://www.facebook.com/groups/UM.PTAIN2014/

0 komentar
 
Support : Aditya Nusantara | Berita Terbaru | Berita Kampus
Copyright © 2014. IMAKA MALANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger