Featured Post Today
print this page
Latest Post

UM-PTAIN: Calon Mahasiswa Peminat UIN Maliki Naik Hingga 20%

um-ptain-uin-maliki 

IMAKA MALANG - Kesekian kalinya, UIN Maliki turut serta menjadi panitia penyelenggara ujian seleksi mahasiswa baru.

Ujian Masuk Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (UM-PTAIN) kali ini, serempak diselenggarakan oleh STAIN, IAIN, dan UIN se-Indonesia. Tercatat 1889 calon mahasiswa yang mengikuti seleksi ujian di Kampus Ulul Albab. Tercatat pula 3563 peserta diseluruh Indonesia yang berminat untuk masuk di Kampus Hijau ini. “Dari sekian ribu peserta yang terdaftar dan mengikuti ujian di UIN Maliki, hanya 526 calon mahasiswa yang akan diterima,” papar Ketua Biro Akademik Kampus (BAK) Nur Chalidah (24/6).

Wanita kelahiran Malang tersebut juga memaparkan bahwa pada tahun ini, peminat Kampus Ulul Albab naik kisaran 20% dari tahun sebelumnya. Persentase tersebut diperoleh dari setiap data yang tercatat pada semua jalur seleksi. Baik jalur SNMPTN, SBMPTN, UM-PTAIN, Mandiri Tertulis, dan Mandiri Prestasi. “Sekian banyak jurusan yang ada di kampus ini, Jurusan Farmasi paling banyak peminatnya,” paparnya pula.

Iffi (18th) salah satu peserta UM-PTAIN mengutarakan bahwa sudah kedua kalinya mengikuti ujian seleksi masuk perguruan tinggi. Pertama mengikuti seleksi jalur SBMPTN, dan terahir mengikuti ujian seleksi UM-PTAIN. Calon mahasiswi lulusan MAN Pesanggaran Banyuwangi tersebut juga memaparkan bahwa disetiap ujian seleksi yang diikutinya, ia memilih untuk masuk di UIN Maliki. “Pada jalur SBMPTN, saya memilih Jurusan Farmasi dan Arsitektur UIN Maliki dan jalur ini pun sama,” urainya. Ia juga menuturkan bahwa pilihannya pada UIN Maliki atas dasar keinginan sendiri dan atas pertimbangan ma’had yang ada di dalamnya.

0 komentar

Gebyar Haflah Muwada’ah Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah

gebyar muwadaah

IMAKA MALANG - Kemeriahan event Muwada’ah Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah selalu mewarnai tiap penampilan kreratifitas mahasantri.

Penataan panggung yang luas dan megah serta gemerlap lampu yang tertata turut memberi kesan husus pada setiap mahasantri. Haflah besar yang dimulai sejak pukul 17:00 wib hingga 01:30 wib dini hari tersebut disajikan, ditampilkan oleh mahasantri dan untuk mahasantri. Moment penanda akhirnya kegiatan akademik ditahun 2013-2104 tersebut diikuti oleh Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Mudjia Rahardjo, seluruh pengasuh Ma’had Al-Jami’ah dan segenap civitasa akademika Ma’had (13/6).

Acara di penghujung tahun akademik tersebut tampilkan dua puluh lebih konsep dan ragam kreatifitas seni. Nyanyian lagu, shalawat, tari budaya, ragam musik, teatrikal, seni silat, lawak, paduan suara dan yang lainnya satu persatu ditampilkan. Suasana Gedung Sport Center (SC) pun menjadi gemerlap. Setelah seluruh kreatifitas seni tampil, suasana sorak-sorai seluruh mahasantri pun seketika menjadi hening. Nyanyian lagu Melly Guslaw “Bunda” oleh team paduan suara yang dilanjut dengan lantunan puisi dari salah satu mahasantri-wati membuat seluruh mahasantri terharu.

Puisi yang merupakan kisah hidup asli mahasantri yang bernama Muslimah terlantun penuh penghayatan. Mahasiswi tersebut hidup yatim piatu sejak belia. Kesulitan hidup dan perjuangannya dalam menempuh pendidikan terkemas apik dan terlantun dalam sebuah puisi yang sangat menyentuh. Tak heran di penghujung acara Rektor Kampus Ulul Albab tersentuh untuk memberi beasiswa kepadanya. Selepas lantunan puisi yang dibawakan oleh Muslimah, nyanyian lagu “Rumah Kita” kembalikan ruang SC menjadi ramai. “Lebih baik disini, Rumah kita disini, Segala nikmat dan anugerah yang kuasa, Semuanya ada disini,” lantunan lagu God Bless menggaung di seluruh ruangan. Seluruh pengisi acara bernyanyi bersama di atas panggung dan disambut oleh seluruh mahasantri.

0 komentar

Tunai Keberkahan Setelah Enam Belas Tahun Dedikasikan Diri untuk UIN Maliki

hadiah umrah

Mendapat hadiah utama umrah ke tanah suci dalam kegiatan jalan sehat memperingati satu dasawarsa UIN Maliki sudah tentu menjadi harapan semua peserta yang hadir dan mengikuti kegiatan jalan sehat tersebut.

Namun, kali ini hadiah tersebut jatuh pada Slamet Mujiono (58) salah satu karyawan UIN Maliki. Seperti apakah kisahnya, berikut laporannya.

Harap-harap cemas dirasa oleh lima ribu lebih peserta Jalan Sehat UIN Maliki. Sinar matahari mulai terasa panas, namun semua peserta jalan sehat tetap sabar dan berharap kupon undiannya mendapatkan hadiah utama umrah ke tanah suci Makkah.  Meski yang diperebutkan hanya satu tiket saja. Namun, semua peserta extra sabar menunggu undian itu berlangsung. Semua peserta fokus pada nomor kuponnya masing-masing.

Meski begitu, keberuntungan mendapatkan hadiah utama tersebut hanya akan diperoleh untuk orang saja. Dan hadiah utama jalan sehat kali ini pun memihak pada salah satu karyawan umum kampus hijau. Panggil saja Slamet Mujiyono (58), warga Sukun Gempol RT 14/09 Malang. Karyawan UIN Maliki yang sehari-harinya bertugas menjaga kebersihan kampus UIN Maliki ini telah mendedikasikan dirinya di UIN Maliki selama enam belas tahun lamanya. “Saya bekerja di UIN Malang ini sudah enam belas tahun lamanya, tujuh tahun menjadi security dan sekarang menjadi cleaning service,” ungkapnya.

Saya yakin, kata suami Siti Julaikha, ini berkah dari profesi yang telah saya jalani selama ini. Ia juga menuturkan bahwa pada malam harinya bapak dari tiga anak itu bermimpi didatangi anak-anak kecil. “Mungkin itu firasat kalau saya akan mendapat rezeki yang tidak terduga ini. Selebihnya tidak ada firasat apapun” ungkapnya sembari tersenyum lebar.

Sejujurnya saya masih bingung, apakah mengambil tiket perjalan umrah atau meminta uang tunainya saja. Akan tetapi, saat ini saya sangat mengharapkan hadiah tersebut bisa saya terima dalam bentuk uang tunainya saja. Pasalnya, saya sebagai kepala keluarga yang sudah tidak mudah lagi ini dengan dikarunia tiga anak dan meninggal satu memiliki beban tanggung jawab yang berat.

Anak saya yang nomor dua saat ini duduk di banku SMK dan yang nomor tiga masih PAUD, tentunya mereka semua membutuhkan dana untuk biaya makan dan sekolah. Selama ini gaji yang saya hasilkan hanya cukup untuk dimakan sekeluarga saja, selebihnya jika pulang kerja dari UIN Malang saya masih berusaha mencari keberuntungan melalui jual beli motor bekas yang rusak untuk diperbaiki dan dijual kembali. “Usaha itu pun tidak tiap hari ada, jadi penghasilannya juga tidak menentu,” ungkapnya.

Semoga saja, panitia mau mengerti tentang kebutuhan saya sebagai kepala rumah tangga saat ini. Rencananya, jika hadiah tersebut bisa saya terima dalam bentuk uang tunai maka hasilnya tersebut akan saya tabungkan untuk persiapan anak saya untuk kuliah, sisanya lagi untuk membangun tempat shalat dan mensedekahkan kepada anak yatim piatu. “Jika uangnya saya terima, Insyaallah akan saya gunakan untuk sabaikmungkin,” tuturnya.

0 komentar

Satu Dasawarsa Hari Jadi UIN Maliki, Sabet Dua Penghargaan Rekor Muri

rekor muri uin

IMAKA MALANG - Dalam rangka ulang  tahun satu dasawarsa  UIN Maliki Malang menuju World Class University (WCU), UIN Maliki berhasil pecahkan dua rekor muri sekaligus. Penghargaan tersebut diberikan kepada UIN Maliki Malang karena  berhasil menggelar Bedah Buku 24 Jam Non Stop dan kepada Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Mudjia Raharjo sebagai pengagas ide bedah buku tersebut (14/6).

Sebanyak 12 buku yang dibedah dalam waktu 24 jam non stop  dengan setiap sesinya berdurasi 2 jam. Buku yang dibedahpun dari berbagai disiplin keilmuan, mulai dari keislaman, ekonomi, psikologi, syariah, ketatanegaraan, metode pembelajaran, hingga sains dan teknologi dan lainnya. Para Penulisnya juga merupakan beberapa tokoh yang terkenal dan dari berbagai golongan dan daerah. Salah satunya yaitu Politikus Indonesia sekaligus  Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) tahun 1997-1999, Harmoko. Selain itu, buku dari Wakil Rektor I, Dr.H.M.Zainudin,MA yang berjudul Pluralisme Agama juga turut dibedah.

Tepat pukul 19.00 penyerahan rekor muri diberikan kepada UIN Maliki Malang dan Pimpinan UIN Maliki Malang, Prof. Mudjia Raharjo. Dalam sambutanya, Rektor kampus ulul albab itu mengatakan bahwa pemecahan rekor muri bedah buku selama 24 jam non stop ini untuk pertama kalinya diadakan.

“Selain itu buku yang dibedahpun dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan dari penulis dengan latar belakang yang berbeda,” terangnya.

Lanjutnya, terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat yang berhasil mensukseskan acara tersebut. Sementara dari pihak muri mengatakan bahwa ini merupakan pemecahan rekor muri pertama yang berhasil membedah buku dari berbagai keilmuan yang tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia.

0 komentar

SBMPTN: Kompetisi Meraih Kursi di PTN

ujian sbmptn2

IMAKA MALANG - Enam ratus ribu lebih calon mahasiswa berlomba memperebutkan kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) kali ini digelar di 43 PTN secara serempak. Kesemuanya terbagi dalam empat wilayah. UIN Maliki masuk dalam wilayah tiga bersama 16 PTN di Jatim. Pada pelaksanaanya di Kampus Hijau, turut hadir meninjau kegiatan tersebut yaitu Hidayat Nur Wahid mantan Ketua MPR RI, Prof. Dr. H. Imam Suprayogo, Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Mujdia Rahadjo beserta pejabat kampus, dan Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Yogi Sugito berserta jajaran dosen UB (17/6).

Dari sekian ribu peserta SBMPTN di UIN Maliki, ada yang datang dari pulau Borneo kalimantan. Sebut namanya Dina (18), calon mahasiswi ini ikut seleksi diantar oleh ayahnya. Ayahnya yang berprofesi sebagai PNS tersebut harus mengambil cuti untuk men-support putrinya agar lulus dalam seleksi ini. “Kami rela pergi jauh dari Kalimantan, berharap putri saya bisa masuk di PTN,” ungkap ayah Dina.

Pada kesempatan SBMPTN ini Dina memilih dua jurusan yaitu Farmasi dan Informatika di UIN Malang.  Pada seleksi ini, Dina harus melalui dua tahap seleksi yaitu Tes Kemampuan Dasar Akademik (TKDA) dan Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek). “Entah lulus ataupun tidak, pastinya saya hanya bisa berusaha. Selebihnya saya kembalikan kepada Allah,” ungkapnya.

0 komentar

Job Fair Sukses, Pelamar Membludak

Job Fair UIN Malang

IMAKA MALANG - Sebanyak 36 perusahaan ikut serta dalam kegiatan job fair yang diadakan di lapangan utama UIN Maliki Malang.

Kegiatan yang dijadwalkan dua hari itu (18-19/6) menyedot ribuan pelamar, buktinya sejak hari pertama dibuka ribuan pengunjung yang hadir tampak memadati 36 stan job fair.

Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo menjelaskan bahwa acara job fair ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan memeriahkan satu dasawarsa UIN Maliki menuju world class university. Selain itu, job fair ini diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi para sarjana khususnya lulusan UIN Maliki dalam mencari pekerjaan yang di inginkan. “Job fair ini tidak lain untuk menjembatani antara pelamar dengan pihak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, kata dia, selain job fair panitia juga mengadakan layanan Job Training Center (JTC) sebagai bekal bagi mahasiswa yang hendak turun dalam dunia kerja, sehingga mereka akan lebih siap saat berada di perusahaan. “JTC merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mendapatkan pelatihan serta lowongan kerja di perusahaan,” terangnya.

Sementara itu, Direktur PM Organizer sebagai event organizer (EO) pada job fair UIN Maliki Malang Totok Budi H SE, kegiatan job fair yang kali pertama di gelar di UIN Maliki dinilai cukup sukses. Pasalnya, pelamar yang hadir di stand job fair mencapai ribuan pelamar. Selain itu, perusahaan yang ikut dalam event ini pun bermacam-macam, mulai dari yang bertaraf nasional hingga internasional. “Peluang kerja yang dibuka oleh perusahaanpun beraneka ragam diantaranya yaitu teller bank, kepala cabang, supervisor, marketing, hingga manajer oprasional,” ungkapnya.

Untuk proses seleksi karyawan, kata dia, pihak perusahaan yang ikut dalam job fair ini akan melakukan proses seleksi di perusahannya masing-masing. Mengingat jumlah pelamar yang cukup banyak membuat pihak perusahaan juga tidak bisa melakukan proses tes tulis dan interview di stand job fair. “Di stand pendaftaran, perusahaan hanya melakukan input data dari para pelamar job fair saja, untuk proses seleksai akan dilaksanakan di perusahaannya masing-masing,” tandasnya.

0 komentar

Upacara Satu Dasawarsa, Rektor Anugerahkan Penghargaan ke Tiap Fakultas

penghargaan rektor uin

IMAKA MALANG - Upacara yang dikemas dalam apel pagi satu dasawarsa UIN Maliki pagi ini (21/6) berlangsung khidmat. Pertama kali dalam sejarah UIN melakukan apel memperingati ulang tahun kampus ulul albab ini karena sebelumnya dilakukan sidang senat terbuka untuk memperingatinya.

Dalam sambutannya Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M. Si memaparkan kilas balik UIN Maliki selama sepuluh tahun ini. Banyak prestasi yang telah kita raih seperti akreditasi A dan BLU terbaik se Indonesia. Kebersamaan dan kekeluargaan yang selama ini telah kita bangun mari sama-sama kita jaga demi kelancaran proses pendidikan yang ada di kampus ini. Semua elemen harus bekerjasama dalam meneruskan cita-cita UIN Maliki. “Nilai kebersamaan dan kekeluargaan itu menjadi sangat penting karena dengan itu kita mampu bekerja secara nyaman serta memperoleh hasil sebagaimana yang kita harapkan bersama,” pesan Rektor kepada hadirin yang hadir.

Menurut Prof. Mudji selama 10 tahun  sejak kampus ini menjadi UIN telah mengukir sejarah dalam pendidikan di negeri ini. Menjadi Perguruan Tinggi Islam terbaik di Indonesia dan memiliki mahasiswa asing terbanyak merupakan sebagian bukti eksistensi kampus ulul albab ini. Sejarah telah menghantarkan kita pada perubahan yang patut kita syukuri. “Kita patut berterima kasih kepada para pendahulu kita yang telah membesarkan kampus ini, terima kasih kepada Prof. Imam Suprayogo yang selama ini berjuang keras membawa perubahan besar dalam sejarah pendidikan UIN Maliki,” sambung Rektor yang sebelumnya menjabat Wakil Rektor I di masa Prof Imam.

Dalam kesempatan itu juga Rektor menganugrahkan penghargaan kepada setiap Fakultas. Penghargaan diberikan berdasarkan berbagai kategori. Tarbiyah sebagai Fakultas dengan jumlah doktor terbanyak, Psikologi sebagai Fakultas teraktif dalam melaksanakan kegiatan, Humaniora sebagai Fakultas dengan jumlah kerjasama luar negeri terbanyak, Sains dan Teknologi sebagai Fakultas dengan tata ruang terbaik, Syari’ah sebagai Fakultas dengan gelar Double Degree, serta Ekonomi sebagai Fakultas wirausaha terbanyak.

0 komentar

Rektor Targetkan Semua Prodi di UIN Terakrerditasi A

uin

IMAKA MALANG - Dalam rangka menyongsong Asian Economic Community UIN Maliki saat ini terus berupaya melakukan persiapan visitasi untuk akreditasi bagi sejumlah Program Studi yang masih terakreditasi B. Untuk sementara, Prof. Mudjia menghimbau agar di tingkat program sarjana S1 tidak menambah prodi baru. Sehingga, bisa lebih fokus untuk mengembangkan dan meningkatkan disektor kualitas lulusan mahasiswa UIN Maliki (10/6).

Dia menyadari, untuk meningkatkan kualitas output mahasiswa UIN Maliki tentunya tidak mudah, hal ini diperlukan kerja sama, kerja keras, dan keuletan dari seluruh elemen di perguruan tinggi ini. Upaya ini tidak lain hanyalah untuk menyiapkan lulusan kita yang unggul sehingga mereka mampu bersaing di kancah nasional hingga internasional. “Saya yakin sekali mahasiswa UIN Malang sanggup bertarung di arena (persaingan, red) yang sangat luas,” ungkapnya yakin.

Untuk menyiapkan itu, kata dia, tentunya harus disertai dengan kualitas pendidikan yang diberikan. Dan salah satu alat untuk mengukur mutu terhadap pelayanan pendidikan di UIN Maliki melalui badan akreditasi nasional. Sehingga, diharapkan semua prodi di UIN Maliki bisa menembus akreditasi A. “Prodi yang ada saat ini kita kelola dengan baik dan saya berharap semua prodi di UIN terakreditasi A, dan tidak hanya itu, kalau bisa UIN Malang bisa menembus level akreditasi tingkat Internasional,” harapnya.

Jadi, tambah dia, prodi yang saat ini sudah terakerditasi A bisa bisa diajukan untuk proses akreditasi ditingkat internasional, sehingga ijazahnya dapat digunakan di level internasional. “Itu penting sekali untuk mengokohkan prodi agar diterima di kancah internasional,” ungkapnya.

0 komentar

FTIK Asah Kemampuan Public Speaking

marzuki

IMAKA MALANG - Sebagai wadah mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berbicara di depan publik, hari ini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) menggelar Workshop Public Speaking bagi Mahasiswa FITK (12/6). Bertempat di aula Microteaching Lt. 2, workshop ini dihadiri oleh mahasiswa FITK dari empat jurusan.

Tak tanggung-tanggung, workshop ini menghadirkan empat pemateri yang sudah handal di bidang public speaking dengan berbagai konsentrasi. Adalah Like Rascova Oktaberlina, Marzuki Mustamar, Mokhamad Yahya, serta Zainal Arifin. Workshop ini dibuka langsung oleh Dekan FITK Nur Ali. Dalam sambutannya, ia berharap dengan adanya workshop seperti ini dapat menambah ilmu bagi mahasiswa FITK sehingga menjadi orang hebat. “Menuntut ilmu apapun, mengikuti kegiatan apapun, kita tujukan hanya untuk beribadah,” nasihatnya pada peserta.

Dilanjutkan dengan pemateri pertama tentang teknik Master of Ceremony (MC) yang disampaikan oleh Like Rascova Oktaberlina. Dalam materinya ia memaparkan bahwa MC mempunyai peran dan bertanggung jawab atas jalannya sebuah acara. Menjadi MC yang ideal mempunyai kriteria-kriteria tertentu, seperti memiliki suara yang enak didengar, powerful, dan pandai mengolah kata. “Seorang MC juga harus memperhatikan performance atau penampilan agar terlihat lebih menarik. Selain itu, MC harus pandai merangkai kata, karena MC adalah seniman kata-kata,” jelas Dosen yang pernah belajar di Monash University ini.

Tak kalah menarik, materi kedua di sesi pertama membahas mengenai teknik orasi ilmiah dan umum. Setidaknya, ada empat hal yang harus dikuasai agar berhasil mempengaruhi orang di depan umum, yakni moral, wibawa, penguasaan materi, dan performance. “Orang yang pintar tetapi kurang bermoral ataupun orang baik dan berwibawa tetapi kurang ilmunya tidak akan berpengaruh apabila berpidato di depan masyarakat,” ujar pimpinan pondok Sabilurrosyad tersebut. Di sesi kedua pun akan dilanjutkan dengan materi manajemen dakwah international oleh Mokhamad Yahya dan Teknik Khotbah oleh Zainal Arifin.

0 komentar

UIN Maliki-UB Kukuhkan Kerjasama

uin-ub

IMAKA MALANG - Perkembangan dan kemajuan Fakultas Syariah sejak awal hingga sekarang tidak lepas dari kontribusi Fakultas Hukum Univesitas Brawijaya (UB).

Sebagaimanan kerjasama yang telah dijalin antar kedua fakultas tersebut yaitu program Double Deegre. Dalam moment stadium general dan talkshow hukum di Gedung Rektorat Lt-5, pengukuhan kerjasama akademik tersebut kembali dilaksanakan. Tandangan pengukuhan kerjasama (MoU) Double Deegre tersebut dilaksanakan oleh Dekan Fakultas Hukum UB Dr. H. Sihabudin, SH., MH. dan Dekan Fakultas Syariah UIN Maliki Dr. H. Roibin, M.HI (12/6).

Sihabudin Dekan Fakultas Hukum UB mengatakan bahwa Program Double Deegre tersebut bermula dari diskusi ringan untuk segera mungkin menjalin kerjasama antara UIN Maliki dan UB. “Alhmadulillah, program tersebut bisa terwujud dan bisa dirasa manfaatnya oleh mahasiswa sekarang,” tuturnya. Dekan berkacamata tersebut juga mengatakan bahwa seluruh Perguruan Tinggi (PT) harus melaksanakan izin tertulis setiap kali menjalin kerjasama antar Perguruan Tinggi. “Aturan tersebut telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud),” katanya.

0 komentar

Hari Jadi UIN Maliki: Bangun Wibawa Hukum Menuju Indonesia Bermartabat

syariah

IMAKA MALANG - Dalam moment hari jadi UIN Maliki yang ke-10, Fakultas Syariah gelar Stadium General dan Talkswoh “Membangun Wibawa Hukum Menuju Indonesia Bermartabat.” Kegiatan yang berlangsung di aula Gedung Rektorat Lt-5 tersebut diikuti oleh  seluruh staf dosen dan mahasiswa Fakultas Syariah. 

Turut hadir dalam acara Dr.H.Imam Anshari Saleh, Sh., M.Hum. Wakil Ketua Komisi Yudisial RI dan Dr. H. Ali Syafa’at, SH., MH. pakar HTN/HAN Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai pembicara, Dr.H. Agus Maimun Wakil Rektor III UIN Maliki, dan Dr. H. Sihabudin, SH., MH. Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) (12/6).

Diawal sambutannya, Wakil rektor III Kampus Ulul Albab mengutarakan bahwa untuk meningkatkan wibawa dan martabat hukum harus dimulai dengan membenahi birokrat penegak hukum. Ia juga menjelaskan bahwa birokrat penegak hukum harus berkarakter tegas, jujur, cerdas, mempunyai tabiat baik dan sederhana. “Selanjutnya subtansi hukum harus indah (ungkapan-ungkapan hukum bisa dipahami), dan kaya makna,” ungkapnya lebih lanjut. Lain halnya dengan Maimun, Sihabudin memandang hukum berwibawa, yaitu ketika hukum mempunyai nilai-nilai keadilan. Dekan Fakultas Hukum UB tersebut juga menambahkan bahwa hukum bisa efektif ketika memiliki tiga pilar, pertama subtansi hukum, selanjutnya strutur hukum, dan terahir budaya hukum. “Jika ketiga hla tersebut bisa tertata  dengan baik, maka hukum di Indonesia bisa mengusung Indonesia bermartabat,” pungkasnya.

Perbincangan hukum lebih mendalam disampaikan oleh Imam Anshari Wakil ketua Komisi Yudisial RI. Pria kelahiran Jombang tersebut memaparkan bahwa banyak sekali keluhan masyarakat terkait kinerja aparat penegak hukum. Dalam hal ini ia juga meyakinkan bahwa jika lembaga dan aparat penegak hukum sudah menjalankan tugas dengan baik, maka dipastikan wibawa dan martabat hukum dapat diperoleh. Pejabat yang produktif menulis tersebut juga mengutarakan bahwa keadaan hakim dan sarjana hukum yang belum dapat mengembangkan hukum yang diwariskan oleh kolonial dengan baik. Selain itu juga banyaknya UU yang dibuat hanya untuk kepentingan oknum dan instansi tertentu berimabas terhadap  jeleknya citra hukum di Indonesia. “Ketika etika hakim dapat dijalankan dengan baik, pasti harapan untuk mewujudkan hukum dan Indonesia bermartabat bisa tercapai,” paparnya.

sumber : http://uin-malang.ac.id/r/140601/hari-jadi-uin-maliki-bangun-wibawa-hukum-menuju-indonesia-bermartabat.html

0 komentar

OJK Komitmen Kembangkan Sistem Keuangan

ojk

IMAKA MALANG - Ratusan mahasiswa dan dosen delegasi dari Perguruan Tinggi se Malang tampak memadati Aula Rektorat Lt.5, Kehadiran para akademisi tersebut untuk mengikuti seminar nasional yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (10/6).

Hadir sebagai keynote speech Pimpinan Perbankan Syariah pusat beserta akademisi dan praktisi lembaga keuangan. Diantaranya, Departemen Perbankan Syariah Bambang Wijanarko, Kepala Kantor OJK Malang Indra Krisna, dan Sugiarto. Tepat pukul 09.00 WIB Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo membuka kegiatan akademik tersebut dengan bacaan basmalah.

Dalam sambutannya, Prof. Mudjia merasa senang sekali OJK bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi UIN Maliki untuk menggelar seminar nasional dengan tema Membangun kesadaran berekonomi syariah. Rektor UIN Maliki menilai bahwa OJK rerlatif baru dan perlu secara terus menerus untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara luas. Ditambah lagi, negara Indonesia yang wilayahnya cukup luas tentunya tidak mudah dan butu waktu untuk melakukan sosialisasi terhadap institusi baru tersebut. “Salah satunya bisa dilakukan melalui kegiatan seminar seperti ini kepada para akademisi,” ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan Departemen Perbankan Syariah Bambang Wijarnoko menegaskan bahwa kegiatan seminar nasional ini tidak lain untuk ajang sosialisasi sekaligus mengenalkan kebijakan pengembangan jasa keuangan berbasis syariah. “OJK memang masih tergolong baru dan baru disahkan berdasarkan UU No.2 Tahun 2011 dengan tujuan agar kegiatan jasa keuangan dapat terselenggara dengan teratur, adil, transparan, dan akuntabel,”terangnya.

OJK sendiri kata dia, lembaga independen yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, serta penyidikan pada sektor keuangan. “Kehadiran OJK ini tidak lain adalah untuk mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara subur dan berkelanjutan, stabil, melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat,” tegasnya.

sumber : http://uin-malang.ac.id/r/140601/ojk-komitmen-kembangkan-sistem-keuangan.html

0 komentar

Pekan Kreativitas Mahasantri

karnaval MSAA

IMAKA MALANG - Empat belas kriteria lomba warnai pekan kreativitas mahasantri. Meliputi Goyang Nusantara, Masrahiyah Syar’iyyah (drama), Han Du Se (Rangking Satu), I-Pop (Islamic Pop), Gymnastic Competition, Costum  Festival, Panggung Tawa, Star Show, Kebersihan Kamar, dan ditutup dengan lomba Lentera (7/6).

Pelaksanaan lomba Costum Festifal berlangsung meriah di halaman kampus UIN Maliki. Parade kostum dengan mengusung beragam tema kostum itu diikuti seluruh mahasantri al Aly yang berjumlah 3000 orang. Kreativitas mahasantri pun diuji dalam event tahunan tersebut, para santri dituntut untuk tampil apik dan mengesankan dan sesuai dengan tema yang diusungnya. Ada yang membawakan tema ala Ustad, pemberantasan koruptor, hingga menampilkan tokoh film kartun. Lomba festival kostum tersebut mahasantri tidak diperbolehkan membuat tema sendiri. Semua tema ditentukan oleh panitia karnaval. “Masing-masing asrama mendapat tema kostum yang berbeda-beda. Ada asrama yang menggunakan tema budaya daerah, profesi, animal, dan kartun,” ungkap salah satu panitia yang namanya enggan dikorankan.

Muhammad Nur Rouf mahasantri asrama Ghazali mengungkapkan bahwa karnaval kostum tersebut sangat mengesankan dan memberikan wadah bagi mahasantri untuk mengembangkan kreativitasnya. “Baru kali ini saya bisa melihat ragam nuansa budaya daerah dalam satu waktu. Mulai dari adat budaya Jawa, Dayak, Bali, dan Batak semuanya berbaur di sini,” ungkapnya.

sumber : http://uin-malang.ac.id/r/140601/pekan-kreativitas-mahasantri.html

0 komentar

FUN Bike Cegah Diabet

Fun Bike ke 10

IMAKA MALANG - Lagi, dalam rangka memperingati Dies Natalis UIN Maliki yang ke sepuluh, panitia menggelar berbagai macam acara mulai dari kegiatan akademik, seminar, hingga berbagai macam lomba telah dilaksanakan demi memeriahkan satu dasawarsa UIN Maliki. Salah satu kegiatan yang menyedot peserta lomba yaitu kegiatan fun bike dengan hadiah satu mobil Karimun Wagor R dan ratusan hadiah lainnya (8/6).

Menurut salah satu panitia pelaksana fun bike, Helmi Saifuddin, fun bike yang kali kedua digelar di UIN Maliki ini diseponsori langsung oleh bank-bank yang selama ini sudah menjalin kerjasama apik dengan UIN Maliki. Salah satunya Bank BTN, Mandiri, BSM dan BRI. Selain itu juga ada perusahaan minuman hydro coco turut mensponsori kegiatan fun bike tersebut.

Start dari UIN Maliki sebanyak 2400 peserta akan meluncur melewati rute sepanjang 27 km dengan kategori tanjakan sepanjang 15 km dan  trek turu 12 km. “Kegiatan ini untuk memperingati satu dasawarsa UIN Maliki dan sekaligus untuk mengenalkan UIN Maliki lebih luas lagi ,” ungkapnya.

Fun bike kali ini, kata dia, dijamin lebih seru dan menantang jika dibanding tahun lalu. Pasalnya, Malang sebagai daerah pegunungan, dan hal ini sering dimanfaatkan sama pecinta sepeda untuk menguji andreanalin mereka. Panitia menyuguhkan kepada peserta fun bike trek yang panjang dan jalan yang terjal agar para pecinta fun bike lebih tertarik dan tertantang.  “Tempat start dan finish berada pada ketinggian 297 meter dpl, sedangkan puncak trek berada di bukit nan sejuk dengan ketinggian 758 meter dpl,” ungkapnya.

Selain untuk menguji andreanalin, fun bike kali ini juga dalam rangka untuk mencegah diabetes, dengan membiasakan diri bersepeda dan mengatur pola makan sehat setiap hari hal itu bisa mencegah terjadinya diabetes. “Jadi fun bike kali ini tidak hanya untuk bersenang-senang saja melainkan juga untuk mengajak masyarakat peduli akan lingkungan dan pentingnya transportasi sepeda sebagai alat transportasi masa depan yang ramah lingkungan,” harapnya.

Sementara itu, Rohim (34), salah satu peserta asal Malang merasa tertantang untuk mengikuti fun bike di UIN Maliki. Laki-laki pehobi sepeda gunung itu sudah sering mengikuti even bersepeda di mana-mana. “Tahun lalu saya ikut di UIN Maliki, namun rutenya masih tergolong medium dan kurang menantang, semoga kali ini treknya lebih gila dan menantang,” harapnya penuh semangat.

sumber : http://uin-malang.ac.id/r/140601/fun-bike-cegah-diabet.html

0 komentar

767 Camaba Lolos Seleksi SPAN-PTAIN

Maba

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Nomor: Un.3/KM.00.3/2090/2014 tentang penerimaan maba jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (SPAN-PTAIN). Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo memutuskan menerima 767 maba dari jalur SPAN-PTAIN tersebut (5/6).

SPAN-PTAIN yang merupakan seleksi masuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berdasarkan prestasi akademik siswa yang dilakukan secara nasional oleh 53 Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri di Indonesia di bawah koordinasi Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama diharapkan mampu memfasilitasi bagi calon maba yang memiliki prestasi akademik yangbaik untuk bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Seleksi SPAN-PTAIAN kali ini tidak di pungut biaya serupiah pun. Pasalnya, menurut salah satu panitia pelaksana Penerimaan mahasiswa baru Helmy Syaifuddin menegaskan bahwa orang tua maba tidak usah resah soal biaya. Semua yang bersangkutan soal biaya pelaksanaan ditanggung oleh Pemerintah, sehingga calaon maba yang memiliki prestasi akademik yang baik bisa leluasa memilih perguruan tinggi yang dia sukai. “Syarat utamanya di jalur SPAN-PTAIN memiliki raport akademik yang baik mulai dari kelas X-IIX,” ungkapnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, jalur seleksi maba masuk di UIN Maliki masih ada lima jalur yaitu SBMPTN, UM PTAIN, Mandiri tulis, mandiri prestasi dan mandiri luar negeri.

0 komentar

Jalur SNMPTN UIN Maliki Terima 801 Maba

Maba

Usai sudah penerimaan Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2014. Pendaftaran SNMPTN yang dibuka mulai tanggal 17 Februari -31 Maret 2014 itu akhirnya diputuskan UIN Maliki hanya menerima 801 mahasiswa baru (maba). Jumlah tersebut belum ketamabahan dari tujuh jalur lainnya yaitu SBMPTN, SPAN-PTAIN, UM-PTAIN, MANDIRI TULIS, PRESTASI, LUAR NEGERI, SANTRI BERPERSTASI (4/6).

Jumlah pendaftar tahun ini mengalami peningkatan drastis jika dibanding tahun lalu. Tahun ini peminat maba sangat tinggi khususnya di jurusan Farmasi UIN Maliki. Berdasarkan pantauan panitia Penerimaan Mahasiswa Baru UIN Maliki Hj. Cholidah, jalur SNMPTN 2014 UIN Maliki hanya menerima 19 maba saja.

Meski peminatnya mencapai 1 banding 30 tersebut UIN Maliki tidak mau mengambil resiko lebih. Pasalnya jurusan farmasi di UIN Maliki tergolong masih baru, dan resmi dibuka tahun 2013 peminatnya begitu banyak hingga mengalahkan jurusan lainnya di UIN Maliki.

Menjaga keseimbangan jumlah maba dimasing-masing fakultas dan jurusan tetap menjadi prioritas. Selain itu UIN Maliki tidak bisa menerima lebih dari 3500 maba. Jumlah tersebut merupakan kategori maksimal, karena semua maba UIN Maliki diwajibkan untuk tinggal di ma’had selama satu tahun untuk memperdalam ilmu bahasa Arab dan Inggris selama berada dalam ma’had al Aly. “Kapasitas ma’hadi hanya bisa ditempati 3500 maba saja,” ungkapnya.

Secara terperincia jumlah maba seleksi SNMPTN 2014 dapat diuraiakan sebagai berikut: Fakultas Saintek 212 maba, Psikologi 80, Ekonomi 80, Syariah 135, Tarbiyah dan Keguruan 221, Humaniora 73.

0 komentar

Kalender Akademik UIN Maliki Malang Tahun 2014/2015

Kalender-Akademik-Tahun-Akademik-2014-2015

Berdasarkan surat nomor: Un.03/KM.003/475/2014 maka telah diterbitkan kalender akademik untuk tahun 2014/2015 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Silahkan unduh kalender akademik selengkapnya disini

Update :

Kalender Semester Genap UIN Maliki Malang Tahun Akademik 2014/2015 klik disini

0 komentar
 
Support : Aditya Nusantara | Berita Terbaru | Berita Kampus
Copyright © 2014. IMAKA MALANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger